MANAGED BY:
SENIN
22 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 25 April 2018 15:26
Mantan Ketua DPRD Banjarmasin Divonis Empat Tahun Penjara Kasus Tipikor
PASRAH: Iwan Rusmali meninggalkan ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banjarmasin, Selasa (23/4). | FOTO: M OSCAR FRABY/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Iwan Rusmali tampak santai meninggalkan ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banjarmasin, Selasa (23/4) kemarin. Terdakwa kasus suap Raperda Penyertaan Modal PDAM Bandarmasih itu terlihat tak begitu kaget dengan vonis 4 tahun penjara yang dijatuhkan hakim.

Iwan seperti sudah mengetahui ganjaran yang akan didapatnya dari majelis hakim yang diketuai Sihar Hamonangan Purba dengan dua hakim anggota, Afandi Widarijanto dan Dana Hanura.

Mantan Ketua DPRD Kota Banjarmasin itu, bahkan mengaku pikir-pikir apakah akan melakukan upaya banding dengan putusan hakim tersebut. Ditemui usai sidang, Iwan hanya menjawab singkat pertanyaan awak media yang sudah menunggunya.

Setelah diputuskan kemarin, masih ada tenggat waktu 7 hari atau satu minggu untuk terdakwa melakukan banding atau menerima putusan majelis hakim. “Ini keputusan terbaik. Untuk saat ini, saya masih pikir-pikir apakah akan banding atau tidak,” tutur Iwan sambil menjauh menuju sel sementara Pengadilan Tipikor Banjarmasin.

Jika Iwan terlihat pasrah dengan vonis yang dijatuhkan oleh majelis hakim kepada dirinya. Berbeda dengan terdakwa Andi Effendi. Dengan jumlah vonis yang sama, yakni empat tahun penjara dan denda Rp 250 juta atau subside tiga bulan kurungan juga, Andi terlihat tegang.

Hukuman bagi Andi sendiri sedikit lebih berat. Selain menjalani masa tahanan serta denda, dia juga harus membayar uang pengganti sebesar Rp25 juta. Jika tidak, harta benda Andi Andi dapat disita dan dilelang untuk menutupi UP tersebut. Jika harta bendanya tak mencukupi, maka dia dijatuhi penjara selama 6 bulan. “Untuk banding masih saya pikirkan,” ucap Andi yang kemarin lebih banyak menunduk.

Di persidangan sebelumnya pada, Selasa 10 April lalu, yang beragendakan pembelaan, Andi sempat meneteskan air matanya. Dia sedih ketika Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK mengkualifikasikan dirinya sebagai pelaku utama. Padahal sebutnya, di berkas dakwaan di halaman 114 dan surat tuntutan di halaman 290, KPK menyebut orang yang turut serta melakukan perbuatan.

“Beban moril sebagai pelaku utama sungguh berat. Predikat ini secara langsng maupun tak langsung bisa berdampak tak baik bagi saya maupun keluarga kecil saya karena stigma tersebut,” tutur Andi ketika itu.

Sementara, majelis hakim sendiri secara bergantian membacakan pertimbangan hukum bahwa kedua terdakwa terbukti aktif sebagai penggerak kasus suap pemulusan perda PDAM. Mereka menerima uang sebesar Rp25 juta, plus Rp3,5 juta ditambah Rp5 juta diterima Iwan Rusmali serta Andi Effendi, turut membagi-bagikan uang Rp 100 juta kepada anggota DPRD Kota Banjarmasin yang lain.

Sehingga majelis hakim bersepakat, dua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi berlanjut dan bersama-sama sebagaimana dalam dakwaan alternatif 1 jaksa KPK, yakni Pasal 12 huruf a UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sebelumnya, Pengadilan Tipikor Banjarmasin lebih dulu menjatuhkan hukuman pidana kepada Muslih dan Trensis, 30 Januari lalu. Muslih dihukum pidana penjara selama 1 tahun 5 bulan dan denda Rp50 juta subsider satu bulan kurungan. Sementara Trensis, dipenjara 1 tahun dan denda Rp50 juta subsider 1 bulan penjara. (mof/ay/ran)


BACA JUGA

Minggu, 21 Oktober 2018 18:34
Breaking News

5 Rumah di Tanah Laut Diterjang Puting Beliung

TANAH LAUT --Waarga Jalan Pembangunan RT 8 Desa Sungai Rasau Kecamatan Bumi Makmur di kejutkan dengan…

Minggu, 21 Oktober 2018 16:11

Kasihannya ae..! Baru Dipanen 10 Ton Padi Terbakar

MARABAHAN - Musibah memang tidak kenal waktu. Baru mengadakan selamatan dirumahnya, Ijun (40) warga…

Minggu, 21 Oktober 2018 07:10

Subuh Hilang, Pagi Ditemukan Mengapung

BANJARMASIN -Warga Alalak Selatan, Banjarmasin Utara mendadak gempar. Sesosok jasad ditemukan mengapung…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:22

Kangen Penjara, Rafiki Tertangkap Lagi Karena Kasus Penganiayaan

BANJARMASIN - Rafiki alias Iki (21) lebih banyak menghabiskan usianya dibalik jeruji besi sel tahanan.…

Jumat, 19 Oktober 2018 09:17

Penjara Tak Membuat Jera, Ucuk Kembali Diciduk Aparat Edarkan Sabu

RANTAU - Rupanya jeruji besi tidak membuat jera Supian alias Ucuk (36),  warga Batu Laki Rt 02…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:53

Senpi dan Peluru Komplotan Mafia Narkoba Dikenakan Undang-undang Darurat

TANJUNG - Temuan satu pucuk senjata api (Senpi) rakitan dan 15 peluru berkaliber 15 mm saat penggerebekan…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:50

Mafia Narkoba Desa Bongkang Ini Sejak Lama Diintai Selalu Lolos

TANJUNG - Komplotan Mafia Narkoba di Desa Bongkang Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong itu ternyata…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:48

Pengedar Mantan Brimob Itu Salah Satu Komplotan Mafia Narkoba

TANJUNG - Ternyata dua pengedar narkoba yang salah satunya mantan anggota Brimob Polda Kalimantan Selatan…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:28

Dorrr..!! Pengedar Narkoba Pecatan Brimob Dihadiahi Timah Panas

TANJUNG - Dua pengedar narkoba di Kabupaten Tabalong berhasil diamankan jajaran Polres Tabalong. Dari…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:45

Korban Kebakaran di Desa Mawangi Tak Sempat Selamatkan Harta Benda

KANDANGAN – Pasca kebakaran hebat yang melanda  Desa Mawangi, Kecamatan Padang Batung, …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .