MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Jumat, 27 April 2018 14:09
Penting! Orang Tua Harus Melek Teknologi, Dampingi Anak di Era Digital
BERI KETERANGAN: Kabid Partisipasi Media Elektronik dan Sosial Kementerian PPA Budi Hartono mengingatkan pentingnya pendampingan pada anak di era digital. | FOTO: ENDANG SYARIFUDDIN/RADAR BANJARMASIN.

PROKAL.CO, Gempuran media digital di era sekarang ini tidak bisa dibendung. Orang tua sulit membatasi, namun penting mendampingi anaknya.

ENDANG SYARIFUDDIN, Banjarmasin.

Pengalaman ini juga saya alami. Anak saya yang sudah duduk di kelas 6 SD suka bermain gawai. Bukan permainan, tapi dia lebih suka menonton YouTube. Kuota 3 gigabyte yang dibeli untuk satu bulan habis tidak sampai satu minggu.

Harganya memang tidak terlalu mahal. Satu kartu perdana kuota isi 3 GB harganya Rp18 ribu. Tapi, dalam sepekan beli dua kali. Seminggu totalnya sekitar Rp36 ribu. Kalau dihitung sebulan Rp144 ribu. Itu hanya untuk kuota internet saja. Belum uang saku sekolah. Ujung-ujungnya kita lebih banyak mengeluarkan biaya untuk keperluan internet saja.

Saya sering menasihati agar jangan terlalu boros menonton YouTube. Itu menguras kuota internet. Tapi, namanya anak zaman sekarang, dilarang mereka punya cara sendiri. Dia rela menyisihkan uang jajannya untuk membeli kuota.

Sebagian besar orang tua, awalnya berpikir memberikan gawai untuk anak agar tenang dan tidak merepotkan. Padahal tanpa sadar itu sudah membuat mereka kecanduan. Saya pun mulai membatasi penggunaan gawai terhadap anak. Dia hanya boleh menggunakannya pada hari libur. Jadi, tidak mengganggu waktu belajar.

Apalagi pada musim ujian sekolah. Satu bulan sebelumnya, dia sudah tidak diizinkan bermain. Hanya fokus belajar.

Makin sering menggunakan gawai juga berdampak terhadap kedekatan pada anak. Anak lebih kenal dengan sahabat di dunia maya ketimbang orang tua. Padahal sebagai orang tua sudah sepatutnya mendampingi mereka.

Ini dipaparkan oleh Kepala Bidang Partisipasi Media Elektronik dan Sosial Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), Budi Hartono dalam Workshop Uji Coba Panduan Edukasi Literasi Media Digital Bagi Perempuan Dalam Rangka Penguatan Ketahanan Pangan, Kamis (26/4).

“Peranan orang tua sangat diperlukan dalam melakukan pendampingan terhadap putra-putrinya dalam bermedia sosial,” pesannya.

Sebagai orang tua juga harus melek teknologi digital. Jangan sampai tidak mengetahui apa yang dilihat oleh putra-putrinya. Penyebaran konten-konten negatif di internet tidak bisa dibendung. Meski sudah banyak yang ditutup oleh pemerintah, tapi masih tetap bermunculan.

Di sini peranan orang tua memberikan penjelasan kepada anak-anaknya di rumah mengenai berbagai konten yang dilihat. Tidak sedikit konten yang tersebar dapat merusak perilaku anak. Anak-anaknya harus diberi pemahaman apa sih yang harus dilakukan di zaman digital. “Intinya kita ingin mempersiapkan orang tua. Paling tidak dapat mengurangi kekerasan terhadap anak dan perempuan, terutama di dunia maya,” harapnya.

Kabid Lingkungan Ramah Anak Kementerian PPPA, Sri Martani Wahyu sebelumnya meminta kepada para orang tua jangan malas untuk belajar. Di era digital ini jangan malah membatasi mereka. “Mereka lahir di era digital, tidak bisa dibatasi. Kita malah harus merespons supaya mereka bisa cerdas,” ujarnya.

Anak harus disadarkan juga punya tanggungjawab untuk melindungi diri, terutama dalam menggunakan teknologi. “Anak-anak itu bisa cerdas bermedia. Tidak menjadi korban kemajuan teknologi, tapi menjadi bagian yang bermanfaat,” katanya.(at/dye)


BACA JUGA

Senin, 20 Agustus 2018 12:10

Serunya Lomba Bakisah Bahasa Banjar di Siring Pierre Tendean

Lomba Bakisah Bahasa Banjar dari Ombudsman Kalsel mengundang gelak tawa sekaligus ironi. Memperlihatkan…

Minggu, 19 Agustus 2018 18:24

Di Belakang Layar Seorang Dalang: Hidupnya Tak Sekocak Wayangnya

Orang Kalimantan hanya mengenal satu Wayang Kulit. Namanya Wayang Kulit Banjar. Di pedesaan Hulu Sungai,…

Senin, 13 Agustus 2018 14:15

Berbincang dengan Komunitas Cosplay Kandangan, Pamerkan Cosplay sambil Silaturrahmi

Tidak semua hobi yang disalurkan berakhir negatif, ada juga yang berakhir dengan kegiatan positif. Seperti…

Rabu, 08 Agustus 2018 12:52

Dari Salat Hajat Sambut HUT Kemerdekaan Bersama Guru Zuhdi

Pembacaan Surah Yasin dan Selawat Nabi Muhammad SAW, terdengar teduh di ruang utama Mahligai Pancasila,…

Senin, 06 Agustus 2018 13:14

Pameran Seni Rupa Metamorfosis: Hargai Proses, Jangan Minta Murah

Pameran Metamorfosis menyentil pelaku dan penikmat seni rupa. Membuktikan bahwa proses kerja karya seni…

Senin, 30 Juli 2018 18:30

Penderitaan Bayi Adilla Nafisah Akibat Terkena Virus Rubella

Sepekan lagi, Adilla Nafisah genap berusia delapan bulan. Namun, suara tawa belum pernah terdengar dari…

Senin, 30 Juli 2018 18:11

Buku Djadoel, Melawan Arus Lewat Jual-Beli Buku Murah

Kios "Buku Djadoel" mencoba melawan arus. Lewat usaha jual beli buku dan majalah bekas dengan harga…

Senin, 30 Juli 2018 18:00

Antusias Warga Menyambut Salat Gerhana Bulan di Masjid Istiqomah

Warga Kota Banjarbaru turut menyambut peristiwa astronomi langka, gerhana bulan terlama abad ini, dengan…

Minggu, 29 Juli 2018 16:25

Berkenalan dengan Pratiwi Juliani, Penulis asal Lokpaikat yang Terpilih dalam Festival Literasi Internasional di Bali

Namanya masuk sebagai salah satu dari lima penulis Emerging Ubud Writer & Reader Festival (UWRF)…

Sabtu, 28 Juli 2018 15:25

Belajar Mengaji Kilat dengan Metode Nursyifa Temuan Muslim Aridho

Bertekad ingin sebanyak-banyaknya mengentaskan umat Muslim dari buta huruf arab, Ustaz Muslim Aridho…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .