MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Jumat, 27 April 2018 14:09
Penting! Orang Tua Harus Melek Teknologi, Dampingi Anak di Era Digital
BERI KETERANGAN: Kabid Partisipasi Media Elektronik dan Sosial Kementerian PPA Budi Hartono mengingatkan pentingnya pendampingan pada anak di era digital. | FOTO: ENDANG SYARIFUDDIN/RADAR BANJARMASIN.

PROKAL.CO, Gempuran media digital di era sekarang ini tidak bisa dibendung. Orang tua sulit membatasi, namun penting mendampingi anaknya.

ENDANG SYARIFUDDIN, Banjarmasin.

Pengalaman ini juga saya alami. Anak saya yang sudah duduk di kelas 6 SD suka bermain gawai. Bukan permainan, tapi dia lebih suka menonton YouTube. Kuota 3 gigabyte yang dibeli untuk satu bulan habis tidak sampai satu minggu.

Harganya memang tidak terlalu mahal. Satu kartu perdana kuota isi 3 GB harganya Rp18 ribu. Tapi, dalam sepekan beli dua kali. Seminggu totalnya sekitar Rp36 ribu. Kalau dihitung sebulan Rp144 ribu. Itu hanya untuk kuota internet saja. Belum uang saku sekolah. Ujung-ujungnya kita lebih banyak mengeluarkan biaya untuk keperluan internet saja.

Saya sering menasihati agar jangan terlalu boros menonton YouTube. Itu menguras kuota internet. Tapi, namanya anak zaman sekarang, dilarang mereka punya cara sendiri. Dia rela menyisihkan uang jajannya untuk membeli kuota.

Sebagian besar orang tua, awalnya berpikir memberikan gawai untuk anak agar tenang dan tidak merepotkan. Padahal tanpa sadar itu sudah membuat mereka kecanduan. Saya pun mulai membatasi penggunaan gawai terhadap anak. Dia hanya boleh menggunakannya pada hari libur. Jadi, tidak mengganggu waktu belajar.

Apalagi pada musim ujian sekolah. Satu bulan sebelumnya, dia sudah tidak diizinkan bermain. Hanya fokus belajar.

Makin sering menggunakan gawai juga berdampak terhadap kedekatan pada anak. Anak lebih kenal dengan sahabat di dunia maya ketimbang orang tua. Padahal sebagai orang tua sudah sepatutnya mendampingi mereka.

Ini dipaparkan oleh Kepala Bidang Partisipasi Media Elektronik dan Sosial Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), Budi Hartono dalam Workshop Uji Coba Panduan Edukasi Literasi Media Digital Bagi Perempuan Dalam Rangka Penguatan Ketahanan Pangan, Kamis (26/4).

“Peranan orang tua sangat diperlukan dalam melakukan pendampingan terhadap putra-putrinya dalam bermedia sosial,” pesannya.

Sebagai orang tua juga harus melek teknologi digital. Jangan sampai tidak mengetahui apa yang dilihat oleh putra-putrinya. Penyebaran konten-konten negatif di internet tidak bisa dibendung. Meski sudah banyak yang ditutup oleh pemerintah, tapi masih tetap bermunculan.

Di sini peranan orang tua memberikan penjelasan kepada anak-anaknya di rumah mengenai berbagai konten yang dilihat. Tidak sedikit konten yang tersebar dapat merusak perilaku anak. Anak-anaknya harus diberi pemahaman apa sih yang harus dilakukan di zaman digital. “Intinya kita ingin mempersiapkan orang tua. Paling tidak dapat mengurangi kekerasan terhadap anak dan perempuan, terutama di dunia maya,” harapnya.

Kabid Lingkungan Ramah Anak Kementerian PPPA, Sri Martani Wahyu sebelumnya meminta kepada para orang tua jangan malas untuk belajar. Di era digital ini jangan malah membatasi mereka. “Mereka lahir di era digital, tidak bisa dibatasi. Kita malah harus merespons supaya mereka bisa cerdas,” ujarnya.

Anak harus disadarkan juga punya tanggungjawab untuk melindungi diri, terutama dalam menggunakan teknologi. “Anak-anak itu bisa cerdas bermedia. Tidak menjadi korban kemajuan teknologi, tapi menjadi bagian yang bermanfaat,” katanya.(at/dye)


BACA JUGA

Selasa, 05 Juni 2018 14:41

Mengintip Kampung Permainan Tradisonal Pendamai di Teluk Tiram Darat

Bulan Ramadan ini Kampung Permainan Tradisional Pendamai bukannya sepi. Tapi makin ramai dikunjungi.…

Senin, 04 Juni 2018 12:54

Melacak Jejak Musyawaratutthalibin, Pergerakan Islam Asli Kalsel

Mempersatukan kaum terpelajar Muslim Kalsel, pergerakan Islam bernama Moesjawaratoetthalibin pernah…

Minggu, 03 Juni 2018 12:29

Senjakala Sastra Lisan Belamut, Jaya Pada Masanya, Kini Minim Apresiasi

Menjadi seniman lamut sejak puluhan tahun, Gusti Jamhar Akbar akhirnya memutuskan pensiun dari panggung…

Jumat, 01 Juni 2018 11:25

Serunya Sahur Sembari Menyaksikan Mamanda Bersama Taman Budaya Kalsel

Sang Putri dari Kerajaan Malinggam Cahaya tak hanya terkenal cantik, namun juga fasih dalam melantunkan…

Rabu, 30 Mei 2018 15:00
Perayaan Waisak di Banjarmasin

Pesan Jaga Keharmonisan, Panjatkan Doa Untuk Negeri

Winda terlihat penuh hati-hati meletakkan dana makan ke mangkok yang dibawa oleh para Bikhu di Vihara…

Kamis, 24 Mei 2018 12:57

Kisah Andra Fathur Rahman, Desainer Spesialis Gaun di Banjarmasin

Gaun menjuntai. Dengan sematan payet dan beberapa ornamen khas kain tile. Pemakainya sudah pasti memesona.…

Rabu, 23 Mei 2018 14:59

Menengok Jumat Kelabu Lewat Kliping Koran

23 Mei 1997. Setelah salat Jumat, Tajuddin hendak menuju Lapangan Kamboja. Mengikuti puncak kampanye…

Senin, 21 Mei 2018 12:56

Ini Dia Sosok Dibalik Bubur Sabilal yang Melegenda

Bubur ayam sudah menjadi ciri khas Ramadan di Masjid Raya Sabilal Muhtadin. Ribuan porsi disiapkan bagi…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:38

Menengok Kelahiran Kampung Mural di Jalan Tunjung Maya

Seusai salat tarawih hingga tibanya waktu sahur, warga dan pelukis berkumpul. Membawa teko kopi dan…

Senin, 14 Mei 2018 15:15

Cerita Ketua MUI Tanbu KH Fadli Muis Mendirikan Pondok Pesantren Zaadul Muttaqiin

Saat ini, pondok pesantren mulai digandrungi anak muda putra dan putri. Pondok pesantren (ponpes) mulai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .