MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 02 Mei 2018 15:34
HEDEH..! Pembangunan Jembatan Pulau Laut Mangkrak, Ratusan Miliar Terancam Sia-Sia

Pusat Tak Kunjung Biayai Jembatan Pulau Laut

MANGKRAK: Pengerjaan jembatan Pulau Laut ke Pulau Kalimantan jalan di tempat karena minimnya anggaran.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Dana ratusan miliar milik pemerintah dua kabupaten dan provinsi terancam sia-sia. Megaproyek jembatan Pulau Laut mangkrak karena pemerintah pusat tak kunjung mencairkan dana dari pusat.

Padahal sesuai kesepakatan, proyek raksasa senilai Rp3,6 trilliun itu akan dibangun dengan sharing dana dari pemerintah daerah, provinsi dan pusat. Pemprov akan menyiapkan anggaran Rp500 miliar, Tanah Bumbu dan Kotabaru menyiapkan Rp250 miliar. Sementara sisanya Rp2,6 triliun ditanggung pemerintah pusat.

“Pemprov sudah kucurkan tiga kali anggaran APBD, Rp50 miliar, Rp60 miliar dan terakhir Rp90 miliar. Totalnya Rp200 miliar,” kata anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel Surinto kepada Radar Banjarmasin.

Sayangnya, karena tidak masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN), jembatan yang rencananya akan menghubungkan Pulau Laut dan Kotabaru ini masih belum bisa diprediksi kapan akan kembali dibangun.

“Ketika berkunjung ke Kementerian PUPR dan Bappenas saya baru tahu proyek tersebut ternyata tidak masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN),” ucap politisi PKS itu.

Dia menyayangkan hal ini bisa terjadi. Menurutnya, dana yang dikeluarkan sebenarnya bisa dialokasikan untuk pembangunan yang lebih vital untuk kepentingan masyarakat.

Kalau sudah begini satu-satunya cara harus dilakukan oleh pemprov berupaya untuk mewujudkan hal tersebut. Sebab jika tetap dibiarkan begitu saja bangunan akan sia-sia. “Ya harus diperjuangkan, kalau tidak nanti hanya jadi tempat pemancingan saja,” sindirnya.

Dia menyarankan kepada Pemprov minta bantuan kepada para wakil rakyat asal Kalsel yang duduk di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Mereka bisa berperan membantu advokasi memperjuangkan proyek tersebut agar pusat memperhatikan dan mau menggelontorkan dana ke Kalsel.

“Undang mereka, minta perjuangkan pembangunannya. Kalau tidak bisa memperjuangkan, untuk apa dipilih?” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kotabaru M Arif, mengatakan dia m,enjadi saksi bagaimana kecewanya pemerintah daerah saat kembali dikabarkan bahwa jembatan Pulau Laut belum masuk anggaran pusat.

"Wakil Bupati Kotabaru (Burhanudin) sampai mencak-mencak waktu ke Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR," ujarnya, Selasa (1/5) kemarin.

Arif bersama beberapa anggota DPRD dan ditemani Wakil Bupati Kotabaru Burhanudin memang belum lama tadi mengunjungi Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR. Maksud mereka ingin menanyakan sejauh mana komitmen pemerintah pusat terkait nasib jembatan yang disebut akan menjadi terpanjang di Indonesia itu.

Namun salah satu pejabat di Dirjen saat itu mengatakan jembatan belum pernah dibahas oleh pemerintah pusat dan daerah. "Bagaimana logikanya? Tiga tahun kami sudah keluar anggaran, karena awalnya itu ada kesepakatan antara pemerintah daerah dan pusat," ujar Burhanudin saat dihubungi Radar Banjarmasin.

Usut punya usut ternyata si pejabat kata Arif baru menduduki posisi baru di Dirjen.

Kamis pekan ini kata Burhanudin, dia dan anggota dewan akan berkunjung ke Balai Jembatan di Banjarmasin. Menindaklanjuti masalah anggaran jembatan Pulau Laut.

"Ini akan terus kami perjuangkan. Daerah dan provinsi sudah sama-sama komitmen untuk jembatan," tegas Wabup.

Arif menambahkan. Tiga tahun terakhir Kotabaru sudah anggarkan Rp150 miliar dalam APBD. "Tahun 2016 kita anggarkan Rp50 miliar. Begitu juga di tahun 2017 dan 2018."

Meski dia mengaku pekerjaan di lapangan tidak selalu mulus. Seperti di tahun 2017 tadi, waktu itu kontraktor tidak bisa selesaikan pemasangan tiang pancang. "Tapi pekerjaan terus berlanjut. Intinya anggaran yang sudah kita alokasikan harus terserap semua."

Sebelumnya, Burhanudin mengatakan. Jika jembatan selesai maka kawasan industri di Tanah Bumbu dan rencana pelabuhan internasional di Pulau Laut akan terkoneksi. "Ada jembatan dan pelabuhan internasional bisa dibayangkan. Ekonomi akan berkembang pesat," ujarnya.

Mengapa begitu? Kata Burhanudin, Pulau Laut berada di tengah kepulauan nusantara. Alur lautnya masuk jalur internasional ALKI II. Sehingga jika ada jembatan dan pelabuhan, kawasan ini akan menjadi pintu masuk perdagangan.

Hal senada pernah dikatakan Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming dalam sebuah sesi wawancara. Dia mengatakan, perpaduan Tanah Bumbu dan Kotabaru akan membuat kawasan pesisir itu berkembang menjadi kawasan industri dan perdagangan seperti Singapura. (gmp/zal/ay/ran)


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 11:34

Meninggalnya Salah Satu Peserta HPS DIduga Karena Kelelahan Berjalan Jauh

Duka menyelimuti rombongan peserta dari Kabupaten Merauke, Papua. Merze Adrian Tadeus Mahuze (38), Kepala…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:28

Jangan Jadi Euforia Sesaat, Mimpi Besar dari Jejangkit Harus Terwujud

BATOLA – Pemerintah pusat dan daerah harus bahu membahu membangun kekuatan lahan rawa di Kalsel…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:12
HPS 2018

GM Hotel Pun Sampai "Mengungsi", Tukang Ojek Dadakan Bermunculan

Event besar selalu berdampak secara ekonomi meski hanya jangka pendek. Dua tiga hari terakhir, bisnis…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:01

Pemko Banjarmasin Cemas Menanti Adipura Kencana

BANJARMASIN - Pemko masih harap-harap cemas. Belum ada kabar sama sekali terkait Adipura. Apakah Banjarmasin…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:42

APBD Seret, Bakal Ada Program yang Dihapus

BANJARMASIN - Belum sampai tiga tahun berjalan, pemko merevisi RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:08

Rencana Pemindahan Pasar Bauntung Jadi Pro Kontra di Dewan

BANJARBARU – Meski pihak eksekutif menganggap sudah ada lampu hijau dari pihak legislatif, untuk…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:05

Hebat..!! Kepala BPKAD Banjarbaru Masuk 50 Besar Pejabat Teladan Nasional

BANJARBARU - Hal membanggakan ditorehkan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKAD) Banjarbaru…

Jumat, 19 Oktober 2018 09:55

Resmi, Ini Pejabat Polres di Polda Kalsel yang Bakal Dimutasi

BANJARMASIN – Gerbong mutasi kembali bergulir di Polda Kalsel dan jajaran.  Sejumlah pejabat…

Jumat, 19 Oktober 2018 09:40

Jangan Coba-Coba Posting Konten Negatif, Ini Ancaman Kominfo

BANJARMASIN - Jangan sembarangan posting konten-konten negatif di media sosial (Medsos) kalau tidak…

Jumat, 19 Oktober 2018 09:12
Pemko Banjarbaru

Terima Kunjungan TP PKK Kabupaten Agam

BANJARBARU - Ketua TP PKK Banjarbaru Ririen Nadjmi Adhani, didampingi Wakil Ketua I TP PKK Banjarbaru…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .