MANAGED BY:
SENIN
28 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Senin, 07 Mei 2018 14:17
Mengunjungi Pasar Kajut Edisi ke-IV, Menjual Apa Saja yang Penting Keren
PASAR KAJUT: Dibuka Jumat (4/5) lalu event ini sudah berakhir kemarin.

PROKAL.CO, Orang Indonesia mengenal Pasar Kaget. Anak muda Banjarmasin mengenal Pasar Kajut. Inilah wadah banyak komunitas untuk berkumpul dan berdagang. Dari pencinta sneakers sampai fotografi analog.

SYARAFUDDIN, Banjarmasin

MULANYA Pasar Kajut menumpang event milik sebuah perusahaan rokok. Merasa terkungkung, tak bisa berkreasi secara luwes, komunitas dibaliknya setuju untuk memisahkan diri.

"Orang luar memandang Pasar Kajut ekslusif. Kami ingin lebih terbuka. Alhamdulillah, pengunjung justru semakin banyak setelah kami berpisah," kata Ahmad Riansyah, 27 tahun, anggota Komunitas Pasar Kajut.

Penulis mengunjungi Pasar Kajut Sabtu (5/5) sore. Rian dan kawan-kawannya sedang sibuk menyiapkan pembukaan pasar. Yang menumpang di halaman Liwi's Bandarmasih Pizza, Jalan Sultan Adam.

Di sini, apa saja dijual. Syaratnya cuma satu, yang penting keren. Dari jaket baseball New York Yankees second, sneakers Vans belel, kaus oblong bergambar siluet muka Jim Morrison pentolan The Doors, hingga kain Sasirangan hasil tenunan mahasiswa.

"Misal, kawan-kawan komunitas seni mau jualan lukisan, ayo. Dari komunitas fotografi analog mau jualan kamera, juga ayo. Termasuk juga brand-brand clothing lokal. Intinya, Pasar Kajut adalah wadah untuk seru-seruan," tegas lelaki berambut gondrong tersebut.

Bahkan, komik kumal hingga majalah tua dari era tahun 90-an juga dihamparkan di lapak. Jika sedang berhemat dan enggan berbelanja. Dan kebetulan sneakers yang Anda kenakan sedang kotor dan jelek, bisa di-laundry di sini. Tak bisa beli baru, setidak-tidaknya barang lama bisa kinclong.

Pasar Kajut sendiri kini sudah memasuki edisi keempat. Pertama kali muncul tahun 2017. Per edisi buka selama tiga hari. Akhir pekan dari Jumat hinga Minggu. Dalam sehari, bisa kedatangan seratus pengunjung lebih.

Dalam edisi kali ini, mereka sepakat mengubah konsep Pasar Kajut. "Dulu, orang kemari karena bintang tamunya. Sekarang, kami ingin orang kemari karena memang Pasar Kajut itu sendiri," tukasnya.

Pasar Kajut biasanya mendatangkan tamu dari band-band indie lokal. Bahkan pelatih Barito Putera, Jacksen F Tiago pernah didapuk sebagai bintang tamu.

Kali ini mereka mengundang Sandy dan Mars Venus untuk menghibur pengunjung. "Tapi sekali lagi, bukan karena bintang tamunya pengunjung kemari. Brand Pasar Kajut itu sendiri yang pengin kami tonjolkan. Caranya bagaimana? Strategi promosinya yang kami ubah," tegas Rian. (fud/ma/nur)


BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 14:59

Menengok Jumat Kelabu Lewat Kliping Koran

23 Mei 1997. Setelah salat Jumat, Tajuddin hendak menuju Lapangan Kamboja. Mengikuti puncak kampanye…

Minggu, 13 Mei 2018 05:50

Surat Terakhir Erik Petersen Pria Keturunan Bangsa Viking di Banua Anyar

Erik Petersen adalah keturunan Bangsa Viking. Yang memilih meninggal dunia di Banua Anyar. Warisan Erik,…

Kamis, 10 Mei 2018 18:57

Kisah Nelayan Pulau Laut yang Menolak Keras Pertambangan

Sama seperti hari cerah lainnya, Ari si pemancing ikan gabus, beberapa hari lalu dapat puluhan kilogram…

Selasa, 08 Mei 2018 13:36

Bukan Sibuk Main Mobile Legends, Bocah ini Malah Asik Koleksi Perangko

Kecil-kecil, berani tampil beda. Itulah Muhammad Fahriza. Hobinya tak biasa. Jika anak seusianya sibuk…

Sabtu, 05 Mei 2018 19:41

Curahan Lirih dari Pulau Laut: "Mau Tinggal di Mana Kami"

Aksi menolak penambangan batubara di Pulau Laut, Kotabaru, terus dilancarkan. Beragam cara dilakukan…

Sabtu, 05 Mei 2018 12:39

Kisah Mereka yang Ditolak Pulang dari Rumah Singgah Baiman

Rumah Singgah Baiman didirikan untuk menampung ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa), pengemis, gelandangan,…

Jumat, 04 Mei 2018 14:17

Mengintip Aktifitas Pelatih Karate Cantik di Banjarmasin

Helda Wahdini punya paras cantik. Tapi di balik kecantikannya orang tidak menduga kalau dia ternyata…

Kamis, 03 Mei 2018 12:27

Eter Nabiring, Penjaga Adat dan Tradisi Suku Dayak Halong

Gelisah akan kemajuan zaman yang menggerus kearifan lokal dan budaya warisan nenek moyang, Eter Nabiring,…

Kamis, 03 Mei 2018 12:03

Hardiknas Berbarengan dengan USBN SLB

Ricky Joevani begitu pendiam. Saat diwawancara, dia lebih banyak mengangguk dan tersenyum. Sesekali…

Rabu, 02 Mei 2018 15:24

Permasalahan Lansia yang Mulai Hantui Kalsel

Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Budi Sejahtera milik Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan cuma…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .