MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Selasa, 08 Mei 2018 15:08
Stok Sembako Aman Jelang Hari Raya

Tindak Tegas Pedagang yang Nakal

BERSIAP: Mayoritas pedagang di beberapa pasar di Kalsel, menambah pasokan barang menghadapi lonjakan permintaan bahan makanan atau kebutuhan pokok menjelang Ramadan. | Foto: Wahyu Ramadhan/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Ramadan tidak lama lagi. Jelang puasa harga bahan pokok mulai mengalami kenaikan. Untuk mengantisipasi hal ini, Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sudah melakukan monitoring bahan pokok di pasaran.

“Kita sudah melakukan pertemuan dengan pedagang dan distributor, gelar pasar murah dan monitoring stok dan bahan pokok di pasaran,” ungkap Kepala Disdag Kalsel, Birhasani, kemarin (7/5).

Pertemuan dengan pelaku usaha dan distributor sudah dilakukan pada awal Maret. Tujuannya untuk mengetahui ketersediaan bahan pokok, proses distribusi dan sebagainya. Kemudian bulan berikutnya kembali melakukan pertemuan dengan pedagang serta Dinas Perdagangan kabupaten/kota.
“Dari pertemuan itu kesimpulannya stok aman hingga 3 bulan ke depan,” ujarnya.

Disamping itu, terang Birhasani, pihaknya termasuk Dinas Perdagangan kabupaten/kota sudah melaksanakan pasar murah. Rencananya pasar tersebut juga akan digelar jelang lebaran Idul Fitri. “Dinas Perdagangan Kalsel maupun kabupaten dan kota terus memonitoring perkembangan stok harga bahan pokok di lapangan," jelasnya.

Birhasani menyatakan pedagang tidak boleh menjual melebihi harga eceran tertinggi. Karena Dinas Perdagangan dan Satgas Pangan provinsi, kabupaten/kota selalu melakukan pengawasan. “Pedagang diharap menaati, termasuk mengawasi kemungkinan adanya oknum nakal yang melakukan penimbunan akan ditindak tegas,” tandasnya.

Wali Ketua DPRD Kalsel, Asbullah mengimbau kepada pelaku usaha dan pedagang untuk menjalankan usahanya sesuai dengan aturan. Jangan sampai momen ini dimanfaatkan untuk mengambil keuntungan semata. "Jangan ambil kesempatan,” harap Asbullah.

Untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran perlu ada pengawasan. Terutama alur pengiriman barang. Misalnya barang yang tiba melalui pelabuhan benar-benar sampai ke pedagang dan didistribusikan atau dijual ke masyarakat.

“Disinilah peranan Satgas Pangan diperlukan agar alur sembako tidak dipermainkan dengan memanfaatkan situasi,” ujarnya.

Bagi masyarakat juga jangan membeli kebutuhan pangan berdasarkan keperluan jangan membeli dalam jumlah besar. "Beli sembako sesuai keperluan bukan keinginan, keuangan rumah tangga jadi stabil," ucapnya. (gmp/ay/ran)


BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*