MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 09 Mei 2018 16:20
Guru Bejat! Cabuli Puluhan Siswa SD, Mengaku Puas Setelah Beraksi
TERPENCIL: Lokasi sekolah tempat Kholik mengajar yang berada di pinggiran Kota Banjarbaru. Di sinilah dia mencabuli siswanya.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Entah setan apa yang merasuki Kholik. Demi memuaskan nafsu bejatnya, guru SDN 6 Cempaka Banjarbaru ini tega mencabuli muridnya. Celakanya, korbannya bukan hanya satu, tetapi sudah puluhan siswa.

Setidaknya ada 20 siswa yang sudah diakuinya menjadi korban dari kebejatannya. Ulahnya baru diketahui setelah ada salah seorang siswa yang melapor ke polisi karena sudah dicabuli oleh Kholik di ruang kelas pada 16 April 2018 lalu.

"Korban ini didampingi orangtuanya melapor ke polisi," kata Kepala Polda Kalsel Brigadir Jenderal Rachmat Mulyana dalam jumpa pers di depan Kantor Polda Kalsel, Selasa (8/5).

Kholik melakukan perbuatan terkutuk itu bukan hanya di dalam ruang kelas tapi juga di ruang hasta karya serta di rumahnya. Agar tidak curiga dia sengaja membuka les privat di rumah dinasnya yang berada di UPT Cempaka Baru. Bahkan tidak jarang siswa diajaknya menginap. Di situlah pelaku dengan leluasa melancarkan aksinya.

"Supaya korban mau, pelaku mengancam tidak akan memberikan nilai bagus terhadap korban," bebernya. Lantaran itu, korban terpaksa menuruti kehendak Kholik.

Korban yang didampingi orang tuanya kemudian melaporkan peristiwa yang menimpanya ke kepolisian terdekat. Mendapat laporan itu, anggota Polres Banjarbaru langsung bergerak mencari pelaku. Tapi sayang, saat itu pelaku rupanya sudah tahu dan keburu kabur dari kejaran polisi. "Tiga Minggu melakukan pengejaran, pelaku berhasil ditangkap di Pontianak 3 Mei 2018," ujar Rachmat.

Dari hasil pemeriksaan sementara, perbuatan itu dilakukan karena pelaku mempunyai kelainan seks. "Pelaku suka terhadap sesama jenis. Pelaku puas setelah melakukan itu kepada korban," bebernya.

Perbuatan pelaku dijerat dengan pasal 82 ayat ( 2 ) UU N0 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. "Penyidik masih memeriksa pelaku, mungkin saja masih ada korban lainnya," katanya.

Kholik menyadari apa yang diperbuatnya itu salah. Tapi tampaknya dia tidak bisa menahan nafsunya. Karena menurut pengakuannya sudah banyak perbuatan bejat itu dilakukannya. "Korban saya rayu supaya mau," ujarnya.

Ketua RT 30, RW 10, Kelurahan Cempaka, Kasnari mengatakan, selama ini Kholik dikenal aneh. Karena, lebih suka bergaul dengan anak-anak ketimbang dengan orang sebayanya. "Dia sering ngajak anak-anak jalan-jalan dan berbelanja," katanya.

Saking senangnya dengan anak-anak, istrinya pun curhat ke warga bahwa Kholik lebih memilih bermain dengan anak-anak daripada memperhatikan dirinya. "Bahkan, selama menikah tiga bulan istrinya mengaku hanya tiga kali digauli," ungkap Kasnari yang mengatakan Kholik sudah bercerai dengan istrinya.

Dia menduga, korban Kholik lebih dari 20. Sebab, selama 10 tahun menjadi guru di sana pria pendatang dari Marabahan, Batola tersebut seringkali mengajak murid-muridnya ke rumah dinasnya hingga larut malam. "Katanya les, tapi sampai larut malam. Takutnya, anak-anak itu dicabuli saat les itu," ujarnya.

Sementara itu, kakak kandung Kholik yang menolak menyebutkan namanya saat berpapasan dengan wartawan Radar Banjarmasin di rumah dinas Kholik baru-baru tadi mengaku tak percaya jika adiknya mencabuli anak didiknya. "Dia anak yang baik. Dia sejak tamat SMP sudah mandiri dan mencari uang sendiri," tuturnya.

Namun, selama ini dia memang tak pernah memperhatikan bagaimana pergaulan Kholik. Sebab, mereka hanya bertemu saat Lebaran. "Saya tinggal di Jakarta, setiap Lebaran saja pulang ke sini," pungkasnya. (gmp/ris/ay/ran)


BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 12:40

Lapas Kelebihan Kapasitas, Dewan: Pisahkan Bandar Narkoba dan Pengguna

BANJARMASIN - Persoalan kelebihan kapasitas di dalam Lembaga Pemasyarakat (Lapas) tak kunjung bisa diselesaikan.…

Selasa, 18 September 2018 15:52

Duel Adu Kuat dengan Adik Ipar, Ilyas Akhirnya Terkapar Bersimbah Darah

BANJARMASIN-M Ilyas (40) akhirnya meregang nyawa setelah duel satu lawan satu dengan Fazri (43) warga…

Selasa, 18 September 2018 10:53

Ibnu Minta Satpol PP Back Up BNN Berantas Narkoba

SATUAN polisi pamong praja dituntut untuk membantu aparat. Apakah itu kepolisian atau BNN (Badan Narkotika…

Selasa, 18 September 2018 10:08

Pencari Barang Bekas Temukan Mayat Tinggal Tengkorak di Bibir Pantai

PELAIHARI - Tak Disangka, berniat ingin mencari barang bekas di sekitar bibir pantai, Jamal alias Rambo…

Selasa, 18 September 2018 10:05

Sebulan Diburu, Jambret ini Akhirnya Berhasil Diringkus

BANJARMASIN - Kerja keras selama sebulan, akhirnya berbuah manis. Personel Opsnal Polsekta Banjarmasin…

Selasa, 18 September 2018 09:58

Hery Sasmita Peluk Erat H Jainuri Saat Pemeriksaan

MARABAHAN - Pengadilan Negeri Marabahan menggelar Pemeriksaan Setempat (PS) kasus pemukulan yang dilakukan…

Senin, 17 September 2018 13:03

NGERII..!! Orang Gila Mengamuk di PAUD, Begini Kejadiannya

BATULICIN - Warga sekitar lingkungan PAUD Ikhlas Membangun di Desa Sungai Danau Kecamatan Satui, mendadak…

Senin, 17 September 2018 12:59

Dibom 31 Kali Setiap Hari, Pilot Heli Sampai Geleng-Geleng

Guntung Damar, Landasan Ulin, Banjarbaru selalu menjadi medan perang antara api dan pemadam. Api tak…

Senin, 17 September 2018 11:53

Asik Mabuk, Tiga Remaja Diamankan

BANJARBARU - Meski masih tergolong anak di bawah umur, ironisnya tiga remaja berinisial AH, 14, NIR,…

Senin, 17 September 2018 10:05

Sisir Jalan Dianggap Rawan, Belasan Pemuda Mabuk Dijaring

BANJARMASIN - Belasan pemuda terjaring operasi penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar jajaran Polsekta…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .