MANAGED BY:
JUMAT
16 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 14 Mei 2018 15:06
Wajah Muram Pendidikan di Selatan Banjarmasin, Bertahun-tahun Diberi Janji
BUTUH PERHATIAN : Berdiri sejak tahun 1978, SDN Basirih 10 Banjarmasin masih saja tak punya jalan darat. Para murid dan guru tetap harus mengandalkan kelotok dan mengayuh jukung (sampan).

PROKAL.CO, Andai ada predikat kepala sekolah paling tabah, Yuseri pantas meraihnya. Bertahun-tahun diberi janji oleh Pemko Banjarmasin, Kepala SDN Basirih 10 ini masih bisa lapang dada. Meski melulu berujung kecele.

=========================

Berdiri sejak tahun 1978, SDN Basirih 10 Banjarmasin masih saja tak punya jalan darat. Para murid dan guru tetap harus mengandalkan kelotok dan mengayuh jukung (sampan). Butuh waktu setengah hingga satu jam untuk sampai ke sekolah.

Masalahnya klasik. Terhambatnya pembangunan akses darat di sana lantaran tak ada anggaran untuk membuat jalan dan jembatan. Paling mentok, budget-nya tersedia tapi dipangkas untuk keperluan lain.

"Itu selalu alasannya," kata Yuseri. Dia menjabat kepsek mulai tahun 2015. Sejak itu pula, dirinya dijanjikan pembangunan jalan darat untuk sekolah yang ia pimpin. "Tetapi, ujung-ujungnya muncul alasan begitu," timpalnya.

Akses darat menuju sekolah yang berlokasi di Jalan Sungai Jelai, Banjarmasin Selatan ini sebenarnya sudah dibangun tahun 2016 silam. Berbarengan dengan pembangunan Jalan Simpang Jelai, Kelurahan Mantuil. Panjangnya 1500 meter.

Sesuai janji, jalan ini terhubung sampai menuju SDN Basirih 10. Hingga akhir tahun, pengembangan jalan terhenti. Problemnya, anggaran tak cukup. Jalan cor semen tuntas kurang lebih 650 meter saja.

Tahun berikutnya, pembangunan akses dilanjutkan Pemprov Kalsel. Namun, bantuan tak menuntaskan masalah akses darat menuju sekolah. Provinsi cuma membangun jembatan dan jalan dengan panjang 250 meter. Artinya, masih kurang 600 meter lagi.

Yuseri heran melihat tertatihnya pembangunan akses darat menuju SDN yang dia pimpin. "Pembangunan jalan lain mulus-mulus saja. Kenapa tidak untuk kami?" tukasnya.

Seandainya pemko cepat tanggap menuntaskan problem akses jalan ke sekolah itu, Yuseri yakin nama sekolahnya tak dianggap remeh dan asing lagi. "Saya agak malu juga ketika bertemu dengan kepala-kepala sekolah atau guru lain. Padahal, kualitas pendikan kami tetap sama saja. Tinggal akses darat saja," kata dia.

Kalau para guru dan murid terus-terusan berharap pada transportasi sungai, pihak sekolah juga mesti mengeluarkan anggaran yang sebenarnya tak perlu-perlu amat. "Kami memakai Dana BOS Daerah (Bosda) untuk bensin kelotok," ungkapnya.

Belum lagi kalau tiba-tiba mesin atau roda kelotok hancur. Yuseri dan para guru lainnya mengaku mesti mengeluarkan dana sendiri. Untuk biaya perbaikan transportasi yang tak terduga.

Jika sungai surut dan kelotok terlanjur berada di tengah perjalanan sungai, kerusakan mesin atau baling-baling bisa saja terjadi. "Makanya kami harus benar-benar berangkat dan pulang sebelum sungai benar-benar surut. Atau memilih libur sama sekali. Kalau tidak kelotok bermasalah," kata dia.

Lantaran aktivitas sekolah tergantung pasang surut sungai, kegiatan belajar dan mengajar SDN Basirih 10 dimulai pukul 08.00 hingga 11.00 WITA saja. Lebih dari itu, siap-siap menunggu air sungai pasang kembali.

Kalau pembangunan jalan darat tak bisa dilakukan dalam waktu cepat, Yuseri berharap setidaknya pemko melakukan normalisasi sungai. Dan mempercantik kawasan Sungai Jelai. "Ini sementara. Agar banyak orang-orang luar tertarik datang ke sini," harapnya.

Apakah Yuseri tak ingin minta bantu pihak swasta? Dia menggelengkan kepala. "Ini tugas pemko. Jangan sampai pemerintah dibuat malu karena tak bisa mengatasinya," pungkasnya.

Sekarang, SDN Basirih 10 Banjarmasin sedang menampung 75 siswa. Dengan tenaga pendidik sebanyak 7 orang. Meski berada di pinggiran kota, sekolah ini sudah berkonstruksi beton. Tak serba kekurangan.

Sementara itu, siswa kelas IV SDN Basirih 10, Ridho mengatakan dibangun atau tidaknya akses darat menuju sekolah, tak begitu masalah. Wajahnya tetap riang meski harus menumpang kelotok tiap hari. "Asal tetap bisa sekolah saja," tandasnya. (dom/nur/ema)


BACA JUGA

Kamis, 15 November 2018 14:24

Wabup Hadiri Rakornas Kemendesa PDTT

PARINGIN --- Dalam rangka pelaksanaan Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa (UU Desa), melalui…

Kamis, 15 November 2018 14:22

Batumandi Menuju Kecamatan Sayang Ibu

PARINGIN --- - Tim pembinaan dan monitoring Kecamatan Sayang Ibu (KSI) Provinsi Kalsel tahun 2018, Selasa,…

Kamis, 15 November 2018 14:16

Desa Baramban Wakili Balangan di P2WKSS

PARINGIN --- //KUNJUNGAN : Ketua TP PKK Balangan Nursidah Ansharuddin (empat dari kanan) memperkenalkan…

Kamis, 15 November 2018 11:50

Mimpikan Sudimampir Seperti Tanah Abang

WAKIL Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah memimpin rapat tertutup di ruang Sekdako Banjarmasin, Balai…

Kamis, 15 November 2018 11:43

Gagal Uji Emisi Tak Ada Sanksi, Ini Kata Wahyu Hadi Cahyono

BANJARMASIN – Puluhan kendaraan roda empat gagal melewati uji emisi. Artinya, para pemilik mobil…

Kamis, 15 November 2018 11:30

AWAS Jangan Merokok Ditempat Umum, Ini Alasannya

LIMA tahun silam, Pemko Banjarmasin menerbitkan Perda No 7 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).…

Kamis, 15 November 2018 11:20

AKUR...! Beda Pilihan, Tetap Bersaudara

BANJARMASIN - 2019 akan menjadi tahun politik di Indonesia. Ada perhelatan pemilu legislatif dan pemilihan…

Kamis, 15 November 2018 10:26

Ini Alasan Bupati Tanbu Minta Wanita untuk Berinovasi

BATULICIN - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menerima kunjungan tim evaluasi Penilai Lomba Program Terpadu…

Kamis, 15 November 2018 10:19

APKASI Perjuangkan Tuntutan Tenaga Honorer

BATULICIN - Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Indonesia (APKASI) Mardani H Maming, memberikan arahan…

Kamis, 15 November 2018 10:13

Wariskan Nilai Perjuangan Dan Patriotisme

BATULICIN - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melaksanakan upacara gabungan dalam rangka memperingati…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .