MANAGED BY:
RABU
15 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 17 Mei 2018 12:08
WADUH! Rumah Kumuh di Banjarmasin Tembus Enam Ribu
PADAT: Kota ini tak bisa lagi disebut longgar. Di mana-mana ada titik permukiman, mulai dari kelas elit hingga yang kumuh. Semuanya terhampar tak beraturan. | Foto: Wahyu Ramadhan/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Hidup menetap di kawasan perkotaan tak luput dari pemandangan lusuh. Mengacu statistik dari Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Banjarmasin, angka rumah tak layak huni tembus enam ribu unit. Ini belum termasuk hunian yang tak terdeteksi.

“Akan tetapi, jumlah rumah layak huni masih lebih besar daripada yang tidak layak. Kalau ditotal, secara keseluruhan hunian Kota Banjarmasin mencapai 63.330 unit dan terus-menerus mengalami pertambahan,” kata Kepala Bidang Perumahan Disperkim Kota Banjarmasin, Freddy.

Kriteria rumah tak layak huni terbagi menjadi tiga syarat: Memenuhi persyaratan keselamatan bangunan, menjamin kesehatan bagi penghuninya dan memenuhi kecukupan luas minimum. Minimal harus memiliki luas antara 9 meter persegi hingga 12 meter persegi untuk tiap orang.

Menyusutkan jumlah hunian tak layak, bukanlah perkara enteng. Tapi bisa dilakukan perlahan. Misalnya, dengan membangun Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) tambahan. Agar warga miskin bisa pindah rumah dan tinggal secara layak. “Sampai sekarang, kita cuma punya satu kawasan rusunawa dengan tiga buah gedung. Di Jalan Tembus Mantuil dengan tipe rumah 21,” tuturnya.

Untuk itu, menurut Freddy dalam waktu dekat pemerintah pusat bakal mengucurkan bantuan. Ditujukan pada pemko melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI. Agar kota ini punya satu rusunawa lagi.

Rusunawa tambahan dibangun di Muara Kelayan, Banjarmasin Selatan. Bangunannya jelas lebih manusiawi: tipe 36.  Nantinya, punya sekat-sekat untuk memisahkan ruang depan, belakang dan kamar mandi. Mampu memberi privasi kepada penghuninya.

Jika Rusunawa Tembus Mantuil hanya bertingkat tiga, di Muara Kelayan punya empat lantai. Bisa menampung 232 orang, 54 Kepala Keluarga (KK). Bantuan bangunan fisik rusunawa bersumber dari program Sejuta Rumah. “Nilai mencapai Rp16 miliar,” kata dia.

Ditanya kapan mulai pengerjaan, Freddy mengatakan itu keputusan pusat. Pemko hanya memastikan pembebasan lahan saja. Untuk diketahui, bangunan-bangunan di lokasi pencanangan rusunawa belum benar-benar bebas. “Kami pastikan dulu. Lahan harus clean and clear. Terus, tanahnya juga memang milik Pemko Banjarmasin,” tuturnya.

Namun, dia menegaskan, rusunawa hanya sekadar sewa. Bukan untuk dimiliki. “Nah, semasa menyewa di rusunawa, warga mestinya menabung untuk membeli rumah. Harus gantian dengan warga-warga masyarakat berpenghasilan rendah lainnya. Begitu seterusnya,” tuntas Freddy.

Sementara itu, pemerhati tata kota dari Fakultas Teknik (FT) UNISKA Banjarmasin, Adhi Surya mengatakan rumah-rumah tak layak huni memang segera mesti ditata. “Rusunawa itu bisa menjadi solusi, akan tetapi, lihat juga lahan Kota Banjarmasin. Apabila masih luas, tidak perlu pembangunan secara vertikal,” kata dia.

Pemko juga mestin membuat konsep rusunawa tak sekadar cantik secara fisik. Namun memberikan kesejahteraan untuk penghuninya. Seringkali, masyarakat eks rumah kumuh mengeluh mencari nafkah seusai pindah ke rusunawa. Mereka terbiasa mencari penghidupan di tempat sebelumnya.

“Konsep berpikir pemerintah harus diubah. Jangan sekadar menata dan memberikan tempat tinggal. Untuk problem perekonomian juga harus diberikan secara linear,” pungkas Adhi.  (dom/at/nur)


BACA JUGA

Rabu, 15 Agustus 2018 14:47

Ratusan ASN Pemkab Tabalong Puluhan Tahun Tak Pernah Disanksi Disiplin

TANJUNG – Sebanyak 202 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Tabalong…

Rabu, 15 Agustus 2018 11:15

Ustaz Abdul Somad Datang, Pegawai Pemko Banjarbaru Pulang Cepat

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani mengeluarkan surat edaran meminta agar pegawai lingkup…

Rabu, 15 Agustus 2018 09:46

Kok Bisa..? Jelang Idul Adha, Penjualan Sapi RPH Merosot 50 Persen

Sepekan jelang Idul Adha, bukannya bergembira, pedagang sapi di RPH (Rumah Potong Hewan) Mantuil malah…

Rabu, 15 Agustus 2018 09:41

Jangan Tergiur Murah, Ini Panduan Memilih Hewan Kurban

STOK sapi di Banjarmasin menjelang Idul Adha akan mencapai 2.800 ekor. Di mana 860 ekornya dipasok oleh…

Rabu, 15 Agustus 2018 09:33

Sambut Kemerdekaan, Warga Hias Jalan di Kampung Bunga

BANJARMASIN – Peringatan hari kemerdekaan selalu menjadi momen spesial bagi warga kota. Berbagai…

Rabu, 15 Agustus 2018 09:16
Parlementaria

DPRD Banjarbaru Terima Keluhan Jalan dan Drainase

BANJARBARU - Bulan ini anggota DPRD Banjarbaru kembali menggelar reses, untuk menyerap aspirasi masyarakat…

Rabu, 15 Agustus 2018 09:12
Pemko Banjarbaru

UP2K PKK Kelurahan Cempaka Mendapatkan Pembinaan

BANJARBARU - Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Ririen Nadjmi Adhani didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Cempaka…

Rabu, 15 Agustus 2018 09:02
Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Ziarah ke Makam Pahlawan Pagatan

BATULICIN - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik melaksanakan…

Rabu, 15 Agustus 2018 09:00
Pemkab Tanah Bumbu

Supervisi Bank Dunia Kunjungi Tanbu

BATULICIN - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menerima kunjungan Tim Misi Supervisi Bank Dunia di Kantor…

Rabu, 15 Agustus 2018 08:56
Pemkab Tanah Bumbu

Dua Jemaah Akhirnya Diberangkatkan

BATULICIN – Sebanyak dua Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter 6 asal Kabupaten Tanah Bumbu yang tertunda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .