MANAGED BY:
SENIN
28 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Kamis, 17 Mei 2018 12:14
Harga Ayam Beserta Telurnya Ikutan Naik
HARGA NAIK: Dua bahan pokok alami kenaikan harga. Telur menjadi Rp24 ribu per kilogram, sementara ayam ras berkisar Rp40 ribu hingga Rp65 ribu per ekor. | Foto: Tia Lalita Novitri/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Sehari menjelang Ramadan, kemarin (16/5) pagi, Pemko Banjarmasin menggelar inspeksi mendadak. Bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, mereka memantau harga kebutuhan pokok. Di Pasar Sentra Antasari dan Pasar Lima.

Hasilnya, ada kenaikan mencolok. Harga ayam ras yang semula berkisar Rp32 ribu sampai Rp36 ribu per ekor, melonjak hingga Rp40 ribu. Bahkan Rp65 ribu untuk ukuran lebih besar.

Kenaikan tersebut diakui salah satu pedagang ayam, Marsiah (65). Menurutnya harga sudah naik dalam sebulan terakhir. Penyebabnya, lantaran modal yang tinggi. "Modalnya sudah mahal duluan. Dulunya Rp18 ribuan perkilo, sekarang naik kisaran Rp30 ribu hingga Rp42 ribu," bebernya.

Ini juga dikeluhkan oleh pedagang lainnya. Terutama yang mempunyai banyak pelanggan eceran. Keuntungan pedagang menurun dan daya beli berkurang jadi penyebabnya. "Rata-rata pelanggan kami yang menjual eceran juga mengeluh. Untungnya sedikit kata mereka," ujar Masriah.

Yang naik tak cuma ayam, telurnya juga. Dari harga normal Rp22 ribu per kilogram, menjadi Rp24 ribu. Kenaikan terjadi sejak beberapa pekan terakhir.

Hanya saja kenaikan harga telur ini tak menyebabkan penurunan daya beli. Sebab kebutuhan masyarakat masih tinggi. "Kami mendapat pasokan dari Bati-Bati. Dan harganya memang sudah naik dari sana," jelas Putri (16), pedagang telur partaian.

Harga modal tepung tapioka juga turut naik. Dari Rp6000 menjadi Rp6500 per 500 gram. Walau tak signifikan, angka kenaikan itu dikeluhkan pembeli. Terutama yang bergelut di usaha pembuatan bakso dan pentol.

Di tengah kenaikan tersebut, harga daging sapi justru terpantau stabil. Yakni Rp125 ribu per kilogram. Sedangkan daging khas dijual dengan harga Rp130 per kilogram.

Pedagang daging, Masrupah (70) menyebut belum ada tanda-tanda kenaikan harga. Dia memprediksi akan tetap stabil hingga beberapa waktu ke depan. "Sementara ini harganya normal. Tidak ada kendala yang menyebabkan kenaikan harga," ujarnya.

Harga cabai rawit cukup menarik perhatian. Yang biasanya kerap bikin gempar lantaran kenaikannya, justru turun. Saat ini cuma dijual seharga Rp60 ribu per kilogram. Jauh lebih murah ketimbang beberapa pekan yang lalu. "Sebulan yang lalu tembus Rp80 ribu per kilogram," ujar Abdurrahman (40).

Begitu pula dengan cabai tiung. Harga semula Rp40 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram. Yang bikin Abdurrahman khawatir, hanya jika terjadi keterlambatan pengiriman pasokan. Sebab cabai yang dijualnya dikirim dari Surabaya. "Takutnya pengiriman dari Surabaya lambat. Ini salah satu penyebab kenaikan harga cabai di Banjarmasin," bebernya.

Lalu, bagaimana dengan harga bawang? Jawabnya; turun sekitar Rp10 ribu. Dua pekan lalu, dijual Rp45 ribu per kilogram. Sekarang berkisar Rp30 ribu hingga Rp35 ribu.

Menyikapi fenomena pasar, Wali Kota Banjarmasin Hermansyah angkat bicara. Terutama soal kenaikan harga ayam ras dan telurnya. Dalam waktu dekat, dia bakal menggelar rapat koordinasi bersama Disperindag. "Secepatnya kita adakan rapat soal solusi kenaikan harga ini. Saya berharap kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng dan sebagainya tetap stabil," pungkasnya. (mr-150/at/nur)


BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 15:32

Untuk Ramadan dan Lebaran, BI Siapkan Rp3,6 T Uang Baru

BANJARMASIN - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kalsel menyiapkan uang baru sebanyak Rp3,6 triliun…

Minggu, 13 Mei 2018 06:08

Telur Ayam di Banjarbaru Mulai Naik

BANJARBARU - Harga telur ayam ras di Martapura mulai mengalami kenaikan cukup signifikan. Seiring…

Selasa, 08 Mei 2018 16:34
Berita Tabalong

MURAH..! Harga Tiket Pesawat Tabalong - Jakarta Hanya Rp1.670.000

TANJUNG - Akhirnya Bandara Warukin di Kabupaten Tabalong kembali beroperasi, Senin (7/5). Harga tiket…

Selasa, 10 April 2018 20:12

Alamak...! 2.000 Tabung Gas Melon ini Diduga Palsu

BANJARMASIN - Direktorat Intelkam dan Direktorat Kriminal Khusus Polda Kalsel menggerebek sebuah gudang.…

Minggu, 08 April 2018 11:25

Harga Bawang Merah Naik Tajam

BANJARBARU - Harga bawang merah akhir-akhir ini terus merangkak naik. Tak tanggung-tanggung, hanya…

Sabtu, 07 April 2018 11:31

Gara-gara Berita Produk Makarel Bercacing, Penjualan Sarden Kena Imbas

BANJARBARU - Beredarnya kabar adanya produk ikan kalengan bercacing, berimbas kepada penjualan produk…

Senin, 02 April 2018 17:50

Sejak Cinemaxx Q Mall Dibuka, XXI di Duta Mall Nampak Sepi

Jika dulu, hanya ada XXI Duta Mall Banjarmasin, kini bioskop Cinemaxx juga hadir di Banjarbaru. Bagaimana…

Rabu, 28 Maret 2018 10:34

14 Tahun Ambapers, Siap Go Nasional dan Internasional

BANJARMASIN -  PT Ambang Barito Nusapersada (Ambapers) menggelar acara puncak ulang tahun ke-14…

Selasa, 27 Maret 2018 12:12
Bisnis

Datascrip Kunjungi Radar Banjarmasin

BANJARBARU - Datascrip Jakarta mengunjungi kantor pusat gedung biru Radar Banjarmasin di Landasan Ulin…

Jumat, 23 Maret 2018 15:59

FAKTA, Konsumen Kalsel Rawan Dibodohi Pelaku Usaha

Masyarakat Kalimantan Selatan mudah menjadi korban kecurangan pelaku usaha yang nakal. M OSCAR FRABY,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .