MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 17 Mei 2018 12:58
1001 Kisah dari Pesantren
Sang Guru yang Muncul Seperti Angin
KETAHUAN KIAI: Salman (kiri) dan Zein, santri senior di Ponpes Nurul Abshor.

PROKAL.CO, Darah muda, masa yang penuh gairah terhadap lawan jenis. Tidak terkecuali di balik dinding-dinding pesantren Ponpes Nurul Abshor di Desa Sungai Taib Kabupaten Kotabaru. Ponpes hanya berjarak sekitar enam kilometer dari pusat kota.

Nurul Abshor posisinya di atas bukit. Berhadap dengan panorama indah Selat Pulau Laut. Di belakangnya hijau pegunungan Sebatung. Jarak dari jalan raya ke Ponpes sekitar 300 meter, menanjak jalan semen.

Santri senior Ahmad Zein (22) dan M Salman (23) berbagi kisah pengalaman dengan lawan jenis yang sampai melibatkan pimpinan Ponpes. Zein dan Salman berkulit putih bersih, wajah mereka cerah. Zein berhidung mancung dengan janggut lebat, sepintas seperti ras timur tengah, tapi dia asli suku Banjar Melayu.

Santri kata mereka dapat jatah libur tiga hari dalam sebulan. Bagi santri yang rumahnya tidak terlalu jauh, menyempatkan libur secuil itu dengan maksimal. Tiga hari di kampung tanpa pengawasan ustadz, artinya bisa lebih bebas.

Apa yang santri-santri muda itu lakukan di kampung? Terungkap saat mereka balik ke Ponpes usai habiskan liburan. Di lantai dua asrama, para remaja pria itu berbagi kisah liburan mereka. Duduk melingkar.

Kisah bukan sembarang cerita. Ini cerita meski mereka suarakan dengan nada pelan. Berceritanya pun saat tengah malam. Saat mereka yakin santri kecil sudah lelap, dan para ustadz sudah sendiri beribadah di sepertiga malam.

Ternyata para remaja itu bercerita pengalaman masing-masing bertemu atau melihat bunga-bunga desa di kampung. "Macam-macam kami cerita. Ya soal gitar spanyol lah," kekeh Zein.

Gitar spanyol maksudnya menceritakan pengalaman mereka ketemu lawan jenis di kampung yang molek. "Macam-macam cerita sudah. Si anu begini, si ini begitu. Gak tahu bohong atau jujur," ucap Salman tertawa.

Tapi mereka berdua sepakat, dari banyak cerita hebat luar biasa pertemuan para santri dengan gadis di kampung, hampir semua hoax. "Mana sempat pacaran. Cuma tiga hari. Ketemu perempuan saja malu," kata Zein.

Kisah di sepertiga malam itu kata mereka terus berlanjut. Kisah-kisah sudah berubah menjadi ungkapan imajinasi bebas anak muda yang bergairah. Mereka sadar, kisah-kisah itu terlarang dan berbahaya.

"Makanya kami gantian intip lewat jendela. Apakah ada Guru di bawah. Kalau aman kami lanjut lagi cerita," kata Salman.

Semakin lama cerita semakin seru. Entah apakah ada yang lupa giliran jaga atau bagaimana. Tiba-tiba saja dari belakang mereka, senyap tanpa suara, seperti datang tiba-tiba. Pimpinan Ponpes Guru Yusi sudah berdiri sembari menjewer telinga santri yang asyik mendengar kisah seru. "Ayo cerita apa ini?" tanyanya pelan.

Kontan kata Salman para santri pucat pasi. Di tengah ruangan yang gelap, mereka bisa mendengar degup jantung memburu cepat. "Tidak tahu, padahal sudah kami cek terus lewat jendela. Beliau tiba-tiba saja datang," kenang Zein.

Bukan sekali itu katanya mereka kepergok basah berbuat salah. "Sering masalah lain. Beliau juga tiba-tiba saja ada. Tidak tahu dari mana," kata Salman. Para santri lain yang juga hadir saat Zein dan Salman bercerita sama membenarkan.

Guru Yusi salah satu tokoh ulama yang populer di pusat kota. Dia biasa terlihat ke kota ceramah atau kegiatan lainnya menggunakan sepeda motor. Para santrinya biasa diundang acara agam untuk menabuh rebana. (zal/ay/ran)


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 11:34

Meninggalnya Salah Satu Peserta HPS DIduga Karena Kelelahan Berjalan Jauh

Duka menyelimuti rombongan peserta dari Kabupaten Merauke, Papua. Merze Adrian Tadeus Mahuze (38), Kepala…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:28

Jangan Jadi Euforia Sesaat, Mimpi Besar dari Jejangkit Harus Terwujud

BATOLA – Pemerintah pusat dan daerah harus bahu membahu membangun kekuatan lahan rawa di Kalsel…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:12
HPS 2018

GM Hotel Pun Sampai "Mengungsi", Tukang Ojek Dadakan Bermunculan

Event besar selalu berdampak secara ekonomi meski hanya jangka pendek. Dua tiga hari terakhir, bisnis…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:01

Pemko Banjarmasin Cemas Menanti Adipura Kencana

BANJARMASIN - Pemko masih harap-harap cemas. Belum ada kabar sama sekali terkait Adipura. Apakah Banjarmasin…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:42

APBD Seret, Bakal Ada Program yang Dihapus

BANJARMASIN - Belum sampai tiga tahun berjalan, pemko merevisi RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:08

Rencana Pemindahan Pasar Bauntung Jadi Pro Kontra di Dewan

BANJARBARU – Meski pihak eksekutif menganggap sudah ada lampu hijau dari pihak legislatif, untuk…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:05

Hebat..!! Kepala BPKAD Banjarbaru Masuk 50 Besar Pejabat Teladan Nasional

BANJARBARU - Hal membanggakan ditorehkan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKAD) Banjarbaru…

Jumat, 19 Oktober 2018 09:55

Resmi, Ini Pejabat Polres di Polda Kalsel yang Bakal Dimutasi

BANJARMASIN – Gerbong mutasi kembali bergulir di Polda Kalsel dan jajaran.  Sejumlah pejabat…

Jumat, 19 Oktober 2018 09:40

Jangan Coba-Coba Posting Konten Negatif, Ini Ancaman Kominfo

BANJARMASIN - Jangan sembarangan posting konten-konten negatif di media sosial (Medsos) kalau tidak…

Jumat, 19 Oktober 2018 09:12
Pemko Banjarbaru

Terima Kunjungan TP PKK Kabupaten Agam

BANJARBARU - Ketua TP PKK Banjarbaru Ririen Nadjmi Adhani, didampingi Wakil Ketua I TP PKK Banjarbaru…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .