MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 17 Mei 2018 12:58
1001 Kisah dari Pesantren
Sang Guru yang Muncul Seperti Angin
KETAHUAN KIAI: Salman (kiri) dan Zein, santri senior di Ponpes Nurul Abshor.

PROKAL.CO, Darah muda, masa yang penuh gairah terhadap lawan jenis. Tidak terkecuali di balik dinding-dinding pesantren Ponpes Nurul Abshor di Desa Sungai Taib Kabupaten Kotabaru. Ponpes hanya berjarak sekitar enam kilometer dari pusat kota.

Nurul Abshor posisinya di atas bukit. Berhadap dengan panorama indah Selat Pulau Laut. Di belakangnya hijau pegunungan Sebatung. Jarak dari jalan raya ke Ponpes sekitar 300 meter, menanjak jalan semen.

Santri senior Ahmad Zein (22) dan M Salman (23) berbagi kisah pengalaman dengan lawan jenis yang sampai melibatkan pimpinan Ponpes. Zein dan Salman berkulit putih bersih, wajah mereka cerah. Zein berhidung mancung dengan janggut lebat, sepintas seperti ras timur tengah, tapi dia asli suku Banjar Melayu.

Santri kata mereka dapat jatah libur tiga hari dalam sebulan. Bagi santri yang rumahnya tidak terlalu jauh, menyempatkan libur secuil itu dengan maksimal. Tiga hari di kampung tanpa pengawasan ustadz, artinya bisa lebih bebas.

Apa yang santri-santri muda itu lakukan di kampung? Terungkap saat mereka balik ke Ponpes usai habiskan liburan. Di lantai dua asrama, para remaja pria itu berbagi kisah liburan mereka. Duduk melingkar.

Kisah bukan sembarang cerita. Ini cerita meski mereka suarakan dengan nada pelan. Berceritanya pun saat tengah malam. Saat mereka yakin santri kecil sudah lelap, dan para ustadz sudah sendiri beribadah di sepertiga malam.

Ternyata para remaja itu bercerita pengalaman masing-masing bertemu atau melihat bunga-bunga desa di kampung. "Macam-macam kami cerita. Ya soal gitar spanyol lah," kekeh Zein.

Gitar spanyol maksudnya menceritakan pengalaman mereka ketemu lawan jenis di kampung yang molek. "Macam-macam cerita sudah. Si anu begini, si ini begitu. Gak tahu bohong atau jujur," ucap Salman tertawa.

Tapi mereka berdua sepakat, dari banyak cerita hebat luar biasa pertemuan para santri dengan gadis di kampung, hampir semua hoax. "Mana sempat pacaran. Cuma tiga hari. Ketemu perempuan saja malu," kata Zein.

Kisah di sepertiga malam itu kata mereka terus berlanjut. Kisah-kisah sudah berubah menjadi ungkapan imajinasi bebas anak muda yang bergairah. Mereka sadar, kisah-kisah itu terlarang dan berbahaya.

"Makanya kami gantian intip lewat jendela. Apakah ada Guru di bawah. Kalau aman kami lanjut lagi cerita," kata Salman.

Semakin lama cerita semakin seru. Entah apakah ada yang lupa giliran jaga atau bagaimana. Tiba-tiba saja dari belakang mereka, senyap tanpa suara, seperti datang tiba-tiba. Pimpinan Ponpes Guru Yusi sudah berdiri sembari menjewer telinga santri yang asyik mendengar kisah seru. "Ayo cerita apa ini?" tanyanya pelan.

Kontan kata Salman para santri pucat pasi. Di tengah ruangan yang gelap, mereka bisa mendengar degup jantung memburu cepat. "Tidak tahu, padahal sudah kami cek terus lewat jendela. Beliau tiba-tiba saja datang," kenang Zein.

Bukan sekali itu katanya mereka kepergok basah berbuat salah. "Sering masalah lain. Beliau juga tiba-tiba saja ada. Tidak tahu dari mana," kata Salman. Para santri lain yang juga hadir saat Zein dan Salman bercerita sama membenarkan.

Guru Yusi salah satu tokoh ulama yang populer di pusat kota. Dia biasa terlihat ke kota ceramah atau kegiatan lainnya menggunakan sepeda motor. Para santrinya biasa diundang acara agam untuk menabuh rebana. (zal/ay/ran)


BACA JUGA

Senin, 21 Januari 2019 19:14

NYAMANNYA..! Aktif Bayar Listrik, Dapat Hadiah

RANTAU --  Santoso kaget atas kedatangan petugas dari PLN ULP…

Senin, 21 Januari 2019 17:36
BREAKING NEWS

Sampai Kapan..? Gaji Guru Honorer Kalah dengan Upah Buruh Harian

BANJARMASIN - Peralihan kewenangan guru honorer tingkat Sekolah Menengah Atas…

Senin, 21 Januari 2019 15:22

Ketua DPRD Balangan Hadiri Haulan Datu Kandang Haji

PARINGIN - Haulan Datu Kandang Haji tahun 2019 yang berlangsung…

Senin, 21 Januari 2019 15:15

Balangan Raih Sertifikat Adipura Kategori Kota Kecil

PARINGIN - Sertifikat Adipura tahun 2018 untuk kategori kota kecil…

Senin, 21 Januari 2019 14:47
BREAKING NEWS

ADA APA..? Warga Alalak Resah, Takut Terisolir

BANJARMASIN - Tinggal sebulan lagi Jembatan Kayutangi Ujung bakal ditutup…

Senin, 21 Januari 2019 14:31
BREAKING NEWS

22.000 Pelanggannya Nunggak, PLN Kotabaru Curhat ke Kejaksaan, Sama Kejari Dibeginiin

KOTABARU - Memakai kemeja putih, Kepala PLN Kotabaru Sudarto curhat…

Senin, 21 Januari 2019 13:47

Kuda Menari Meriahkan Taman Van Der Pijl

BANJARBARU - Suasana Taman Van Der Pijl, Banjarbaru, Minggu (20/1)…

Senin, 21 Januari 2019 13:34
BREAKING NEWS

WAW...! Jembatan ini Bikin Walikota Banjarmasin Berang

BANJARMASIN - Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina berang. Jembatan Penyeberangan Orang…

Senin, 21 Januari 2019 13:32

Kebijakan Pemerintah Pusat Terkait Gaji PNS Gol IIA

BANJARMASIN - Kebijakan pemerintah pusat mengenai penyesuaian gaji perangkat desa…

Senin, 21 Januari 2019 13:18

Kisah Musyakin, Perempuan Peraih Award dari PLN UP3 Barabai

Ini bukan kisah seorang warga yang takut aliran listrik di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*