MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

LIFESTYLE

Minggu, 20 Mei 2018 12:22
Balerina Hijab Banjarmasin, Terinspirasi dari Film Barbie
HOBI: Dinda merasa tak harus meninggalkan komitmen, Ia tetap ingin berhijab meski terlihat lain dari umumnya penampilan pegiat seni balet.

PROKAL.CO, Ada kelas biasa digelar tiap Senin sore. Bukan bimbel bahasa Inggris, apalagi Matematika. Tapi kelas balet. Mengenakan gaun dengan model semi rok tutu, mereka melenggok persis tarian si putri angsa. Satu yang paling mencolok, Dindawati Khadijah. Mengenakan hijab, dia tak kalah lincahnya.

==============================

TIA LALITA NOVITRI, Banjarmasin

===============================

Akrab disapa Dinda. Perempuan 18 tahun itu menjadi penari balet sejak Agustus 2017 lalu. Tepatnya ketika ia masuk Flores Classical Balet Shool. Salah satu sekolah balet ternama di Indonesia yang membuka cabangnya di Kalsel.

Bakat menarinya memang ada dari kecil. Sejak lama Dinda dan orang tuanya mencari sekolah tari. Lantas, kenapa mesti balet?

Berawal dari kegemarannya menonton Barbie. Seri Swan Lake salah satunya. Di mana terdapat beberapa scene yang menampilkan Odette sebagai tokoh utama. Kaki berjingkit, mengenakan gaun indah, Odette pun menari. Pada seri lain pun tak sulit menemukan adegan Barbie menari balet.

Dinda pun berangan-angan. Membayangkan dirinya melakukan hal serupa. Hingga tahun lalu, ia mendapat brosur penerimaan siswa balerina. “Enggak pakai lama, akupun coba-coba daftar dan akhirnya diterima,” kenang Dinda.

Yang berbeda dari Dinda adalah tampilannya. Biasanya balerina mengenakan leotard. Baju khusus penari balet benbentuk ketat. Bagian atasnya terbuka. Lebih menyerupai baju renang perempuan. Ingin gemilang dengan bakatnya, Dinda merasa tak harus meninggalkan komitmen. Ia tetap ingin berhijab.

Mau tidak mau, Dinda harus merancang sendiri kostum balet yang ingin dikenakannya. Sebab, tak banyak orang yang menjual kostum tari balet untuk hijaber. Baju baletnya dilapis dengan legging dan baju manset. “Roknya pun biasanya lebih panjang dari kebanyakan,” ujarnya.

Bukan sekadar seni. Balet punya tantangan sendiri bagi perempuan kelahiran Palangka Raya itu. Mencari gerakan yang indah tanpa melebihi batasannya sebagai muslimah. “Pokoknya gimana caranya nyari gerakan yang cantik tapi roknya enggak sampai keangkat banget,” jelas Dinda.

Dengan kegemarannya, Dinda mengaku harus siap menanggung risiko. Ia menyebut masih banyak orang yang menganggap hijaber tak cocok dengan hobi ini. Walaupun ada juga yang mendukung. Orang tua dan teman-teman misalnya.

“Di Banjarmasin sendiri setahuku baru aku balerina berhijab untuk kategori dewasa. Kemudian ada tiga orang lagi penari balet kategori anak-anak,” sebutnya.

Nyaris setahun berjalan, Dinda sudah menguasai berbagai teknik dasar balet. Seperti cara menjingkit (point), keseimbangan, first precision, second precision, rise dan turn out. Ia juga berencana melanjutkan kelasnya hingga bisa menjadi balerina professional.

Sejauh ini, Dinda sudah pernah tampil sebanyak enam kali. Baik untuk event-event di mal, promosi sekolah, pemilihan duta dan lainnya. “Bukan honor yang aku kejar, tapi kesempatannya yang emang enggak mudah didapatkan,” ucap putri Haderiansyah dan Srie Gustinawati itu. Dengan sering tampil, Dinda mengaku kemampuannya semakin terasah.

Lewat balet, ia juga punya misi lainnya. Yakni berkontribusi dalam mempromosikan budaya Kalsel. Dalam beberapa penampilan, Dinda tampil mengenakan kostum berornamen sasirangan.

“Beberapa performance aku mengusung konsep budaya Kalsel. Selain wardrobe-nya dihiasi sasirangan, iringan musiknya juga memakai lagu-lagu daerah. Ibaratnya sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui,” ucap 2nd Runner Up Puteri Muslimah Sasirangan Kalsel itu. (at/nur)

 


BACA JUGA

Minggu, 19 Agustus 2018 18:18

Konser Amal Melly Goeslaw di Banjarmasin Hasilkan Dana Rp427 Juta

BANJARMASIN - Melly Goeslaw kembali datang ke Banjarmasin. Dia menyanyi di Hotel Royal Jelita, kemarin…

Jumat, 10 Agustus 2018 11:16

Mencoba Pasar Mancanegara

Menganut genre Rock n Roll kombinasi Blues, Crossroad punya idealisme untuk memasarkan karyanya di pasar…

Kamis, 09 Agustus 2018 09:33

Tampil Tanpa Personel Lengkap

Salah satu band asal Kotabaru, Mosh Band akan menjadi salah satu band lokal yang berpartisipasi dalam…

Selasa, 07 Agustus 2018 09:53

Bukan Sekadar Kangen-kangenan

Naffas Reborn ! Sebenarnya bukanlah band baru di Banua, bahkan tergolong senior. Ejaan "Naffas" pada Naffas Reborn tentu bagi pencinta musik Banua bukanlah nama yang asing bagi perjalanan dan eksistensi band-band asal Kalsel.…

Jumat, 03 Agustus 2018 15:15

Dodhy Kangen Band Garap Video Klip Bertema Polisi di Banua

Bagi anda penikmat musik tanah air, tentu tidak asing dengan nama Dodhy Kangen Band. Ya, gitaris yang…

Jumat, 03 Agustus 2018 14:53

Fokus Cover Lagu Dewa 19

Rockin 19, band asal Banua ini akan menjadi salah satu dari 30 lebih band lokal yang akan mengisi konser…

Kamis, 02 Agustus 2018 15:29

Padukan Musik Panting dengan Ska

Ska Men Rider, band asal Tanah Bumbu beraliran Ska ini menjadi salah satu band lokal yang akan mengisi…

Jumat, 27 Juli 2018 16:43

Spesialis Cover Lagu 90an

Meskipun dihuni oleh personel-personel yang masih muda-muda. Side Kick, Band bergenre Rock n Roll Klasik…

Kamis, 26 Juli 2018 12:51

Syndicate Band, Tetap Setia di Jalur Keras

Pamor musik bergenre keras macam Heavy Metal di Banua memang tidak sejaya dulu. Dampaknya, beberapa…

Jumat, 20 Juli 2018 10:27

Papadaan Band Siap Kenakan Kostum Spesial

Papadaan Band menjadi salah satu band lokal yang akan berpartisipasi dalam konser musik Wartawan &…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .