MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 21 Mei 2018 13:29
Aparat Desa Manarap Tengah Akhirnya Meminta Maaf kepada Pengembang

Sempat Blokade dengan Portal, Kini Meminta Maaf

PANGKAL MASALAH: Pintu gerbang Jalan Bahalang Permai RT 7, Desa Manarap Tengah Kecamatan Kertak Hanyar dipalang dengan sebatang besi memanjang. Aparat desa akhirnya memintaa maaf karena tindakan ini. | Foto: Muhammad Amin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, Ini pelajaran bagi aparat desa. Karena permintaannya ditolak, mereka memasang portal untuk memblokade pengembang. Akhirnya, harus meminta maaf.

Kasus pemasangan portal di pintu gerbang Jalan Bahalang Permai RT 7 Desa Manarap Tengah berakhir bahagia di Polsek Kertak Hanyar. Terlapor, Pambakal Desa Manarap Tengah Mulyadi dan Ketua RT 07 Manarap Tengah M Ardian meminta maaf secara tertulis kepada Busran Suhaimi, pengembang Kompleks Green Kemilau Pelanggi, kemarin.

Mulyadi dan M Ardian mengakui telah melakukan pemasangan portal di Gerbang Jalan Bahalang Permai Desa Manarap Tengah Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar. Di dalam surat pernyataan tersebut, mereka mengakui perbuatannya masuk unsur tindak pidana Pasal 192 KUHP Jo Undang-undang No 38 tahun 2004 tentang Jalan. Mereka mengatakan menyesal dan bersalah.

Di dalam surat pernyataan itu mereka juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut. Baik yang berkenaan dengan tindak pidana Pasal 192 KUHP Jo UU No.38 tahun 2004 maupun tindak pidana lainnya. “Apabila dikemudian hari kami melakukan perbuatan tersebut, kami bersedia untuk dituntut dan dihukum kembali,” ujar Mulyadi dan M Ardian seperti tercantum di dalam surat pernyataan poin 4.

Mulyadi mengaku enggan masalah tersebut melebar, intinya, ujarnya ada miskomunikasi antara aparat desa dengan pengembang. Warga awalnya membuat permohonan agar pengembang menyumbang pasir batu dan pembuatan siring jalan desa.

Belakangan, aparat desa memasang portal ke kompleks perumahan, tapi setelah kasus ini menjadi konsumsi hukum, aparat desa memilih mundur dan berdamai secara kekeluargaan.

“Jadinya sekarang kami pasrah, mau dibantu atau tidak terserah pengembang. Ini atas masukan dari tokoh masyarakat. Tidak ada niat kami mengganggu pembangunan perumahan, hanya memerlukan sumbangan untuk perbaikan fasilitas desa,” tegasnya.

Busran Suhaimi mengaku bahagia dan senang ada titik temu dari masalah yang membelit dirinya dengan aparat desa. Ia bersyukur, karena kepala desa dan RT mengaku salah karena telah memasang portal di jalan umum, imbasnya mengganggu aktivitas angkutan material untuk pembangunan perumahan.

“Mereka sudah minta maaf secara tertulis kepada warga. Sehingga kami mencabut laporan di Polsek Kertak Hanyar karena telah bersepakat permasalahan ini diselesaikan dengan cara kekeluargaan,” ujarnya kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

Busran menegaskan, permasalahan ini seharusnya bisa menjadi pembelajaran kepada semua pihak, agar tidak sewenang-wenang dalam menentukan sikap.

Pasalnya menurut dia, masih banyak terdengar keluhan rekan-rekannya ketika melakukan pembangunan perumahan. “Niat kami selain berusaha, juga ingin membantu pemerintah dalam membangun perumahan bersubsidi. Tolonglah dibantu, terutama aparat desa ataupun kelurahan,” ujarnya.

Diungkapkannya, pengembang tidak serta merta tutup mata dengan kondisi lingkungan. Busran yakin, semua pengembang punya rasa sosial untuk membantu lingkungan sekitar pembangunan perumahan.

Namun ditegaskannya, jangan sampai ada lagi ada aparat desa ataupun lainnya yang menggunakan cara premanisme kepada pengembang. “Kami siap bantu. Namun jangan pakai cara preman. Semuanya bisa dikomunikasikan,” pungkasnya.(mam/ay/ran)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 08:22

Napi Korupsi Terima Upah Bawa sabu ke Lapas

BANJARMASIN- Agus Priyadi alias Agus santainya tanpa beban saat dihadirkan ketika rilis perkara terbaru…

Selasa, 21 Agustus 2018 08:19

Geger..!! Pemuda Pendiam di Liang Anggang Ditemukan Gantung Diri

BANJARBARU - Warga Jalan Agrabudi RT 02 RW. 003 Kelurahan Landasan Ulin Tengah, Kecamatan Liang Anggang…

Senin, 20 Agustus 2018 10:07

YA AMPUN..! Coba Selamatkan Anak, Polisi Tenggelam Setelah Kakinya Kram

MARTAPURA – Kabar duka menyelimuti Polres Banjar. Sekitar pukul 13.30 Wita, Minggu (19/8) siang…

Senin, 20 Agustus 2018 10:02

Hampir Saja, Sabu-Sabu Masuk ke Lapas

BANJARMASIN – Upaya penyelundupan sabu ke dalam penjara berhasil digagalkan petugas. Itu terjadi…

Senin, 20 Agustus 2018 09:56

Buru Sergab Ringkus Karyawan Toko Pengedar Sabu

BANJARMASIN - Tri Heriyadi alias Heri (22) tak berkutik  ketika ditangkap anggota Buru Sergab (Buser)…

Senin, 20 Agustus 2018 09:52

SADIS..!! Sakit Hati karena Dihina, Teman Kerja Dibunuh

PELAIHARI - Mulutmu adalah harimaumu,  menjadi peribahasa yang melatarbelakangi kejadian pembunuhan…

Minggu, 19 Agustus 2018 18:28

Jangan Sembarangan Menaruh Barang di Dalam Mobil Saat Sedang Dicuci, ini Resikonya

BANJARBARU - Ini menjadi perhatian bagi masyarakat, agar tidak menyimpan barang berharga di dalam mobil.…

Minggu, 19 Agustus 2018 07:13

Tengah Malam Warga Balangan Hilang, Saat Ditemukan Kondisinya Sudah Begini

PARINGIN -Satu orang warga dinyatakan hilang tenggelam ke dalam sungai di sekitar Desa Bungin RT 01…

Sabtu, 18 Agustus 2018 16:27
BREAKING NEWS

Kebakaran di Tunggul Irang, Empat Rumah Hangus

MARTAPURA - Peristiwa kebakaran menghebohkan permukiman padat penduduk di Jalan Melati, RT 10, Desa…

Sabtu, 18 Agustus 2018 12:38

Pelajar Disuluh Bahaya Narkoba

BANJARMASIN - Tim Bidang Dokter Kesehatan (Biddokkes) Polda Kalsel, menggelar penyuluhan narkoba di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .