MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 23 Mei 2018 15:01
Rumah Kuno di Teluk Kelayan ini Bakal Jadi Museum Kota
CALON MUSEUM: Rumah kuno di Teluk Kelayan yang digadang-gadang pemko untuk menjadi museum kota. Foto diambil kemarin. | Foto: Wahyu Ramadhan/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, Pemko Banjarmasin berencana membuat museum kota. Sebagai bentuk perhatian terhadap perkembangan peradaban. Maklum, nyarus berusia 5 abad, kota ini memang belum memiliki tempat khusus yang menampung warisan budaya dan zaman.

Proyek pembuatan siring di sepanjang Sungai Martapura Banjarmasin akhirnya sampai di tepian Jalan Teluk Kelayan. Mentok di ujung jalan itu, ada sebuah bangunan tua. Dengan luas 8x15 meter persegi, bangunan autentik inilah yang nantinya akan dijadikan Museum Kota Banjarmasin.

Rumah itu ditinggali Syarifudin Noor bersama istri dan seorang anaknya. Sejak lahir, lelaki yang akrab disapa Syarif itu tinggal di sana. Tidak hanya dari tampilan eksterior. Namun interiornya pun khas bangunan kuno Banjar. Daun pintunya dua. Begitu juga dengan jendelanya. Ditambah dengan palang kayu menyerupai jeruji.

Sejuk? Sudah pasti. Rumah kayu itu punya sirkulasi udara yang baik. Ventilasinya lebar. Dengan ornamen besi yang katanya ada sejak tahun 1800-an. Ruang tamu menghadap sungai. Di seberangnya ada Pasar Lima. Kelotok hilir mudik mengantarkan pasokan jualan pasar tersebut.

Di bagian belakang, ada ruang khusus. Menampung lebih dari 700 barang-barang kuno. Mulai dari tombak, mandau, parang, guci, sanggam kuningan, bak keramik besar, sepasang kursi jati, meja dengan figura foto seorang lelaki tua di atasnya. Itulah almarhum Basirudin, ayah Syarif.

Rumah dan ratusan koleksi itu diwariskan sang ayah kepada Syarif. Dengan mandat untuk tetap merawat dan tidak diperjualbelikan. Koleksi juga ditambah dengan titipan keluarga-keluarga lainnya. “Banyak juga barang titipan keluarga. Mereka minta kami yang merawatnya,” ujar Syarif, kemarin (22/5)

Tahun 2017 lalu, bangunan itu dijual kepada Pemko Banjarmasin. Dengan mengantongi izin Saudara-saudaranya dan pertimbangan matang. Ia pun merelakannya. Syaratnya, asalkan tidak diruntuhkan.

Sementara itu, ratusan koleksi kuno tidak diperjualbelikan. Syarif menyebut Pemko berniat ikut merawat artefak tersebut. Dengan memajangnya di museum kota itu nantinya. “Asalkan jangan pindah tangan, saya setuju jika pemerintah punya ikhtikad ikut merawat koleksi abah,” ucap lelaki 47 tahun itu.

Bangunan itu memang sengaja dibeli pemko. Lantaran bagian depan rumah kuno itu terkena jalur pembangunan siring.

Pemko kemudian menimbang, bentuk rumah tersebut begitu khas. Di dalamnya juga banyak menyimpan benda atau artefak kuno. Letaknya juga starategis. Layak untuk dikajikan museum. "Kami berkomitmen agar bangunan itu tetap berdiri," kata Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina.

Bersama Dinas Pariwisata Kota Banjarmasin, pemko berjanji akan merehab bangunan itu. Memperbaiki bagian yang mulai rapuh. “Melihat nilai sejarah dan letaknya, tempat itu sangat pas dijadikan museum,” ujar Ibnu Sina, Wali Kota Banjarmasin.

Perbaikan itu akan diupayakan tahun ini. Ibnu menyebut proyek ini sedang dalam pembicaraan. Pastinya lewat koordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Banjarmasin.
“Dinas PUPR akan menganggarkan kebutuhan dana dengan menimbang sejauh mana kelayakan fisik rumah tersebut. Ini masih dalam proses,” pungkas Ibnu. (mr-150/at/nur)


BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 17:10
Pemkab Balangan

Momen HUT RI, Pemkab Balangan Terima dan Beri Bantuan

  PARINGIN – Upacara pengibaran bendera Merah Putih pada puncak Hari Kemerdekaan Republik…

Jumat, 17 Agustus 2018 15:58

Semarak, Tablig Akbar Ustaz Abdul Shomad di Barabai

BARABAI - Ustaz Abdul Shomad menyempurnakan perjalanan tablig akbarnya di banua ke Bumi Murakata Barabai,…

Jumat, 17 Agustus 2018 15:51
Pemko Banjarbaru

POSBINDU PTM Sumber Sehat Dinilai

BANJARBARU — Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Ririen Nadjmi Adhani, didampingi Ketua TP PKK Kecamatan…

Jumat, 17 Agustus 2018 15:40

Sampah Medis Rawan Menumpuk, Dewan Dorong Pemko Miliki Incinerator Sendiri

BANJARMASIN - Komisi IV DPRD Banjarmasin menggelar inspeksi mendadak ke Puskesmas Teluk Tiram, kemarin…

Jumat, 17 Agustus 2018 15:33

Tumben, Sidang Paripurna DPRD Banjarmasin Diwarnai Interupsi dan Walk Out

BANJARMASIN - Sidang Paripurna di Gedung DPRD Banjarmasin biasanya berlangsung adem-ayem. Namun, sidang…

Jumat, 17 Agustus 2018 13:59

Dinas Pertanian Tanbu Bagikan Bibit Unggul Gratis untuk Petani

BATULICIN — Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani Kabupaten Tanah Bumbu, Dinas Pertanian…

Jumat, 17 Agustus 2018 13:51

Paskibra Tanbu Dikukuhkan

BATULICIN - Sebanyak 37 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) angkatan XV Kabupaten Tanah Bumbu…

Jumat, 17 Agustus 2018 13:48

Anggaran Perubahan 2018 Sudah Terukur

BATULICIN - Penyusunan Nota Keuangan dan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2018 terus melakukan teori pendekatan…

Kamis, 16 Agustus 2018 16:14

Hadir di Banua, UAS: Saya Mencari Ijazah ke Banjar

BANJARBARU - Baru berdiri memulai ceramah,  Ustaz Abdul Shomad (UAS) sudah disambut histeris jemaah.…

Kamis, 16 Agustus 2018 16:10

Menelisik Dugaan Permainan Tender Proyek di Kotabaru

Bertahun menanti geliat pembangunan yang dijanjikan, tapi yang dialami rakyat Kotabaru malah kisruh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .