MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Rabu, 23 Mei 2018 15:27
Waspada Puasa Tanpa Olahraga Picu Berat Badan Bertambah
Foto ilustrasi

PROKAL.CO, Berolahraga saat menjalankan ibadah puasa hanya dilakukan beberapa orang saja. Kebanyakan memilih tidak melakukannya karena menganggap berolahraga ketika berpuasa akan sangat menguras energi, takut kelelahan, dan membuat puasanya batal.

Namun, berolahraga walau berpuasa ternyata punya manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh. Salah satunya berfungsi dalam menstabilkan berat badan. Ketika berpuasa, berat badan bisa saja bertambah. Itu terjadi karena berlebihan mengonsumsi makanan dibanding hari normal.

Dokter Dinda Pertiwi menyebut jika menyempatkan waktu berolahraga kala berpuasa akan memicu hormon pertumbuhan yang penting dalam pembentukan otot. "Dalam kondisi perut kosong, tubuh kita itu akan memicu perubahan hormon. Jika ditambah dengan berolahraga maka hormon pertumbuhan itu akan sangat efektif, baik dalam membentuk otot-otot hingga menjaga atau menurunkan berat badan," papar dokter yang membuka praktik di sebuah klinik di Jalan Sultan Adam Banjarmasin ini.

Dinda menjelaskan dalam berpuasa orang akan susah mengontrol nafsu makannya. Menurutnya ini wajar karena seharian tanpa makan dan minum, nafsu makan saat berbuka tentu akan tinggi. "Beberapa kan ada berasumsi jika puasa bisa membuat diet atau menurunkan berat badan. Padahal bisa saja kebalikannya, kalau berbukanya berlebihan alhasil lemak dari makanan menumpuk ketika berbuka," ujar dokter berusia 32 tahun tersebut.

Menurut Dinda, peran olahraga saat berpuasa begitu penting. Walaupun olahraganya hanya 10 menit. “Yang penting tubuh saat puasa itu jangan dibawa malas-malasan, atau tidur-tiduran. Itu malah membuat terasa lesu juga," katanya.

Olahraga saat berpuasa membuat tubuh dalam kondisi bugar. Dampaknya terhindar dari beberapa penyakit. "Tubuh bugar ini penting agar terhindar dari beberapa penyakit yang menyerang daya tahan seperti flu, demam, atau batuk," jelasnya.

Walau menyarankan berolahraga, Dinda juga mengingatkan agar menyesuaikan porsi dan waktu olahraganya. "Saat puasa tentu berbeda sama hari normal. Jadi jangan diforsir semua, cukup lima puluh persen dari hari biasanya untuk olahraganya," pesannya.(rvn/ma/dye)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*