MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 23 Mei 2018 15:35
Komisioner KPU Kalsel Didominasi Orang Baru

Hanya Sarmuji yang Terpilih Lagi

SELEKSI KETAT: Tim dari KPU RI dan Timsel KPU Kalsel saat mempersiapkan tes komisioner KPU di Kampus Politeknik Negeri Banjarmasin. | Foto: M Oscar Fraby/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Sarmuji terus menyunggingkan senyum. Wajahnya berbinar-binar saat menyambut ucapan selamat dari staf Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel, Selasa (22/5) kemarin. Sarmuji terpilih sebagai salah satu dari lima Komisioner KPU Kalsel yang ditetapkan oleh KPU RI.

Sarmuji satu-satunya petahana yang dinyatakan lolos 5 besar terbaik dalam seleksi Anggota KPU Kalsel. Dua rekannya, Nur Kholis Majid dan Samahuddin yang juga ikut seleksi harus gigit jari.

Sarmuji boleh bangga. Dia menduduki jabatan sebagai Komisioner KPU Kalsel periode sebelumnya setelah PAW Muhammad Riza Jihadi yang mengundurkan diri. Riza sendiri berada di posisi PAW 10 besar dalam seleksi.
“Sebelumnya tak menduga sama sekali. Saya hanya berserah diri kepada Allah SWT usai mengikuti serangkaian tes lalu. Alhamdulillah ternyata saya masuk lima besar,” tutur Sarmuji kemarin.

Meski masih menjabat sebagai Komisioner KPU Kalsel bidang teknis dan penyelenggara, dirinya tak mengetahui lolos lima besar. Bahkan tak mendapat informasi hasil pleno KPU RI sebelum diumumkan secara terbuka. Dia baru tahu ketika malam hari setelah salah seorang peserta tes, Edy Ariansyah, yang juga masuk lima besar memberitahunya melalui Whats App dari Edy Ariansyah. “Saya tetap optimis sebelum pengumuman, meski saingan terbilang berat,” ujarnya.

Peserta yang lolos lainnya, Edy Ariansyah, bukan orang baru di kepemiluan. Sebelumnya, dia adalah tim ahli Bawaslu RI. Sepak terjang Edy sudah terlihat bakal menjadi kandidat kuat ketika pada saat tes CAT lalu. Dia menjadi peserta pertama yang selesai pertama. Bahkan, nilainya ketika itu sangat memuaskan.

“Insya Allah amanah ini ulun (saya) tunaikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Mohon tegur sapa dan ingatkan jika saya lupa atau keliru dalam menjalankan amanah ini,” tutur Edy kemarin.

Ya, seperti diketahui beberapa nama yang lolos 10 besar lalu, tak hanya memiliki keilmuan kepemiluan yang mumpuni. Namun, juga memiliki pengalaman segudang. Sebut saja Mahyuni, Mantan Ketua Bawaslu Kalsel itu harus rela tak berada di lima besar. Mahyuni hanya menempati posisi 8 besar. Begitu pula nama Samahuddin, dirinya harus rela tak terpilih sebagai komisioner KPU Kalsel pada periode kali ini.

Dua nama ini digadang kuat bakal mulus menjadi Komisioner KPU Kalsel. Terlebih, setiap tahapan tes dua nama ini selalu mulus. Samahuddin sendiri mengaku menerima dengan ikhlas hasil tes ini. Menurutnya, apa yang dilakukannya sudah sangat maksimal.

Samahuddin sendiri menuturkan usai tak terpilihnya sebagai Komisioner KPU Kalsel, dia kembali ke habitat awal, yakni menjadi seorang akademisi. “Saya sudah berjuang dan ikhlas menerima. Yang menentukan tinggal yang kuasa. Mungkin garis tangannya belum,” ujarnya.

Hal yang sama dituturkan Mahyuni, dia menilai hasil pengumuman resmi kemarin adalah suatu perjuangan yang harus diikhlaskan. “Ini yang terbaik. Saya sangat ikhlas menerima. Tuhan yang menentukan,” tutur Mahyuni.

Terpisah, Ketua Tim Seleksi Anggota KPU Kalsel, Andi Tenri Sompa berharap kepada Komisioner KPU Kalsel yg terpilih dan sisanya PAW, siap bekerja dalam menghadapi tahapan pemilu yang sedang berjalan. Dia meminta, untuk segera melakukan konsolidasi baik internal Komisioner maupun dengan sekretariat. “Jangan sungkan bertanya jika ada yang tak jelas, baik kepada sekretariat, sesama lomisioner maupun kepada komisioner periode yang lama. Selalu menjaga integritas, kemandirian dan profesionalisme baik secara pribadi maupun kelembagaan. Saya ucapkan selamat,” ujar Tenri.

KPU sendiri menetapkan lima orang menjabat anggota KPU Provinsi Kalsel Periode 2018 – 2023. Mereka adalah Sarmuji, Siswandi Reya’an Nur Zazin, Edy Ariansyah dan Hatmiati. Sementara, di deretan PAW terdiri Samahuddin, S Alfian M Nur, Mahyuni, Harunur Rasyid dan Muhammad Riza Jihadi. (mof/ay/ran)


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 18:33

Bagi Bupati ini, Radar Banjarmasin Penyemangat Pengelolaan Lingkungan  

TANJUNG -- Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani tersenyum ketika melihat…

Kamis, 17 Januari 2019 13:16

Spanduk dan Baliho Dimana-Mana, Pemandangan Kota Makin Semrawut

BANJARMASIN - Musim kampanye tiba, pemandangan kota pun semrawut. Spanduk…

Kamis, 17 Januari 2019 13:08

DBD Capai Dua Ribu Kasus di Tahun 2018

BANJARMASIN - Wabah Demam Berdarah benar-benar meneror masyarakat Banua. Jumlah…

Kamis, 17 Januari 2019 12:59

Berita Duka, Mukhtar Sarman Tutup Usia

BANJARBARU - Dunia pendidikan Banua sedang berduka. Dosen Fakultas Ilmu…

Kamis, 17 Januari 2019 12:55

Pergantian Komandan Korem 101/Antasari

Komandan Korem 101/Antasari kini dijabat Kolonel Inf Mohammad Syech Ismed.…

Kamis, 17 Januari 2019 11:25

Penyandang Disabilitas Daftarkan Diri Sebagai Relawan Demokrasi KPU

BANJARBARU - Sejak dibuka dari tanggal 11 Januari lalu. Pendaftaran…

Kamis, 17 Januari 2019 11:20

Hati-Hati!! DLH Akan Mulai Terapkan Sanksi Perda Sampah

BANJARBARU - Sukses meraih Penghargaan Adipura tahun 2018. Pemko Banjarbaru…

Kamis, 17 Januari 2019 11:14

Pihak Ketiga Tidak Lagi Dilibatkan

BANJARBARU - Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Perparkiran yang…

Kamis, 17 Januari 2019 10:25

Polemik Pajak Tempat Hiburan Malam

Pada sidak ke THM beberapa waktu lalu, Komisi II DPRD…

Kamis, 17 Januari 2019 10:15

Lonjakan Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Sepanjang Tahun 2018

BANJARMASIN - Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*