MANAGED BY:
MINGGU
19 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Kamis, 24 Mei 2018 11:37
Manfaat Salat Tarawih Setara Dengan Berolahraga Ringan
Foto ilustrasi

PROKAL.CO, Salat Tarawih. Salat sunah yang digelar usai Salat Isya di bulan Ramadan ini tak hanya menambah pahala bagi orang muslim yang mengamalkannya. Tetapi dari sisi kesehatan juga punya manfaat baik untuk tubuh.

Salah satu yang sangat terasa adalah bisa membuat tubuh terasa bugar dan persendian tidak kaku. Dokter Muhammad Bima Putra yang membuka klinik di jalan Panglima Batur Banjarbaru ini pun berpendapat demikian.

"Tarawih itu kan Salat yang banyak Rakaatnya, otomatis banyak gerakannya, nah gerakan-gerakan itulah yang bisa membuat tulang dan persendian kita lebih sehat dan terhindar dari nyeri," ucap Bima.

Bahkan kata Bima, gerakan-gerakan saat Salat Tarawih juga bermanfaat untuk membakar kalori di dalam tubuh. Layaknya manfaat dari melakukan beberapa olahraga ringan yang bisa dilakukan di bulan Ramadan seperti jogging atau bersepeda.

"Gerakan itu kan membuat tubuh kita bergerak, nah terlebih Salat Tarawih digelar usai buka puasa, maka ini sangat tepat untuk membakar kalori dari hasil makanan berbuka," tambah Bima.

Dari membakar kalori ini menurut Bima sangat tepat bagi mereka yang ingin menjaga atau mengontrol berat badan. "Jadi berolahraga ataupun Salat Tarawih efek positifnya membakar kalori tanpa meningkatkan nafsu makan, makanya yang mau diet ini cocok sekali," katanya.

Selain bermanfaat positif bagi tulang, persendian serta berat badan. Salat Tarawih juga dikatakan Bima sangat bagus untuk merawat kesehatan Jantung  kala menjalankan ibadah puasa satu bulan penuh.

Hal ini kata Bima bisa terjadi karena tingkat metabolisme otot akan meningkat ketika melakukan salat. "Dia akan menyebabkan kekurangan oksigen dan nutrisi otot, nantinya kekurangan inilah yang akan menyebabkan vasodilatasi atau peningkatan pembuluh darah," ceritanya.

Kemudian dari Vasodilatasi tersebut akan memungkinkan darah mengalih dengan mudah ke Jantung. "Alhasil peningkatan beban pada Jantung akan memperkuat dan memperbaiki sirkulasi otot jantung kita, ini sangat sehat penting untuk jantung," jelasnya.

Namun diingatkan Bima untuk efek ke Jantung ini tak seinstan manfaat ke kebugaran fisik serta menjaga berat badan tadi. "Jadi kan manfaatnya itu jangka panjang, kalau yang bakal terlihat dalam sebulan itu ya berat badan sama fleksibilitas otot dan sendi tadi," pungkasnya. (rvn)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*