MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Kamis, 24 Mei 2018 12:57
Kisah Andra Fathur Rahman, Desainer Spesialis Gaun di Banjarmasin

Sering Kena Marah, Suka Tantangan

KREATIF: Andra Fathur Rahman sudah menyukai dunia fesyen sejak kecil. Dia gemar menggambar berbagai macam baju saat masih TK. Sekarang cita-citanya sudah tercapai, menjadi seorang desainer spesial gaun. | Foto: Wahyu Ramadhan/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, Gaun menjuntai. Dengan sematan payet dan beberapa ornamen khas kain tile. Pemakainya sudah pasti memesona. Dari tangan ajaib Andra Fathur Rahman, yang minimalis hingga ball gown berhasil tercipta.

TIA LALITA NOVITRI, Banjarmasin

Andra mengawali karirnya sejak 2015 lalu. Menjadi desainer memang dicita-citakannya sejak TK. Almarhum ayahnya bahkan sering marah. Lantaran lembar buku tulisnya penuh coretan gambar baju perempuan.

Bakatnya semakin terasah ketika ia mengikuti kursus menjahit. Andra juga sering membuatkan adiknya gaun. Hingga kemudian, ia menetapkan dirinya sebagai desainer spesialis gaun.

Bisnisnya dijalankan di rumah beralamat Kompleks Indah Permai 2, No 54, Banjarmasin Selatan. Bermacam bentuk gaun dibuatnya. Dari yang simpel hingga glamour.

Yang paling menarik perhatian; ball gown. Berbentuk merak. Sebab dilapisi kain tile kaku. Diameter bagian bawah roknya sekitar 1.5 meter.

Kenapa mesti membuat gaun? Jawabnya; menantang. Menurut Andra, gaun punya tren mode yang singkat. Dalam beberapa bulan saja, mode terbaru akan bermunculan. Selain itu, tingkat kesulitannya lebih tinggi.

Hasilnya? Sudah pasti beda dari kebanyakan. Tampilannya elegan dan seksi. "Tapi tetap utamakan kesopanan berpakaian," ujar pemilik Instagram @diandra_busana itu.

Soal bahan, Andra lebih mengandalkan bridal strich. Jenis kain yang satu ini memang terkenal lebih mahal. Kuaklitasnya, oke punya.

"Efek kainnya lebih jatuh dan mudah membentuk siluet tubuh. Sehingga ketika dipakai jadi terlihat bagus," jelas Andra.

Ada harga, ada rupa. Untuk membuat gaun, perlu modal yang besar. Harga jualnya pun tidak sembarangan. Apalagi jika desainnya itu rumit.

Andra mematok gaunnya dari Rp1 juta hingga RP7 juta. Itu sudah termasuk bahan dan ongkos jahit. "Balik lagi, tergantung kerumitannya," ujar Andra.

Pelanggannya tidak cuma dari Banjarmasin. Melainkan dari Batulicin, hingga kota-kota di provinsi tetangga. Andra juga menyewakan puluhan koleksinya. Paling sering untuk acara kelulusan sekolah. Biaya sewanya dari Rp300 ribu sampai Rp800 ribu.

"Pas musim graduation day kemarin, anak-anak SMA beramain-ramai menyewa koleksi saya," ujarnya.

Adapula yang datang untuk keperluan kompetisi. Terutama penentuan duta.

Ide membuat gaun bisa datang dari mana saja. Bahkan ketika Andra berkendara. Saat ini yang sedang ngetren adalah gaun span dengan tambahan layer bongkar pasang. "Gaun ini multifungsi. Bisa dengan memakai gaun spannya saja ataupun lengkap dengan layernya," jelas Andra.

Andra terinspirasi dari Anaz Khairunnas. Desainer kondang Indonesia, langganan para para kontestas ratu sejagat. Meski begitu, dia tetap mengutamakan ciri khasnya. Yakni dengan tambahan batu menyerupai swarovski. "Biar kesan gaun itu jadi hidup kalau di bawa ke panggung," ujarnya.

Agar bisa bersaing dengan desainer lain, Andra mengunggulkan segi pelayanan. Tepat waktu jadi modalnya mencari pelanggan. Ia bahkan berani menolak tawaran jahitan. Ketika itu dirasa terlalu mepet dengan deadline ataupun orderan penuh. Dalam sebulan, dirinya cuma menerima 15 pesanan gaun.

"Saya takut dianggap membohongi pelanggan karena bajunya ngaret tidak sesuai janji. Makanya kami beri batasan," pungkasnya. (mr-150/at/nur)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 12:50

Sisi Lain Pelatih Tinju kalsel, Arbain

Menjadi pelatih tinju rupanya bukan satu-satunya pekerjaan yang digeluti oleh…

Sabtu, 15 Desember 2018 09:55

Berawal Ketiadaan Toilet Buat Kencing, Berdirilah Galeri Unik Ini

Apa yang dilakukan oleh warga RT 05 RW 02 Kelurahan…

Jumat, 14 Desember 2018 14:46

Moses Sulap Puing Kayu Menjadi Seni Bernilai Tinggi

Beri Moses Foresto puing-puing kayu, dia bisa menjadikannya apa saja.…

Kamis, 13 Desember 2018 13:20

Bekali Santri Keterampilan Untuk Hadapi Tantangan Zaman

Nyantri bukan melulu tentang ngaji. Di Pondok Pesantren Nurul Muhibbin,…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:45

Tidak Mudah, Honorer Ini Pantau CCTV di Menara Pandang Hingga Larut Malam

Di depan layar monitor yang lebarnya tak lebih lebar dari…

Sabtu, 08 Desember 2018 09:03
Kisah Bocah-bocah Penjual Buku Mewarnai di Banjarmasin

Demi Sesuap Nasi Mereka Sampai Dikejar-Kejar Satpol PP

Mobil partoli Satpol PP Kota Banjarmasin melintas di perempatan Jalan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:31

Jejak Laskar Pelangi di Banua (2)

Belajar di gudang kecil kadang membuat siswa SD Dusun Munggu…

Kamis, 06 Desember 2018 13:02

Jejak Laskar Pelangi di Banua

Hanya 12 siswa dan satu gedung kecil. Tapi mereka semangat…

Rabu, 05 Desember 2018 12:25

Gol A Gong Berbagi Motivasi ke Penulis Muda Balangan

Yang mengalami masa remaja di era 80’ dan 90’ an,…

Rabu, 05 Desember 2018 10:10

Wahh!! Rabiul Awal Jadi Bulan Rezeki Pengrajin Mahar Pernikahan

Rabiul Awal atau bulannya Maulid Nabi pada penanggalan Hijriah, menjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .