MANAGED BY:
JUMAT
22 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 24 Mei 2018 12:59
Menolak Lupa, Bukan Mengungkit Luka
TERKAPAR: Lelaki dan perempuan dengan tubuh coreng-moreng rebah di depan Pasar Wadai Banjarmasin dalam puncak aksi teatrikal memperingati Jumat Kelabu. | Foto: Syarafuddin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, SANGGAR Titian Barantai dari Universitas Islam Kalimantan layak mendapat acungan jempol. Sejak tahun 2001, setiap 23 Mei tiba, mereka menggelar aksi teatrikal untuk memperingati Jumat Kelabu. Tradisi yang tak pernah putus sepanjang 17 tahun terakhir.

Seperti kemarin (23/5), aksi yang memadukan antara teater jalanan, orasi dan puisi itu kembali digelar. Dimulai pada jam empat sore hingga menjelang waktu berbuka puasa.

Bedanya, jika tahun sebelumnya digelar dari perempatan Jalan Lambung Mangkurat dan berakhir di halaman Mitra Plaza di Jalan Pangeran Antasari. Kali ini, peserta aksi memilih Pasar Wadai Ramadan di Jalan RE Martadinata.

Ketua Sanggar Titian Barantai, Liko Anshari menilai aksi mereka selama ini acapkali disalahpahami. "Bukan maksud kami untuk mengungkit luka lama. Sama sekali bukan. Kami ingin menegaskan sikap menolak lupa," ujarnya.

Sebagian dari mahasiswa dan mahasiswi ini mungkin belum lahir saat Jumat Kelabu meletus pada tahun 1997. Sebagian lagi mungkin baru saja lahir. Mereka tak memiliki pengalaman nyata atas tragedi itu. Hanya mengetahuinya dari bahan bacaan dan arsip foto.

Namun, angka dan data sudah lebih dari cukup. Tercatat 123 tewas dan 179 dinyatakan hilang. Belum terhitung gereja, kantor pemerintahan, pusat perbelanjaan, bioskop, rumah warga, dan kendaraan bermotor yang dibakar.

"Kerusuhan itu sudah berlalu 21 tahun lalu. Tapi gara-gara kerusuhan itu, Banjarmasin seolah-olah mundur 20 tahun ke belakang. Sulit sekali untuk pulih," jelas Liko.

Mereka berharap lewat aksi sederhana ini masyarakat tidak akan melupakan Jumat Kelabu. Dijadikan pelajaran berharga untuk masa depan. Bahwa dalam situasi sepanas dan setegang apapun, semuanya menyadari kerusuhan hanya akan mendatangkan penderitaan.

"Kami tidak sanggup mengawal pengusutan tuntas atas kasus pelanggaran HAM sebesar ini. Setidak-tidaknya, kami bisa mengingatkan agar jangan sampai terulang," tegasnya.

Aksi ini jelas menyedot perhatian pengendara dan pengunjung Pasar Wadai. Banyak yang singgah untuk menonton dan menjepretnya dengan kamera ponsel.

Dalam aksi ini, lelaki dan perempuan yang tubuhnya coreng-moreng dengan cat hitam dan merah, saling mengejar dan bergumul. Hingga akhirnya semua rebah ke jalan. Diselubungi oleh kain hitam besar. Tirai ini merupakan simbol pemakaman atas ratusan korban yang ditelan tragedi tersebut. (fud/at/nur)


BACA JUGA

Jumat, 22 Februari 2019 06:14

Siswa XII SMK Pertanian Banjarbaru Ikuti Uji Sertifikasi Produksi Benih

BANJARBARU --SMK Pertanian Pembangunan Negeri Banjarbaru melaksanakan Uji Sertifikasi Profesi…

Kamis, 21 Februari 2019 16:08

30 Persen Dana Kelurahan Dialokasikan Untuk Menekan Pengangguran

BANJARBARU - Di kelurahan Cempaka Banjarbaru. Angka pengangguran masih tinggi.…

Kamis, 21 Februari 2019 16:05

Surat Suara Pileg dan Pilpres di Tapin Akhirnya Datang

RANTAU - Surat suara untuk pelaksanaan pemilihan presiden (Pilpres) dan…

Kamis, 21 Februari 2019 14:00

HSS Sudah Cetak 30.615 Keping Kartu Identitas Anak

KANDANGAN – Sampai Februari 2019 Diksdukcapil Kabupaten Hulu Sungai Selatan…

Kamis, 21 Februari 2019 13:48

AWASI...! Dana Kelurahan Harus Digunakan untuk ini

BANJARBARU - Dana Kelurahan dari pusat sebesar Rp.371.000.000 akan diterima…

Kamis, 21 Februari 2019 13:45
BREAKING NEWS

Di Banjarbaru Ada Segini Kotak Suara yang Rusak

BANJARBARU - Sebanyak 3615 Kotak Suara untuk Pemilu 2019 telah…

Kamis, 21 Februari 2019 12:45

Dana Berharap Pengelolaan Geopark Meratus Turut Melibatkan Warga Adat

Ditetapkannya kawasan Gunung Meratus sebagai geopark nasional disambut baik kademangan…

Kamis, 21 Februari 2019 12:40

Pemprov Kalsel Segera Meluncurkan Geopark Meratus

Tak lama lagi Pemprov Kalsel meluncurkan Geopark Meratus. Dari  36…

Kamis, 21 Februari 2019 12:35

LOWONGAN...! Hanya 71 Pelamar Mendaftar Rekrutmen P3K di HSS

KANDANGAN – Sampai batas akhir pendaftaran perekrutan 100 formasi Rekrutmen…

Kamis, 21 Februari 2019 11:59

Paman Birin Berikan Kejutan Hadiah Tiket Umrah

BANJARBARU - Gelaran Silaturahmi PGRI di Gedung Idham Chalid, Rabu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*