MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 24 Mei 2018 12:59
Menolak Lupa, Bukan Mengungkit Luka
TERKAPAR: Lelaki dan perempuan dengan tubuh coreng-moreng rebah di depan Pasar Wadai Banjarmasin dalam puncak aksi teatrikal memperingati Jumat Kelabu. | Foto: Syarafuddin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, SANGGAR Titian Barantai dari Universitas Islam Kalimantan layak mendapat acungan jempol. Sejak tahun 2001, setiap 23 Mei tiba, mereka menggelar aksi teatrikal untuk memperingati Jumat Kelabu. Tradisi yang tak pernah putus sepanjang 17 tahun terakhir.

Seperti kemarin (23/5), aksi yang memadukan antara teater jalanan, orasi dan puisi itu kembali digelar. Dimulai pada jam empat sore hingga menjelang waktu berbuka puasa.

Bedanya, jika tahun sebelumnya digelar dari perempatan Jalan Lambung Mangkurat dan berakhir di halaman Mitra Plaza di Jalan Pangeran Antasari. Kali ini, peserta aksi memilih Pasar Wadai Ramadan di Jalan RE Martadinata.

Ketua Sanggar Titian Barantai, Liko Anshari menilai aksi mereka selama ini acapkali disalahpahami. "Bukan maksud kami untuk mengungkit luka lama. Sama sekali bukan. Kami ingin menegaskan sikap menolak lupa," ujarnya.

Sebagian dari mahasiswa dan mahasiswi ini mungkin belum lahir saat Jumat Kelabu meletus pada tahun 1997. Sebagian lagi mungkin baru saja lahir. Mereka tak memiliki pengalaman nyata atas tragedi itu. Hanya mengetahuinya dari bahan bacaan dan arsip foto.

Namun, angka dan data sudah lebih dari cukup. Tercatat 123 tewas dan 179 dinyatakan hilang. Belum terhitung gereja, kantor pemerintahan, pusat perbelanjaan, bioskop, rumah warga, dan kendaraan bermotor yang dibakar.

"Kerusuhan itu sudah berlalu 21 tahun lalu. Tapi gara-gara kerusuhan itu, Banjarmasin seolah-olah mundur 20 tahun ke belakang. Sulit sekali untuk pulih," jelas Liko.

Mereka berharap lewat aksi sederhana ini masyarakat tidak akan melupakan Jumat Kelabu. Dijadikan pelajaran berharga untuk masa depan. Bahwa dalam situasi sepanas dan setegang apapun, semuanya menyadari kerusuhan hanya akan mendatangkan penderitaan.

"Kami tidak sanggup mengawal pengusutan tuntas atas kasus pelanggaran HAM sebesar ini. Setidak-tidaknya, kami bisa mengingatkan agar jangan sampai terulang," tegasnya.

Aksi ini jelas menyedot perhatian pengendara dan pengunjung Pasar Wadai. Banyak yang singgah untuk menonton dan menjepretnya dengan kamera ponsel.

Dalam aksi ini, lelaki dan perempuan yang tubuhnya coreng-moreng dengan cat hitam dan merah, saling mengejar dan bergumul. Hingga akhirnya semua rebah ke jalan. Diselubungi oleh kain hitam besar. Tirai ini merupakan simbol pemakaman atas ratusan korban yang ditelan tragedi tersebut. (fud/at/nur)


BACA JUGA

Senin, 20 Agustus 2018 17:29

Hanya Satu Orang yang Mendaftar

BANJARMASIN – Setelah setahun lebih kursi pimpinan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Banjarmasin…

Senin, 20 Agustus 2018 17:24

Gaji PNS Naik, Ombudsman: Kebijakan ini Rawan Bermuatan Politik

Rancangan Anggaran Pengeluaran dan Belanja Negara (RAPBN) 2019 telah diputuskan bahwa gaji pokok Aparatur…

Senin, 20 Agustus 2018 17:22

Panjat Pinang Massal di Alalak, Begini Keseruannya

BATOLA – Panjat pinang massal digelar di Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Sabtu…

Senin, 20 Agustus 2018 12:41

Smk PP Banjarbaru Gelar Pelatihan Untuk Operator Alsin di BP3K Tambarangan Tapin

Setelah selesai dan sukses menyelenggarakan kegiatan opsin di Desa Telaga Langsat, Kab.Hulu Sungai Selatan,…

Senin, 20 Agustus 2018 12:31

Ajang Melukis Bernafas Nasionalisme di Menara Pandang Berlangsung Ramai

BANJARMASIN - Memperingati kemerdekaan RI ke-73, Kodim 1007/Banjarmasin menggelar lomba nyentrik. Mengundang…

Senin, 20 Agustus 2018 11:53

Halaman Masjid Sultan Suriansyah Retak Diduga Karena Pembangunan Dermaga

BANJARMASIN - Proyek pengerjaan Dermaga Masjid Sultan Suriansyah diduga membuat ruas jalan Kuin Utara…

Senin, 20 Agustus 2018 11:42

Unik, Pegawai Imigrasi Upacara dengan Baju Adat

BANJARBARU - Pelaksanaan upacara 17 Agustus dengan Tema Kerja Kita, Prestasi Bangsa yang bertempat di…

Senin, 20 Agustus 2018 11:17
Pemkab Balangan

Balangan Borong Piala di Festival Borneo

PARINGIN – Kabupaten Balangan membawa pulang enam piala dari perhelatan Festival Borneo II se…

Senin, 20 Agustus 2018 11:17
Pemkab Balangan

Siswi SMPLB Balangan Juara Satu Menari

PARINGIN – Para pelajar Kabupaten Balangan terus unjuk diri di tingkat Provinsi Kalsel, tak terkecuali…

Senin, 20 Agustus 2018 11:08

Pemko Banjarbaru Kekurangan Staf PNS, ini Formasi yang Sangat Dibutuhkan

BANJARBARU - Tak adanya penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dalam beberapa tahun terakhir,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .