MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 24 Mei 2018 13:22
Tak Terurus, Makam Massal Jumat Kelabu Semakin Dilupakan
LENGANG: Beginilah kondisi Makam Massal Jumat Kelabu 23 Mei 1997, kemarin. Tak ada satu peziarah pun yang datang. | Foto: Sutrisno/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, Makam Massal Jumat Kelabu 23 Mei 1997, nampaknya sudah dilupakan. Kuburan ratusan mayat tanpa identitas, korban kerusuhan di Banjarmasin 21 tahun silam tersebut kini jarang diziarahi.

SUTRISNO, Banjarbaru

Seperti halnya Rabu (3/5) kemarin, padahal tepat hari peringatan tragedi Jumat Kelabu. Namun, tak ada satu pun peziarah yang datang untuk sekadar membersihkan atau memanjatkan doa di makam itu.

Kondisi kuburan di Kompleks Tempat Pemakaman Umum (TPU) milik Pemko Banjarmasin, di Gang PDI Jalan A Yani Km 22 Landasan Ulin, Banjarbaru tersebut juga cukup memprihatinkan.

Kesan tak terurus terlihat jelas. Lantaran patok-patok untuk nisan kuburan yang dulunya banyak, sekarang sudah banyak yang hilang. Hanya tersisa sekitar 15 patok yang masih berdiri di atas kuburan berukuran sekitar 26x4 meter tersebut.

Selain itu, patok dari kayu sebagai tanda makam yang berdiri tepat di sisi kuburan setinggi 60 sentimeter, bertuliskan "Makam Masal Jumat Kelabu 23 Mei 1997" juga mulai kusam. Semakin mempertegas bahwa kuburan itu benar-benar dilupakan.

Salah seorang penjaga makam Fajri mengungkapkan, tempat pemakaman massal sekarang sangat jarang didatangi oleh peziarah. Setiap tahunnya, orang yang datang dapat dihitung dengan jari. "Walaupun hari ini (kemarin) tanggal 23 Mei, terlihat tidak ada yang datang berziarah," ungkapnya kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

Dia menuturkan, sekarang hanya tersisa tiga makam yang masih diziarahi orang. Itupun hanya satu tahun sekali. "Yang masih diziarahi, hanya tiga makam yang ada keramiknya itu," ujarnya sambil menunjuk ke arah makam.

Dulu ketika masih banyak dikunjungi orang. Makam tersebut terlihat terurus dan selalu bersih. Namun saat ini makam itu sudah terbengkalai, karena hanya penjaga TPU yang mengurusnya. "Kami yang mengurusnya, walaupun tidak ada yang membayar," ujarnya.

Sementara itu, Ahmad penjaga makam lainnya menambahkan, kondisi makam sekarang sering tergenang air. Lantaran air pasang dan hujan. “Makanya saya buat parit di sekeliling makam agar air tidak menumpuk dan mengalir, ” ujarnya.

Meski tergenang, penjaga TPU sangat memperhatikan kebersihan makam. Dua pekan sekali, mereka selalu membersihkannya. "Rumputnya cepat tumbuh, karena musim hujan. Jadi harus rutin kami bersihkan," kata Ahmad.

Disinggung sejak kapan makam tak lagi didatangi peziarah? Dia menuturkan, makam mulai sepi peziarah sejak enam tahun yang lalu. Sebab, keluarga korban tidak mau mengingat lagi tentang tragedi kerusuhan 21 tahun lalu. "Ada beberapa keluarganya bilang, kalau datang ke sini selalu teringat kejadian dulu. Jadi mereka jarang ke sini," pungkasnya. (ris/ay/ran)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 14:20
Berita Balangan

Wabup Balangan Monitor Pelayanan Kesehatan di Puskesmas

PARINGIN - Wakil Bupati Balangan H Syaifullah melakukan kegiatan monitoring pelayanan kesehatan di Puskesmas…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:08

Tim SPMI SMK Pertanian Banjarbaru Susun Dokumen Penjamin Mutu Internal

BANJARBARU - Dalam Rangka proses perubahan kelembagaan dari pendidikan menengah pertanian ke politeknik…

Rabu, 17 Oktober 2018 09:22

Janji Bangun Jembatan di Pulau Bromo, Studi Kelayakannya Saja Baru Mulai

BANJARMASIN - Hampir tiga tahun berlalu, pembangunan jembatan untuk membuka akses ke Pulau Bromo masih…

Rabu, 17 Oktober 2018 09:11

APBD 2019 Banjarmasin Turun Rp205 Miliar

BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin sudah menyodorkan Rancangan APBD Tahun 2019 ke DPRD Banjarmasin.…

Rabu, 17 Oktober 2018 09:07

Kasus Pencaplokan Lahan Transmigrasi, Disnakertrans Beri Keterangan di Kepolisian

BANJARMASIN – Pencaplokan lahan milik warga transmigrasi oleh perusahaan yang terjadi di sejumlah…

Rabu, 17 Oktober 2018 08:45

Imunisasi MR di Tanbu Gunakan Sistem Jemput Bola

BATULICIN - Penyakit Measles dan Rubella (MR) seakan menjadi ancaman di tengah masyarakat. Dibutuhkan…

Rabu, 17 Oktober 2018 08:43

Bupati Tanbu Serukan Pencegahan Filariasis

BATULICIN - Oktober ini sudah memasuki Bulan Eliminasi Kaki Gajah (Belkaga). Melalui momen ini, pemerintah…

Selasa, 16 Oktober 2018 12:26
Parlementaria Balangan

Peningkatan PAD Menjadi Sorotan Fraksi

PARINGIN – Penyampaian Raperda ABPD tahun 2019 oleh Bupati Balangan, disambut secara baik oleh…

Selasa, 16 Oktober 2018 12:19
Berita Banjarbaru

Gelar Pelatihan Pembuatan Roti dan Cake Bagi Calon IKM Se-Banjarbaru

BANJARBARU - Ketua Dekranasda Kota Banjarbaru, Ririen Nadjmi Adhani didampingi Kepala Dinas Perdagangan…

Selasa, 16 Oktober 2018 12:17
Parlementaria Banjarbaru

Dewan: Lakukan Pembersihan Drainase Menjelang Musim Hujan

BANJARBARU - Beberapa waktu belakangan. Banjarbaru dan sekitarnya diguyur hujan. Artinya musim kemarau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .