MANAGED BY:
RABU
24 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Minggu, 27 Mei 2018 17:37
Rp3 Miliar untuk Merehab Mes L
BOBROK: Kondisi Mes L yang bobrok, penuh coretan cat semprot, gelap dan diselimuti tumbuhan jalar. Tahun ini, Pemko berencana merehabnya setelah walikota menandatangani MoU pinjam pakai bersama Mabes TNI, kemarin. | Foto: Sutrisno / Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU – Usai terjalinnya kesepakatan pinjam pakai Mes L, antara Pemko Banjarbaru dan Mabes TNI. Kini, Dinas PUPR Banjarbaru mulai melakukan persiapan untuk merehab bangunan terletak di pertigaan Jalan Garuda dan Jalan Merpati, Kelurahan Komet itu.

Kepala Dinas PUPR Banjarbaru Jaya Kreshna mengatakan, pengerjaan rehab Mes L bakal dilaksanakan tahun ini dengan anggaran sekitar Rp3 miliar. "Sekarang kami masih membuat perencanaannya. Kemungkinan bulan Juli baru dilakukan lelang," katanya.

Dia menambahkan, usai pemenang lelang ditetapkan, pengerjaan fisik kemungkinan mulai dilakukan pada bulan Agustus. "Paling cepat Agustus mulai pengerjaan fisik. Kami targetkan akhir tahun sudah selesai," tambahnya.

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Jaya ini mengungkapkan, bangunan yang berada persis di belakang Museum Lambung Mangkurat itu akan direhab seperti bentuknya semula. Jadi, ada beberapa bagian yang masih digunakan. "Kita punya fotonya zaman dulu, kami usahakan direhab sama seperti dulu," ungkapnya.

Mes L juga bakal dilengkapi panggung untuk kegiatan kesenian. Sehingga, barak peninggalan pekerja Uni Soviet (sekarang Rusia) itu nantinya dapat dijadikan tempat kongkow seniman dan budayawan sebagai alternatif dari Minggu Raya.

Bangunan dikenal angker itu sendiri disebut mes L, karena membentuk huruf L. Mes L dibangun tak lama setelah kemerdekaan Indonesia.

Bangunan di atas tanah seluas 1,3 hektare itu dulunya penginapan pekerja Uni Soviet. Kala itu, Presiden Soekarno memang sedang mesra-mesranya dengan negara komunis seperti Soviet dan Republik Rakyat Tiongkok.

Ketika tragedi 30 September 1965 pecah, kerja sama dengan Soviet pun bubar. Mes L akhirnya ditinggalkan penghuninya. (ris/ij/ram)


BACA JUGA

Selasa, 23 Juli 2019 14:41
PT Arutmin Indonesia

Bupati Tanbu Resmikan Rumah Tahfiz Arutmin

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor meresmikan rumah…

Selasa, 23 Juli 2019 14:37
Parlementaria

Legislatif-Eksekutif Sepakati KUA dan PPAS 2020

PARINGIN – Rapat paripurna ke 19 masa sidang kedua tahun…

Selasa, 23 Juli 2019 10:04

Enam Hari "Banyu Mati" di Banjarmasin, Inilah Wilayah yang Terdampak

BANJARMASIN - PDAM Bandarmasih mulai bersiaga. Memasuki kemarau, Banjarmasin kerap…

Selasa, 23 Juli 2019 09:49

Makin Bikin Betah, 'Perpus Palnam' Tuai Pujian Pengunjung

BANJARMASIN - Apa yang dilakukan SMA IT Ukhuwah Banjarmasin ini…

Selasa, 23 Juli 2019 09:19
Pemkab Tanah Bumbu

Kabupaten Layak HAM Disosialisasikan

BATULICIN - Bagian Hukum Setda mengadakan Sosialisasi Kabupaten Layak Hak…

Selasa, 23 Juli 2019 09:18

Pemkab Ramaikan Festival Banjar 2019

BATULICIN - Pemkab Tanbu menampilkan produk unggulan dari industri Usaha…

Selasa, 23 Juli 2019 09:15
Pemkab Tanah Bumbu

Bupati Membuka Harganas Tanbu

BATULICIN - Bupati Tanbu H Sudian Noor menghadiri sekaligus membuka…

Selasa, 23 Juli 2019 09:13
Pemko Banjarbaru

Fungsikan KIA Layaknya ATM

BANJARBARU - Disdik Kota Banjarbaru punya banyak rencana dengan kehadiran…

Selasa, 23 Juli 2019 09:10
Pemko Banjarbaru

Salat Subuh Berjamaah Bersama Syekh Hisyam Al-Kamil Hamid As-Syafi’i

BANJARBARU - Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Said Abdullah menghadiri dan…

Selasa, 23 Juli 2019 08:46

Kecewa Saat Bertemu Grab dan Go-Car, Driver Online: Mereka 'Enggak Nyambung'

BANJARMASIN - Buntut unjuk rasa driver online, kemarin (22/7) di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*