MANAGED BY:
RABU
24 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 28 Mei 2018 14:15
Bulan Puasa, Penyakit Masyarakat di Banjarmasin Malah Terus Bertambah
MAKIN RAMAI: Razia Pekat yang digelar Satpol PP Banjarmasin, Minggu (27/5) dini hari panen tangkapan. | Foto: Donny Muslim/Radar Banjarmasin.

PROKAL.CO, Benarkah pekerja seks komersial, anak jalanan dan waria tak keluyuran selama Ramadan? Operasi penyakit masyarakat (pekat) Satpol PP Banjarmasin menunjukkan fakta sebaliknya. Semakin ramai.

Selama Ramadan, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina menginstrusikan Satpol PP agar getol memerangi penyakit masyarakat. Ini merupakan jaminan pemko untuk memberikan rasa khusyuk. Kepada warga kota yang sedang menjalani ibadah puasa.

Razia pekat pun gencar digelar. Sebelum memasuki bulan suci, Jum'at, 4 Mei lalu, Satpol PP menggelar operasi penangkapan. Belasan anak jalanan, pengemis serta orang-orang telantar diangkut menuju Rumah Singgah Baiman, Jalan Gubernur Soebarjo, Banjarmasin Selatan.

Minggu (27/5) dini hari, razia kembali digelar. Total ada 40 personil Satpol PP yang diturunkan. Menyisir Jalan Pangeran Samudera, Pelabuhan Martapura Lama, Pasar Sudimampir, Harum Manis dan Masjid Raya Sabilal Muhtadin. Dimulai pukul 00.00 hingga 03.00 WITA menjelang sahur.

Ironis. Bukannya menciut selama bulan Ramadan, Pol PP malah mengangkut 25 tangkapan. 17 pekerja seks komersial, tujuh anak jalanan dan satu waria.

"Malah bertambah ramai bulan Ramadan. Padahal, personil yang turun bisa dibilang sedikit," kata Kabid Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Tibum) Satpol PP Banjarmasin, Dani Matera, kemarin.

Rata-rata, lokasi penangkapan PSK serta anak jalanan berada di Jalan Pangeran Samudera dan Pasar Sudimampir. Sementara, untuk waria diangkut dari Lambung Mangkurat. Tepatnya, di samping Kantor DPRD Kalsel. "PSK rata-rata orang baru. Kira-kira ada 14 orang wajah asing yang menawarkan transaksi seksual. Sisanya wajah lama," kata Dani.

Mereka yang terjaring razia pekat langsung digiring menuju Rumah Singgah Baiman. Agar dibina oleh para pekerja sosial. "Pukul 03.00 WITA kami antar ke sana seluruhnya," tuntasnya.

Pelaksana rumah singgah, Syafrudin membenarkan bahwa 25 tangkapan sudah diterima. Namun, mereka tidak ditahan lama. Namanya juga persinggahan, hanya satu hari dimalamkan.

Setelah menginap, mereka boleh dijemput pulang. Tetapi, ada syaratnya. "Harus ada kerabat atau keluarga. Membawa kartu identitas, kartu keluarga, dan materai 6000," tandasnya.

Radar Banjarmasin kemudian menemui salah satu PSK yang terjaring. Berinisial NL. Dia masih berada di balik jeruji besi Rumah Singgah Baiman. Dirinya tertangkap di Pasar Sudimampir.

NL tak bisa menahan tangis. Sudah dua belas jam lebih ia belum dijemput anak pertamanya untuk pulang. "Sesibuk-sibuknya, harusnya ingat sama orang tua lagi susah begini," ucapnya tersedu-sedu.

Ia diangkut personil pamong praja dari Losmen Swarga Sudimampir. "Niatnya mau nyari teman aja di sana. Tapi, pas mau pulang sudah ada pasukan yang mengadang," kata dia. Meski demikian, NL mengaku sudah dua kali diangkut menuju rumah singgah. "Ini yang kedua," lanjutnya.

Selain NL, sepasang ibu dan anak gelandangan, Susan (27) dan GM (8) juga belum juga dipulangkan. "Tidak ada yang menjemput. Kami tinggal luntang-lantung di Banjarmasin. Asal dari Banjarbaru," ungkapnya.

Meski tak melakukan aksi negatif, mereka tetap ditangkap lantaran luntang-lantung tidak punya kediaman tetap. "Pas kami menyantap dua mangkuk mie instan dari warung di sekitar kawasan Pasar Lima, pasukan sudah ramai. Itu rencananya mau tidur," ucap Susan. Mereka tinggal di depan bangunan Kelas Khusus Filial SDN Mawar 2 yang berada di lingkungan pasar.

Sempat bergidik, Susan langsung membawa GM berlari menuju ke luar pasar. Namun, mereka kalah kuat. Personil Satpol PP berhasil mengangkut mereka menuju rumah singgah. "Ya karena diberi tahu kalau ditangkap cuma satu malam, kami ikut saja. Ternyata pas mau keluar, eh ada syaratnya," ujarnya sambil terkekeh. (dom/ma/nur)


BACA JUGA

Rabu, 24 April 2019 09:43

Terhitung Ganda, Surat Suara TPS 37 Banjarmasin Barat Dihitung Ulang

BANJARMASIN - Petugas rekapitulasi C1 di Kantor Kecamatan Banjarmasin Barat…

Rabu, 24 April 2019 09:41

Berapa sih Tagihan Penerang Jalan Umum Banjarmasin Perbulannya? Rp1,7 Miliar !

BANJARMASIN – Untuk menerangani ruas jalan di kota ini, ongkosnya…

Rabu, 24 April 2019 09:36

Golkar Diprediksi Kehilangan Dua Kursi

BANJARMASIN – Perhitungan perolehan suara pileg kota ini masih berlangsung…

Rabu, 24 April 2019 09:31
Pemkab Tanah Bumbu

BPD Sukamaju Dilantik

BATULICIN - Dinas Pemberdayaan masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tanah…

Rabu, 24 April 2019 09:30
Pemkab Tanah Bumbu

Pimpinan SKPD Harus Jadi Motivator

BATULICIN - Pimpinan SKPD harus mampu menjadi motivator atau pendorong…

Rabu, 24 April 2019 09:28
Pemkab Tanah Bumbu

Wabup Pantau UNBK dan USBN

BATULICIN - Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah…

Rabu, 24 April 2019 09:26
Pemko Banjarbaru

Wawali Buka Kejuaraan Bola Voli

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan didampingi…

Rabu, 24 April 2019 09:07

Pemilu Ulang di HST Lebih Sepi

BARABAI - Pemungutan suara ulang digelar di TPS 03 Desa…

Rabu, 24 April 2019 08:56

Selamat..! ULM Luluskan 1.100 Wisudawan

BANJARBARU - Sebanyak 1100 mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) diwisuda…

Selasa, 23 April 2019 11:54

BURSA WABUP HST: Delapan Kandidat Ramaikan Persaingan

BARABAI - Bursa calon Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah (HST)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*