MANAGED BY:
SENIN
18 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Selasa, 29 Mei 2018 10:12
Lebaran Dua Pekan Lagi, Omzet Pedagang Pakaian Naik
MELONJAK: Toko Rama, pedagang toko gamis di pasar Los Ujung Murung

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Lebaran masih dua pekan lebih, namun para pedagang pakaian sudah mulai menggeliat. Karena kondisi inilah menjadi peluang mereka untuk mendulang pendapatan dalam jumlah besar.
Pedagang di Pasar Ujung Murung, Banjarmasin Tengah, salah satunya sebut saja Rama. Pedagang pakaian gamis dan pakaian anak-anak ini sudah mulai terasa sebelum memasuki bulan Ramadan. “Sekitar dua minggu sebelum Ramadan sudah mulai banyak pembeli, tapi masih belum seberapa,” kata Rama, Senin (28/5) siang.
Tapi tambah Rama, yang paling terlihat peningkatannya sekitar dua pekan menjelang lebaran sudah mulai terlihat. Hal ini mengingat sebagian masyarakat atau karyawan kantoran sudah menerima Tunjangan Hari Raya (THR).
Tokonya mulai mendapat banyak pesanan pakaian dari sejumlah daerah di Kalsel, bahkan Kalimantan Tengah (Kalteng) sampai Kalimantan Timur (Kaltim). Jika biasanya pada hari biasa dia hanya mendapatkan sekitar Rp6 juta -Rp7 juta, peningkatannya bisa hampir dua kali lipat.
“Kalau dihitung dalam persentase sekitar 50-75 persen peningkatan penjualan selama Ramadan,” katanya kemarin (28/5).
Sedikit berbeda diungkapkan Mita. Pemilik Toko Vina Rizky yang menjual pakaian gamis di Pasar Sudimampir Baru ini menuturkan kalau hingga saat ini masih terlihat normal. Penjualannya belum terlalu ada lonjakan permintaan konsumen.
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan konsumen, Mita sudah menyediakan pakaian lebih banyak dibandingkan dengan hari-hari biasa. Dia sudah menyiapkan beragam jenis pakaian yang bisa menjadi pilihan konsumen. “Sepuluh hari sebelum lebaran yang sangat terasa banyak konsumen yang datang membeli pakaian,” katanya.
Kalau sudah begini, terang Mita, dia juga kewalahan melayani pembeli. Ada yang membeli eceran maupun grosir. Untuk istirahat pun sulit. Tapi biasanya dia dibantu oleh adik maupun beberapa orang karyawannya.
Dia mengaku jika pada hari biasa, omzet penjualan yang bisa dihasilkan setiap hari beragam. Kisaran Rp10 juta hingga Rp15 juta. Angka tersebut bisa mengalami peningkatan sampai 50 persen. “Kalau semakin mendekati lebaran bisa Rp20-Rp25 juta,” ujarnya. (gmp)


BACA JUGA

Jumat, 15 Februari 2019 11:54

Nginap di Dafam Dapat Voucher Timezone Gratis

BANJARBARU - Dafam Sayang Anak, itulah promo kamar yang dihadirkan…

Jumat, 08 Februari 2019 09:10

LEZAT BANGET..!! Dafam Sajikan Tiga Menu Kaya Rempah 

BANJARBARU – Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru punya menu baru…

Kamis, 07 Februari 2019 13:36

Harga Gas 3 Kg di HSS Tembus Rp 30 Ribu 

KANDANGAN -- Sejumlah warga di beberapa Kecamatan di Kabupaten Hulu…

Rabu, 30 Januari 2019 09:08

Jet Minamas Mendarat di Pamukan Kotabaru

KOTABARU -- Humas Minamas Group di Jakarta, Clara membenarkan, perusahaan…

Senin, 28 Januari 2019 13:18
BREAKING NEWS

Mulai 8 Februari Bagasi Citilink Berbayar

BANJARMASIN -- Setelah Lion Air Group mengenakan biaya untuk bagasi…

Sabtu, 26 Januari 2019 12:51

Penumpang Sepi, Maskapai Sampai Batalkan Penerbangan

BANJARBARU - Usai mengalami lonjakan penumpang pada masa libur Natal…

Jumat, 25 Januari 2019 17:23

Debu Bakal Konser di Dafam, Tiket Terbatas!

BANJARBARU -- Bagi Anda pecinta musik Timur Tengah, jangan sampai…

Rabu, 09 Januari 2019 12:36
Banjar Hits

BARU..! Tempat Instagramable di Grand Dafam

BANJARBARU - Tempat nongkrong belakangan ini semakin menjamur di Banjarbaru.…

Minggu, 06 Januari 2019 12:56

Kejamnya Bisnis Wisata Lokal

Pariwisata lokal menjadi bisnis yang menggiurkan di tengah gairah warga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*