MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Rabu, 30 Mei 2018 15:00
Perayaan Waisak di Banjarmasin
Pesan Jaga Keharmonisan, Panjatkan Doa Untuk Negeri
RITUAL: Bhiku Saddhaviro Mahathera (kiri) bersama sang murid, diikuti umat Buddha saat melakukan ritual Pradaksina menjelang detik-detik puncak Waisak di Vihara Dhammasoka Selasa (29/5) malam. | Foto: Wahyu Ramadhan/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, Winda terlihat penuh hati-hati meletakkan dana makan ke mangkok yang dibawa oleh para Bikhu di Vihara Dhamasoka Banjarmasin, Selasa (29/5) kemarin.

Tradisi ini adalah Pindapatta yang merupakan salah satu tradisi penting rangkaian peringatan hari Waisak.

Tradisi Pindapatta ini diharapkannya menjadi keberkahan bagi semua sekaligus membawa kedamaian diantara keragaman umat. “Kalau biasanya datang untuk menerima, sekarang untuk memberi. Sangat luar biasa perayaan tahun ini. Semoga mendapat keberkahan dan memberi kedamaian bagi semua,” tuturnya.

Persembahan hidangan makan ini merupakan tradisi umat Buddha sejak lama. Tradisi ini sebagai ladang amal untuk menanam kebajikan, serta belajar sifat menghargai pemberian orang lain. makanan yang terkumpul diberikan kepada para Bikkhu bersama jemaat yang hadir untuk memanjatkan doa berharap keberkatan dari hidangan yang disajikan.

Banthe Saddaviro Mahatera, Bikkhu Vihara Dhammasoka menjelaskan, tradisi Pindapatta adalah persembahan atau dana makanan bagi para biksu. “Itu latihan melepas materi makanan dan beramal. Bukan sekedar berbuat baik. Ini mengingatkan juga bahwa tubuh ini adalah pinjaman dari Yang Kuasa,” Saddaviro menjelaskan maknanya.

Disebutkannya, tema Waisak kali ini yakni berpikir, berkata dan bertindak yang baik serta menjaga keutuhan bangsa. “Konteksnya dalam zaman sekarang ini setiap manusia termasuk jemaat juga harus menjaga keutuhan bangsa. Jangan berujar yang menyudutkan, dana tidak memberikan keterangan hoax,” terangnya.

Terlebih, dalam waktu dekat even pemilu sudah dekat. Untuk itu, dia mengharapkan untuk terus menjaga persatuan. Dan jangan sampai energi habis hanya untuk kekisruhan yang bisa menjadikan perpecahan. Di tahun politik ini dia berharap masyarakat berpikir yang panjang jangan sampai mengorbankan hal yang membuat kemajemukan yang harmonis jadi terpecah belah. “Masyarakat jangan sampai gampang terprovokasi. Karena emosi sesaat masalahnya panjang. Jangan sampai keretakan antar anak bangsa terjadi,” tuturnya.

Sementara, I Gede Astana, Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Kalsel, menyebut ada sekitar 500 an jemaat yang memenuhi Vihara Dhamasoka Banjarmasin. “Jika mengacu statistik umat Buddha di Kalsel, ada sekitar 4000,” terangnya.

Kegiatan ibadahan perayaan hari Waisak sendiri, dilanjutkan pada malam harinya, yakni puja bhakti dan detik-detik Waisak pada Pukul 19.00 wita hingga pukul 21.00 wita saat Gautama Buddha mencapai pencerahan sempurna. (mof/ay/ran)


BACA JUGA

Jumat, 12 Oktober 2018 09:39

Sembilan Pengungsi Palu "Terdampar" di Banjarmasin, Begini Nasibnya

Empat hari bertahan hidup tanpa bantuan. Melihat penjarahan di mana-mana. Sembilan pengungsi berlayar…

Kamis, 11 Oktober 2018 10:43

Hasan Senso, Tokoh Kenamaan Karang Intan Berpulang

Hasan Senso meninggal dalam usia 56 tahun siang kemarin di Desa Mandiangin Barat, Kabupaten Banjar.…

Senin, 08 Oktober 2018 13:51

Kisah Maidian yang Mencari Kabar Istri dan Anak di Sulteng

Palu dan Banjarmasin jaraknya jauh sekali. Getaran gempa di Sulawesi Tengah, tak sampai ke kota ini.…

Jumat, 05 Oktober 2018 10:38

Slamet Ingatkan Hak Kaum Difabel Lewat Puisi

Ini pengalaman pertama Slamet Riyadi dalam menulis puisi. Nilai sastranya memang tidak wow. Tapi, puisi…

Senin, 01 Oktober 2018 11:17

Nobar Film G30S/PKI, Memahami Sejarah Lewat Film

BANJARMASIN - Mengenang dan memahami sejarah. Itulah misi dari nonton bareng film G30S/PKI yang digelar…

Minggu, 30 September 2018 11:18

Perkantoran Pemprov Kalsel Dijadikan Wisata Edukasi

Menjelang Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-38, kawasan Perkantoran Setdaprov Kalsel di Banjarbaru, disulap…

Minggu, 30 September 2018 11:10

Sosok Ummi Maktum Abad Ini (Bagian 2)

Jika tak merasa ditampar oleh cerita ini, artinya iman sedang memerlukan reparasi. Tanpa kedua kaki…

Minggu, 30 September 2018 11:08

Sosok Ummi Maktum Abad Ini (Bagian 1)

KISAH Hanafi terungkap berkat Ustadz Wahyudi Ibnu Yusuf. Mahasiswa program doktoral (S3) Universitas…

Jumat, 28 September 2018 10:17

Kisah Arbainah Perajin Tanggui di Sungai Pandai

Tahun 2011, katarak menyerang bola mata sebelah kanan milik Arbainah. Hingga yang sebelah kiri pun terenggut,…

Senin, 24 September 2018 09:29

Yurien, Satu-Satunya Anggota Patwal Wanita Dishub Banjarbaru

Pria dan wanita memang beda, tapi soal pekerjaan mungkin kaum Hawa bisa sebanding dengan kaum Adam.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .