MANAGED BY:
SENIN
20 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 02 Juni 2018 13:38
Ini Nih Ustaz Asal, Imam Mekkah berdarah Kandangan

Dibimbing Syekh Hasan Bukhari, Raih Predikat Excellent

BERPRESTASI : Ustaz Asal bin Yanto saat menerima penghargaan sebagai Guru Alquran di Kota Mekkah. Diserahkan Khatib Masjidil Haram Syekh Saleh Al-Thalib. Yang didampingi Imam Masjidil Haram, Syekh Dr Hsan Bukari.

PROKAL.CO, Ustaz Asal kini wara-wiri di media sosial. Parasnya tampan. Suaranya juga merdu kala membaca Alquran. Dia adalah anak muda Mekkah yang berdarah Kandangan.

MUHAMMAD AKBAR, Amuntai

Ini tulisan antar negara. Penulis berada di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), sementara narasumber lahir dan menetap di Mekkah. Bernama Asal bin Yanto bin Jumri bin Bakri Al-Banjari. Dia akrab dipanggil Ustaz Asal.

Lalu, apa kaitan antara penulis dan narasumber? Jawabnya; sama-sama orang Hulu Sungai. Asal anak pertama pasangan Ustaz Yanto dan Ustazah Mariyati. Kedua orang tuanya ini berasal dari Kandangan, Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalsel.

Asal lahir di Kota Mekkah, tahun 1997. Dalam kalender hijriah; 1418. Kini dia didaulat menjadi imam tetap di salah satu masjid di Arab Saudi. Seperti Masjid Al-Bashawiri, Asyur Bukhari, Ar-Ridha, Syekh ibn Utsmain, Masjid Bin Laden dan Masjid Birrul Walidain. Bahkan sudah dilakukannya sejak usianya 15 tahun.

Kisah ini berawal dari Mualim Nur Hidayatullah Yuzarsif. Ustaz di Ponpok Pesantren Rakha Amuntai, HSU. Pria yang juga dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Walisongo, Semarang ini memberikan kontak Ustaz Asal.

"Silakan hubungi nomor ini. Insya Allah kontak beliau aktif. Tapi harap maklum kalau lambat dibalas. Sebab perbedaan waktu yang cukup jauh. Di sana subuh, kita tengah malam. Jadi harap maklum mas," kata Ustaz Hidayatullah.

Apa yang diutarakan Hidayatullah ternyata benar. Menghubungi Ustaz Asal tak mudah. Pesan baru direspons satu hari setelahnya. Bukan karena mengabaikan, tapi lantaran perbedaan waktu.

Ini adalah momen prime time. Penulis tak menyia-nyiakan respons tersebut. Obrolan melalui pesan singkat pun lantas mengalir.

Pertanyaan penulis langsung to the point. Bagaimana bisa anak muda Banua didaulat menjadi imam masjid di tanah para rasul? Asal menjawabnya singkat; karena Alquran. "Alquran tidak mengenal tua dan muda. Sehingga mandat itupun datang ke saya," kata Asal menggunakan kosa kata Banjar. Karena itulah ia dipercaya mengimami salat rawatib, tarawih, dan qiyamul lail.

Asal tak sekadar khatam Alquran. Dia juga hafal seluruh isinya. Bagi dia, kitab suci yang diwahyukan Allah kepada Nabi Muhammad ini adalah pedoman utama umat muslim. 

Di Mekkah Asal dibimbing Imam Masjidil Haram Syekh Hasan Bukhari. Untuk menamatkan Alquran riwayat Syu’bah bin ‘Ashim Al-Kufi.

Pada usia 12 tahun, dia sudah hafal Alquran. Dan meraih ijazah dengan predikat excellent dari Lembaga Hafalan Alquran di Kota Mekkah. 

"Di Mekkah saya tidak mondok seperti banyak santri lainnya. Tapi belajar di sekolah agama di sana. Tinggal pun di rumah orang tua," tuturnya.

Sejak kecil, Asal sudah mendapat pendidikan Alquran dari kedua orang tuanya. Jadi hal pokok yang diutamakan dalam kehidupan. "Apa kata orang tua insya Allah baik bagi anak-anaknya," ucap Asal.

Kehidupan Asal memang dipenuhi segudang prestasi. Mengambil contaoh, dia pernah mendapat juara 1 Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Kota Makkah. Selain itu, peringkat utama pada Musabaqah Hifzhil Qur’an di Masjid Al-Kuwaiti.

Pemuda ini bahkan kerap mejeng di stasiun televisi di Mekkah. Untuk membacakan ayat suci Alquran pada acara-acara khusus yang dihadiri oleh syekh, ulama, dan tokoh di sana.

Selain menjadi imam, Ustaz Asal juga sibuk mengajar hafalan, tahsin dan tilawah Quran. "Ilmu harus dibagikan. Saya mengajar anak-anak warga Arab Masjid Asyur Bukhari Makkah, di bawah binaan Syekh Hasan Bukhari, mengajar Mahasiswa luar negeri di Masjid Fakultas Dakwah di bawah binaan Universitas Ummul Qura," sebutnya.

Setiap bulan Sya’ban diadakan penutupan tahfizh, sehingga mahasiswa pulang ke negerinya masing-masing. Saat itulah Ustadz Asal kembali tampil bersama tokoh dan ulama Mekkah. Seperti Imam Masjidil Haram Syekh Dr Hasan Bukhari dan Khatibnya Imam Saleh al-Thalib yang juga tercatat sebagai Hakim Agung di sana.

Di akhir perbincangan, Asal punya pesan kepada anak muda muslim di Banua. Agar menyibukkan diri dengan membaca Alquran. "Alquran kitab mulia, diwahyukan pada Nabi Muhammad SAW, melalui malaikat yang paling mulia, Jibril. Diturunkan pada bulan mulia yakni Ramadan dan malam yang sangat mulia, malam lailatul qadar, lebih baik dari seribu bulan," tutupnya. (ma/nur)


BACA JUGA

Minggu, 19 Agustus 2018 18:31

Giliran Calon Anggota DPD Dicoret KPU

BANJARMASIN - Habib Ahmad Baharun harus legawa. Namanya dicoret oleh KPU Kalsel dai daftar bakal calon…

Minggu, 19 Agustus 2018 15:35

Demi Pasar Tungging, Pemkot Banjarmasin Rogoh APBD Senilai ini

BANJARMASIN - Langkah Pemko Banjarmasin melakukan revitalisasi Pasar Tungging Belitung terus berlanjut.…

Sabtu, 18 Agustus 2018 16:25

Karnaval Kemerdekaan, Kapolres Kotabaru Kayuh Becak

KOTABARU - Warga Kotabaru mendadak heboh. Kepala Polisi di pesisir ujung tenggara Kalsel mengayuh becak,…

Sabtu, 18 Agustus 2018 13:21

16 Menit yang Bikin Merinding

  Naskah Demang Lehman ditulis Adjim Arijadi pada tahun 1964 di Yogyakarta. 54 tahun berselang,…

Sabtu, 18 Agustus 2018 13:10

Veteran Masih Menumpang di Pasar

BANJARMASIN - Keadaan Legiun Veteran Banjarmasin semakin membaik. Dari APBD 2018, kini disisihkan dana…

Sabtu, 18 Agustus 2018 12:58

Butuh Perda Lindungi Kontraktor Lokal

BANJARMASIN – Kontraktor lokal di Banua berharap Pemprov dan DPRD Kalsel segera menggodok Raperda…

Sabtu, 18 Agustus 2018 12:54

Lomba Berhubungan dengan Ikan

BANJARMASIN – Ada lomba unik yang digelar di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, Banjar Raya, Banjarmasin…

Sabtu, 18 Agustus 2018 12:40

Napi Rayakan Kemerdekaan

MARABAHAN - Suasana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Marabahan tampak tak seperti biasa, Jumat…

Jumat, 17 Agustus 2018 17:10
Pemkab Balangan

Momen HUT RI, Pemkab Balangan Terima dan Beri Bantuan

  PARINGIN – Upacara pengibaran bendera Merah Putih pada puncak Hari Kemerdekaan Republik…

Jumat, 17 Agustus 2018 16:05

Minim Museum, Peninggalan-Peninggalan Sejarah Berdebu di Banua

Memiliki sejarah yang kaya, Kalimantan Selatan tak punya museum untuk menyimpannya. Bahkan jika punya,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .