MANAGED BY:
SENIN
20 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Minggu, 03 Juni 2018 12:29
Senjakala Sastra Lisan Belamut, Jaya Pada Masanya, Kini Minim Apresiasi
Maestro Lamut Kalsel, Gusti Jamhar Akbar (77)

PROKAL.CO, Menjadi seniman lamut sejak puluhan tahun, Gusti Jamhar Akbar akhirnya memutuskan pensiun dari panggung seni. Katanya sih karena usia. Lantas, siapa yang akan meneruskan tongkat estafet?

------------------------------------------------

DONNY MUSLIM, Banjarmasin

-----------------------------------------------

Mengenakan kaos polos putih dan celana kain berwarna krem, Maestro Lamut Kalsel, Gusti Jamhar Akbar (77) berbincang dengan penulis di rumahnya, kemarin (2/6). Terletak di Gang Mujahid Aman, Alalak Selatan, Banjarmasin Utara.

Ia bicara blak-blakan mengenai kondisi seni lamut. Yang semakin terpinggirkan dan minim peminat lantaran kalah populer dibandingkan seni kontemporer.

Bagi yang belum sempat tahu, lamut adalah seni tradisi lisan di khas Kalsel. Berada di puncak kejayaan di masa Kerajaan Banjar di bawah kepemimpinan Sultan Suriansyah, hingga era tahun 1970-an.

Seni tradisi lisan dengan alat sebiji tarbang, kesenian ini hidup langgeng bersama Madihin, Bakesah, serta Bapantun.

"Pemerintah daerah sekarang menjadikan lamut seperti anak tiri. Wadah untuk berkesenian lamut tidak ada. Sementara, kesenian lainnya diberi ruang seluas-luasnya," ujarnya memulai ngobrolan.

Yang membuat Jamhar mengelus dada, pamor belamut justru lebih terdengar di luar Kalsel. Sampai-sampai, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata RI pada tahun 2009 lalu mendapuknya sebagai Maestro Lamut. Belakangan, pada tahun 2016, ia juga dipanggil Presiden Joko Widodo. "Namun, pemko dan pemprov justru minim apresiasi," cecarnya.

Padahal, Lamut merupakan kesenian yang punya pamor sejak kerajaan Banjar. Tetapi, seiring perjalanan waktu, Jamhar menyebut tokoh-tokoh pelamutan Kalsel semakin berkurang. Walhasil, ia menjadi satu-satunya masih maju mundur mementaskan kesenian ini.

"Tapi, sejak tiga tahun lalu sudah berhenti pentas. Kalau ada yang mau belajar seni lamut ke tempat saya, ya silakan," kata dia. Alasan Jamhar tak mau mementaskan lamut lagi ada dua: minimnya apresiasi pemerintah daerah dan tubuhnya sudah mulai sakit-sakitan.

Meski sudah terbuka dengan memberikan materi belajar seni lamut, Jamhar juga geleng-geleng kepala karena murid-muridnya belum menguasai kesenian ini. "Ada yang bisa tapi tidak sepenuhnya. Kebanyakannya tidak mampu memainkan. Saya kira, ini cuma soal kemauan," ceritanya. Anak-anaknya pun juga demikian, tidak ada yang mau meneruskan.

Ia berharap, kesenian ini tak benar-benar punah setelah ia meninggal dunia. Lantaran, lamut merupakan kesenian yang cukup langka karena ia sendiri cuma belajar dari ayahnya. "Tidak ada dari orang lain. Ini kesenian yang turun temurun dari keluarga," kata dia. Ia khawatir dirinya menjadi yang terakhir menjadi seorang pelamutan. (at/nur)


BACA JUGA

Kamis, 16 Agustus 2018 13:00

Ditunjuk Menjadi Pembawa Bendera Merah Putih, Sonia dan Annisa Terharu

SONIA Shaleha dan Annisa Fitria Azmi tak berani berharap. Bakal ditunjuk menjadi pembawa bendera merah…

Selasa, 14 Agustus 2018 12:49

Mahathir Muhammad, Siswa asal Tanah Laut yang Berhasil Juara Rubik Pakai Kaki

Prestasi siswa Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Tanah Laut (MAN ICT) ini tergolong luar biasa.…

Senin, 13 Agustus 2018 14:15

Berbincang dengan Komunitas Cosplay Kandangan, Pamerkan Cosplay sambil Silaturrahmi

Tidak semua hobi yang disalurkan berakhir negatif, ada juga yang berakhir dengan kegiatan positif. Seperti…

Sabtu, 11 Agustus 2018 12:52

Kehidupan Veteran di Ujung Banua, Ketua LVRI Masih Harus Jualan Minyak Tanah

Irman Ahmad pernah merasakan desingan peluru penjajah. Di usia tua nya kini, dia berjualan minyak tanah,…

Jumat, 10 Agustus 2018 15:22

Ini Dia, Letkol Pnb Supriyanto, Pilot Pesawat Tempur asal Tanah Laut

Boleh juga yang dilakukan Letkol Pnb Supriyanto, pilot pesawat tempur asal Tanah Laut untuk memotivasi…

Jumat, 10 Agustus 2018 11:01

Jefri 'Jef' Albari Tribowo, Rilis Lagu Cover Sanja Kuning

Setelah sukses dengan album Lagu Banjar, Jefri 'Jef' Albari Tribowo sibuk bersiap untuk album keduanya.…

Rabu, 08 Agustus 2018 12:52

Dari Salat Hajat Sambut HUT Kemerdekaan Bersama Guru Zuhdi

Pembacaan Surah Yasin dan Selawat Nabi Muhammad SAW, terdengar teduh di ruang utama Mahligai Pancasila,…

Rabu, 08 Agustus 2018 12:07

Mengintip Persiapan Paskibraka Banjarmasin Jelang 17 Agustus

Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) Banjarmasin 2018 tampak sibuk. Kemarin (7/8), 28 pelajar pilihan…

Sabtu, 04 Agustus 2018 15:11

Berkenalan dengan BPK dan Tim Emergency Landu, Banjarbaru

Memadamkan api, menolong orang kecelakaan, mengevakuasi korban, itulah yang sering dilakukan BPK dan…

Kamis, 02 Agustus 2018 17:32

Kasihannya..!! Ayah Rela Meminta-Minta Demi Biayai Anak di Rumah Sakit

Tetes air mata menetes dari mata Rosila (46) saat bercerita tentang suaminya, Suparyono(50) yang meminta-minta…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .