MANAGED BY:
SABTU
23 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Senin, 04 Juni 2018 12:54
Melacak Jejak Musyawaratutthalibin, Pergerakan Islam Asli Kalsel

Menyatukan Kaum Muda dan Tua

BERSEJARAH: Bangunan inilah yang dulunya menjadi markas Moesjawaratoetthalibin, kelompok pergerakan islam asli Kalsel. Lokasinya berada di Kuin Selatan, Banjarmasin Barat. | Foto: Donny Muslim/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, Mempersatukan kaum terpelajar Muslim Kalsel, pergerakan Islam bernama Moesjawaratoetthalibin pernah berjaya saat era perjuangan melawan Belanda. Puluhan tahun berlalu, bukti-bukti sejarahnya mulai terbenam.

Peneliti Sejarah Kalsel, Wajidi Amberi mencatat Musyawaratutthalibin (Moesjawaratoetthalibin) merupakan organisasi Islam yang khas. Lantaran, para anggotanya berasal dari campuran beragam kader organisasi Islam yang lebih dulu tenar.

"Seperti Sarekat Islam (SI), dan Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama (NU), gerakan ini mewarnai pergerakan Islam tempo dulu. Namun, isi orang-orangnya unik. Ada yang sudah menjadi kader Muhammadiyah, ada juga yang sudah masuk dalam NU," tutur Wajidi.

Tokoh-tokoh pendiri seperti Haji Ridwan Syahrani, Haji Majedi Effendi dan Haji Amin mendapat dukungan dari para alim ulama. Guru-guru agama serta penuntut-penuntut ilmu di Banjarmasin.

Mengapa banyak orang yang tertarik bergabung? Dalam catatan sejarah Wajidi, organisasi yang berdiri 2 Januari 1931 ini menawarkan iming-iming "jalan tengah". Bagi para kaum muda dan tua terpelajar beragama Islam yang dulu sering bercekcok lantaran perkara agama.

"Perkara khilafiyah seperti apakah boleh qunut atau tidak diributkan. Lalu persoalan besar yang menyangkut kepentingan masyarakat dilupakan. Ini yang dilawan oleh Musyawaratutthalibin. Jadi, gara-gara semangat persatuan, organisasi asal Kalsel ini banyak diminati orang-orang," ceritanya.

Bahkan, dalam perkembangannya organisasi ini mempunyai cabang yang sangat banyak. Tersebar di seluruh wilayah Kalsel. Sampai-sampai, Musyawaratutthalibin juga memiliki cabang di pesisir Sumatera. Seperti Tembilahan, Enok dan Kuala Tungkal. "Di sana merupakan permukiman orang-orang Banjar perantauan," jelasnya.

Untuk di Banjarmasin, markas Musyawaratutthalibin ada di dua tempat. Satu di Jalan Perintis Kemerdekaan, sementara satunya lagi berlokasi di Jalan Kuin Selatan, Banjarmasin Utara. "Nah, di Perintis Kemerdekaan itu markas utama. Kondisinya sekarang sudah menjadi Masjid Al Musyafarah. Sementara, di Kuin cabangnya saja. Nasibnya tinggal puing-puing," kata dia.

Melalui badan-badan itu, selain bergerak dalam bidang keagamaan juga bergerak dalam bidang sosial. Yakni dengan mengadakan kursus-kursus kerajinan hingga pemberantasan buta huruf. Bagian terkenal dari organisasi ini adalah Badan Majelis Pengajaran dan Pendidikan. Program kerjanya menggiatkan berdirinya sekolah-sekolah.

"Jadi, lantaran menjaring kaum muda dan tua serta mengadakan beragam kegiatan sosial, organisasi Musyawaratutthalibin ini boleh dibilang unik," kata dia. Organisasi Islam pertama asli Banua ini telah melampaui zamannya. (dom/at/nur)


BACA JUGA

Rabu, 20 Juni 2018 11:57

Kisah Petugas Posko Mudik di Simpang Empat Banjarbaru

Bertugas sebagai anggota piket di posko mudik, para petugas di Pos Pengamanan Simpang Empat Banjarbaru…

Selasa, 19 Juni 2018 14:16

Masjid-Masjid ini Tetap Sediakan Buka Puasa Pasca Ramadan

Ramadan 1439 Hijriyah telah berlalu. Bagi umat muslim, dianjurkan berpuasa enam hari di bulan Syawal.…

Selasa, 19 Juni 2018 14:08

Mengenal Dokter Fairuz yang Setia Mengawal Kaum Pemudik

Bagi kebanyakan orang, lebaran bersinonim dengan liburan. Tapi untuk segelintir orang, lebaran artinya…

Rabu, 13 Juni 2018 13:18

Gerakan Literasi dari Balik Jeruji Penjara

Lapas Teluk Dalam punya perpustakaan, tapi isinya buku hukum melulu. Mobil perpustakaan keliling Dinas…

Minggu, 10 Juni 2018 13:21

Tempat Cukur Legendaris Banjarmasin: Layani Bayi Sehari Hingga Manula

Beralamat di Jalan Hassanudin HM, no 23. Ada sebuah ruang berbidang segi tiga. Pangkas Rambut Nasional,…

Jumat, 08 Juni 2018 11:15

Kisah Nanang, Penjual Burung Jalak Keliling di Banjarmasin

Dengan mengayuh ontel tua, Nanang (70) berkeliling Kota Banjarmasin. Menjajakan burung jalak, dikurung…

Rabu, 06 Juni 2018 12:53

Geliat Kerajinan Tanggui Pesisir Utara di Banjarmasin

Di balik sumpeknya kehidupan perkotaan. Tepian Utara Kota Banjarmasin ternyata masih menyimpan kearifan…

Selasa, 05 Juni 2018 14:41

Mengintip Kampung Permainan Tradisonal Pendamai di Teluk Tiram Darat

Bulan Ramadan ini Kampung Permainan Tradisional Pendamai bukannya sepi. Tapi makin ramai dikunjungi.…

Minggu, 03 Juni 2018 12:29

Senjakala Sastra Lisan Belamut, Jaya Pada Masanya, Kini Minim Apresiasi

Menjadi seniman lamut sejak puluhan tahun, Gusti Jamhar Akbar akhirnya memutuskan pensiun dari panggung…

Sabtu, 02 Juni 2018 13:19

Mengenal Transpuan Paling Fotogenik di Tahun 2018

Cap negatif melekat pada diri mereka. Kiky Fadilah, transpuan asal Banjarmasin berusaha semampunya.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .