MANAGED BY:
JUMAT
16 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 05 Juni 2018 15:01
Memasuki Akhir Ramadan, Satpol PP Tak Kendur Razia Warung Sakadup
MELANGGAR PERDA: Warung sakadup di Jalan Veteran yang buka pagi hari. Saat terjaring razia gabungan Satpol PP dan Polresta Banjarmasin, awal Ramadan tadi. | Foto: Syarafuddin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Memasuki pekan ketiga bulan Ramadan, Satpol PP belum berniat mengendurkan razia warung sakadup. Kemarin (4/5), kembali terjaring tiga warung. Jika ditotal, sudah 26 warung sakadup yang digebrak petugas.

"Sampai sepekan kedepan, kami masih terus menggelar operasi yustisi penegakan Perda Ramadan," kata Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Banjarmasin, Hermansyah.

Dia menyebutkan, masih ada sejumlah kawasan yang belum tersentuh razia. "Ada beberapa kawasan di Banjarmasin Timur yang kami curigai," imbuhnya.

Dijelaskannya, Satpol PP kini menerapkan pendekatan baru. Jika sebelumnya warung sakadup hanya digaruk saat operasi yustisi dengan mengandalkan informasi intel. Kini, di luar operasi sekalipun bisa dijaring.

Caranya, memanfaatkan patroli berkeliling kota yang rutin digelar Satpol PP dan Linmas. Semua personil diminta membuka mata lebar-lebar. Jika menemukan warung, depot atau restoran yang gelagatnya mencurigakan, segera laporkan ke bagian penindakan.

"Kawan-kawan patroli, kalau ketemu sakadup di jalan akan turun memberikan teguran kepada pemilik. Warungnya akan didata dan dilaporkan ke bagian operasi yustisi untuk ditindaklanjuti," ujarnya.

Terkait hasil tangkapan kemarin, satu warung sakadup terjaring di Jalan Sultan Adam. Satu lagi di Jalan Sutoyo S. Dan terakhir dekat Pelabuhan Trisakti. Sesuai Perda No 4 Tahun 2005 tentang Larangan Kegiatan Selama Bulan Ramadan, pemilik warung dikenai sanksi tipiring (tindak pidana ringan).

Setelah digelandang ke Pengadilan Negeri Banjarmasin, hakim biasanya menjatuhkan vonis denda. Berkisar antara Rp100 ribu sampai Rp150 ribu.

"Trennya bagus. Awal razia digelar terjaring sembilan buah warung. Jumlahnya terus menurun. Sekarang tersisa tiga saja. Artinya razia ini menimbulkan efek jera," ujarnya.

Merujuk Perda Ramadan, warung makan baru boleh buka pada jam lima sore menjelang waktu berbuka puasa. Kelonggaran hanya diberikan pada pedagang Pasar Wadai yang boleh buka sejak jam tiga siang.

Dengan syarat hanya boleh melayani penjualan makanan bungkusan. Dilarang memberikan wadah untuk makan di tempat. "Kalau buka sejak pagi, kasih tempat untuk makan, apalagi secara diam-diam. Ya, itu sudah tergolong sakadup," pungkas Hermansyah. (fud/at/nur)


BACA JUGA

Kamis, 15 November 2018 14:24

Wabup Hadiri Rakornas Kemendesa PDTT

PARINGIN --- Dalam rangka pelaksanaan Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa (UU Desa), melalui…

Kamis, 15 November 2018 14:22

Batumandi Menuju Kecamatan Sayang Ibu

PARINGIN --- - Tim pembinaan dan monitoring Kecamatan Sayang Ibu (KSI) Provinsi Kalsel tahun 2018, Selasa,…

Kamis, 15 November 2018 14:16

Desa Baramban Wakili Balangan di P2WKSS

PARINGIN --- //KUNJUNGAN : Ketua TP PKK Balangan Nursidah Ansharuddin (empat dari kanan) memperkenalkan…

Kamis, 15 November 2018 11:50

Mimpikan Sudimampir Seperti Tanah Abang

WAKIL Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah memimpin rapat tertutup di ruang Sekdako Banjarmasin, Balai…

Kamis, 15 November 2018 11:43

Gagal Uji Emisi Tak Ada Sanksi, Ini Kata Wahyu Hadi Cahyono

BANJARMASIN – Puluhan kendaraan roda empat gagal melewati uji emisi. Artinya, para pemilik mobil…

Kamis, 15 November 2018 11:30

AWAS Jangan Merokok Ditempat Umum, Ini Alasannya

LIMA tahun silam, Pemko Banjarmasin menerbitkan Perda No 7 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).…

Kamis, 15 November 2018 11:20

AKUR...! Beda Pilihan, Tetap Bersaudara

BANJARMASIN - 2019 akan menjadi tahun politik di Indonesia. Ada perhelatan pemilu legislatif dan pemilihan…

Kamis, 15 November 2018 10:26

Ini Alasan Bupati Tanbu Minta Wanita untuk Berinovasi

BATULICIN - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menerima kunjungan tim evaluasi Penilai Lomba Program Terpadu…

Kamis, 15 November 2018 10:19

APKASI Perjuangkan Tuntutan Tenaga Honorer

BATULICIN - Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Indonesia (APKASI) Mardani H Maming, memberikan arahan…

Kamis, 15 November 2018 10:13

Wariskan Nilai Perjuangan Dan Patriotisme

BATULICIN - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melaksanakan upacara gabungan dalam rangka memperingati…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .