MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 07 Juni 2018 15:42
Jelang Idul Fitri, Stok Beras Dipastikan Aman
PASOKAN AMAN: Kadisperindag Banjarmasin, Khairil Anwar dan Kabag Perekonomian, Lily Dwiyanti mendatangi sentra penjualan beras lokal di Jalan Pasar Pagi. Sebelumnya tim menyidak Pasar Lama.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Banjarmasin menyidak sejumlah pasar tradisional dan modern, kemarin (6/6). Untuk mengecek kesiapan setok dan gejolak harga barang pokok menjelang Idul Fitri.

Sasaran pertama adalah Pasar Lama di Jalan Perintis Kemerdekaan. Salah satu pasar tradisional terbesar dan tertua di pusat kota.

Temuan tim, terjadi kenaikan harga pada komoditi daging sapi. Sebelumnya sudah naik ke harga Rp120 ribu per kilogram. Harga terkini sudah menyentuh Rp130 ribu per kilogram. Padahal, lebaran akan tiba kurang dari 10 hari lagi.

"Dari keterangan pedagang, terjadi kenaikan tarif angkutan. Persisnya saat memindahkan pasokan barang dari transportasi darat ke air," jelas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Banjarmasin, Khairil Anwar.

Khairil mengaku sudah coba membujuk para distributor. Untuk menambah pasokan daging sapi ke pasar-pasar tradisional agar harga bisa ditekan.

"Kabar baiknya, harga telor sudah turun. Kemarin sempat naik menjadi Rp25 ribu per kilogram. Terbilang mahal. Sekarang sudah turun menjadi Rp22,5 ribu," imbuhnya.

Tim kemudian bergeser ke Jalan Pasar Pagi. Mendatangi sentra penjualan beras lokal di Muara Kelayan. Dari cerita pedagang, harga beras terbilang stabil. Mereka tak mungkin menaikkan harga beras karena musim panen sudah dekat.

"Saya biasanya mengambil beras dari petani Anjir (Barito Kuala). Satu bulan lagi mereka panen. Artinya kami harus lekas menghabiskan setok di gudang. Mustahil bisa menaikkan harga," kata Rina dari Toko Beras Uhud.

Untuk beras lokal mutu terbaik, Mayang Top dihargai Rp200 ribu per belek (satu belek 20 liter). Paling bontot adalah beras Siam dengan harga Rp130 ribu per belek. Harga-harga ini disebut Rina relatif normal.

"Lonjakan harga memang sempat terjadi pada awal Ramadan. Rata-rata Rp5 ribu per belek. Tidak banyak. Tapi sekarang sudah turun," imbuh perempuan berkerudung tersebut.

Padahal, justru menjelang lebaran lah penjualan beras meningkat. Karena umat Islam senang meramaikan Idul Fitri dengan memasak ketupat. Ditambah lagi dengan kewajiban menunaikan zakat fitrah.

"Pasokan beras sangat aman. Terutama beras lokal. Lidah orang Banjar kan berbeda. Mereka tak mau memakan beras luar. Misalkan beras Jawa. Meskipun harganya jauh lebih murah," pungkas Rina. (fud/at/nur)


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 18:33

Bagi Bupati ini, Radar Banjarmasin Penyemangat Pengelolaan Lingkungan  

TANJUNG -- Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani tersenyum ketika melihat…

Kamis, 17 Januari 2019 13:16

Spanduk dan Baliho Dimana-Mana, Pemandangan Kota Makin Semrawut

BANJARMASIN - Musim kampanye tiba, pemandangan kota pun semrawut. Spanduk…

Kamis, 17 Januari 2019 13:08

DBD Capai Dua Ribu Kasus di Tahun 2018

BANJARMASIN - Wabah Demam Berdarah benar-benar meneror masyarakat Banua. Jumlah…

Kamis, 17 Januari 2019 12:59

Berita Duka, Mukhtar Sarman Tutup Usia

BANJARBARU - Dunia pendidikan Banua sedang berduka. Dosen Fakultas Ilmu…

Kamis, 17 Januari 2019 12:55

Pergantian Komandan Korem 101/Antasari

Komandan Korem 101/Antasari kini dijabat Kolonel Inf Mohammad Syech Ismed.…

Kamis, 17 Januari 2019 11:25

Penyandang Disabilitas Daftarkan Diri Sebagai Relawan Demokrasi KPU

BANJARBARU - Sejak dibuka dari tanggal 11 Januari lalu. Pendaftaran…

Kamis, 17 Januari 2019 11:20

Hati-Hati!! DLH Akan Mulai Terapkan Sanksi Perda Sampah

BANJARBARU - Sukses meraih Penghargaan Adipura tahun 2018. Pemko Banjarbaru…

Kamis, 17 Januari 2019 11:14

Pihak Ketiga Tidak Lagi Dilibatkan

BANJARBARU - Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Perparkiran yang…

Kamis, 17 Januari 2019 10:25

Polemik Pajak Tempat Hiburan Malam

Pada sidak ke THM beberapa waktu lalu, Komisi II DPRD…

Kamis, 17 Januari 2019 10:15

Lonjakan Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Sepanjang Tahun 2018

BANJARMASIN - Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*