MANAGED BY:
MINGGU
19 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 07 Juni 2018 15:52
Aksi Pencurian Batu Bara Karungan di Kalsel Kembali Marak
DIAMANKAN: Perahu pelaku pencurian batu bara karungan di perairan Sungai Barito, Sabtu (2/6) dini hari.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Aksi nekat perampokan batu bara karungan di kapal-kapal tongkang Sungai Barito kembali mengemuka. Dalam tiga tahun terakhir Polda Kalsel mencatat 50 kasus pencurian. Pendekatan hukum kepada para pelaku dianggap tak mempan.

Direktur Polair Polda Kalsel, Gatot Wahyudi mengungkapkan kasus terakhir terjadi Sabtu (2/6) dini hari lalu, di perairan Sungai Barito. Kepolisian mengamankan 17 pelaku pencurian emas hitam karungan. Rata-rata aktornya berasal dari Kota Banjarmasin.  

"Belasan orang itu memakai perahu kelotok. Modusnya, para pelaku menaiki tongkang yang mengangkut batu bara lalu memasukannya dalam karung dengan bantuan sekop ketika sepi. Setelah selesai karung dipindahkan menuju kelotok," tutur Gatot. Ditanya batu bara karungan bakal dioper ke mana, ia belum bisa memastikan lantaran masih proses pemeriksaan.  

Aktivitas penggondolan batu bara karungan ini terjadi sejak tiga tahun lalu. Saat itu, Dirpolair Polda Kalsel mengungkap berhasil 35 kasus. Tahun berikutnya, menurun menjadi 5 kasus. Untuk tahun ini, sudah ada tiga kasus yang dibongkar. 

"Memang menurun. Tapi, menurut saya ini akan terus berulang jika yang bekerja hanya pendekatan hukum," kata Gatot. Artinya, ia menyentil peran pemerintah kota untuk lebih getol memberdayakan masyarakat lewat pendekatan sosial. 

"Ini kan urusan perut. Apalagi menjelang Lebaran. Jadi semuanya perlu saling berpangku tangan. Semuanya harus aktif," imbuhnya. Jika memberantas problem pencurian batu bara karungan hanya bertumpu kekuatan kepolisian, Gatot sangsi persoalan bisa cepat teratasi.

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk tidak takut melaporkan kepada kepolisian jika melihat praktik pencurian di lapangan. "Di perairan ini lebih susah pengawasannya. Beda dengan di darat. Makanya perlu bantuan masyarakat," tuntasnya. (dom/at/nur)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Mei 2019 15:55
BREAKING NEWS

Berani Maling Helm di Kantor Pemko Banjarmasin, Pria ini Akhirnya Tertangkap

BANJARMASIN - Terciduk, sudah berhasil menggasak 5 buah helm pagi…

Sabtu, 18 Mei 2019 10:27

Dua Pekan Diburu, Pencuri ini Dibekuk

BANJARMASIN - Dua pekan diburu, Fahrul Rozi ternyata sudah dibekuk.…

Sabtu, 18 Mei 2019 09:18

Laporan Adhariani Tentang Politik Uang Beberapa Caleg Dianggap Kedaluwarsa

BANJARMASIN - Bawaslu Kalsel memeriksa caleg Partai Demokrat, Ahmad Heru…

Jumat, 17 Mei 2019 16:01

Polres Balangan Amankan 1,2 Kg Sabu, Begini Kronologinya

PARINGIN – Berawal dari informasi bahwa ada 2 orang laki-laki…

Jumat, 17 Mei 2019 11:11
BREAKING NEWS

Jatanras Polres HSU Hadiahi Dua Timah Panas ke Residivis Bongkar Jok

AMUNTAI - Unit Jatanras Satreskrim Polres HSU berhasil mengungkap tindak…

Jumat, 17 Mei 2019 11:10

Gerebek Sita 4 Paket Sabu

BANJARMASIN - Lebaran bakal dirasakan M Yunus alias Yunus (41)…

Jumat, 17 Mei 2019 11:07

Harus Lebaran di Jeruji Besi

RANTAU - Arianto (28) terpaksa harus lebaran di balik jeruji…

Jumat, 17 Mei 2019 10:58

Pengutil Pasar Antasari Tertangkap

BANJARMASIN - Pedagang di kawasan Sentra Antasari, termasuk Kasbah setidaknya…

Jumat, 17 Mei 2019 10:13

Fakta Sebenarnya Dari Hebohnya Bocah Ditemukan di Gorong-gorong RTH Tapin

RANTAU - Warganet dihebohkan dengan video adanya penemuan seorang anak…

Jumat, 17 Mei 2019 09:34

Kasihan, Pencuri HP Tak Jadi Dipenjara

BANJARMASIN - Meski bonyok Sufiansyah (40) patut bersyukur tak terseret…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*