MANAGED BY:
SENIN
18 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 07 Juni 2018 15:10
Waspada Beli Daging di Super Market, Rusak Sedikit, Bisa Keracunan
NIHIL: Medik veteriner Anang Dwijatmiko (tengah memegang daging) saat mengecek daging beku di Hypermart, Duta Mall. Hingga akhir sidak, nihil temuan. Anang mewantiwanti pentingnya kontrol suhu ruang pendingin daging impor. | Foto: Syarafuddin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BAGI yang enggan dijerang matahari dan menghadapi jalanan becek, super market menjadi pilihan utama berbelanja. Tak luput dari sidak kemarin, pasar modern juga disambangi.

Dari Jalan Pasar Pagi, tim beralih ke Duta Mall. Incaran utama adalah stan penjualan daging beku di Duta Mall. Baik ayam potong, daging sapi, kerbau, maupun ikan laut. Memeriksa kondisi daging dan lemari pendingin.

"Sampai sekarang nihil temuan. Yang kami cek masih fresh," kata Medik Veteriner dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Banjarmasin, Anang Dwijatmiko.

Anang mencari kasus kerusakan daging. Biasanya terjadi karena ruang penyimpanan yang tidak memenuhi standar. Misal, pendingin harus terkontrol dalam suhu minus 20 derajat Celcius.

"Kurang dari itu, daging bisa rusak. Mengenalinya mudah saja. Ciri-cirinya saat ditekan terasa lembek. Secara kasat mata ada balur-balur warna biru pada permukaan daging," imbuhnya.

Anang mengingatkan, daging rusak jangan dianggap sepele. "Kalau dikonsumsi mengakibatkan keracunan. Dampaknya bakal fatal," tukasnya.

Sebenarnya, daging beku yang masuk super market, dipasok para importir yang memang sudah mengantongi sertifikat. Namun, Anang tetap mewanti-wanti pengelola. Setiba di Banjarmasin, ruang penyimpanan menjadi krusial.

Secara halus, Anang lebih menyarankan berbelanja ke pasar tradisional. "Di pasar, pedagang menjual daging segar lokal. Dipotong hari ini, habis terjual hari ini juga. Kalaupun tersisa sedikit, masuk kulkas untuk dijual besok," jelasnya.

Selain mengecek penjualan daging, tim juga menyasar kue-kue kering kalengan. Yang menjadi primadona untuk pembuatan parsel. Yang dicek terkait tanggal kedaluwarsa. (fud/at/nur)


BACA JUGA

Senin, 18 Februari 2019 14:39
BREAKING NEWS

Rencana Kunker Keluar Negeri Anggota DPRD Didemo Warga

BANJARMASIN -- Rencana kunjungan kerja anggota DPRD Kalsel ke luar…

Senin, 18 Februari 2019 13:25

Boyong Kadis PUPR, Komisi III DPRD Tinjau Titik Rawan Banjir

BANJARBARU - Musim hujan membuat beberapa titik di Banjarbaru tergenang…

Senin, 18 Februari 2019 11:57

Banjir Membuat Aktivitas Warga Kompleks Tapin Mandiri 3 Terhenti

RANTAU - Aktivitas warga Kompleks Tapin Mandiri 3 Kelurahan Rangda…

Senin, 18 Februari 2019 11:52

Perkumpulan Relawan Tidak Diawasi Pemprov

BANJARMASIN - Menjelang Pilpres, perkumpulan relawan marak bermunculan. Mereka berlomba-lomba…

Senin, 18 Februari 2019 11:25

Akibat Cuaca Buruk, Dua Penerbangan Mengalami Gagal Landing

BANJARBARU - Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Banjarbaru,…

Senin, 18 Februari 2019 10:39

Semoga Aman dan Tertib, Warga Tabanio Gelar Doa Bersama

PELAIHARI – Pemilu 2019 sudah kian dekat. Kondisi suasana perpolitikan…

Senin, 18 Februari 2019 10:12

Pipa Bocor PDAM Bandarmasih Selesai Diperbaiki

BANJARMASIN - Warga Banjarmasin layak bergembira. Suplai air bersih ke…

Senin, 18 Februari 2019 10:00

Akhir Februari Dieksekusi, Pemko dan Pemilik Bangunan Tak Kunjung Bertemu

BANJARMASIN – Pertemuan antara Pemko Banjarmasin dan delapan pemilik bangunan…

Senin, 18 Februari 2019 09:50

Ananda Ingatkan Pemko Untuk Lebih Teliti Serta Tidak Gegabah

BANJARMASIN – Ketua DPRD Banjarmasin, Ananda angkat bicara. Soal kondisi…

Senin, 18 Februari 2019 08:44

Wawali Menghadiri Sekaligus Membuka RAT GAKOPRIM Banjarbaru

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan didampingi Ketua…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*