MANAGED BY:
SENIN
20 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 11 Juni 2018 11:27
Kasihannya..! Sering Sakit-sakitan, Wartawan ini Akhirnya Meninggal di Lapas
M Yusuf

PROKAL.CO, KOTABARU - Masih ingat dengan pewarta Yusuf yang ditahan terkait kasus dugaan pencemaran nama baik? Minggu (10/6) sore kemarin Yusuf ditemukan meninggal di penjara. Dia dikabarkan meninggal setelah mengeluh sakit dada disertai muntah.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kotabaru Ajun Komisaris Polisi Suria Miftah Irawan mengatakan Yusuf sempat mengeluh kepada petugas Lapas bahwa dia mengalami sakit dada. Yusuf kemudian muntah pada pukul 14.00. Yusuf saat itu berada di dalam sel Lapas Kotabaru, sekitar 400 meter dari RSUD Kotabaru.

Petugas Lapas kata Suria segera membawa Yusuf ke RSUD. Masuk ke ruang IGD. Namun pukul 14.30 Yusuf dinyatakan meninggal. "Hasil visum sementara tidak ada tanda-tanda kekerasan," ujar Suria.

Arpaidah, istri almarhum kepada Radar Banjarmasin mengatakan. Sejak pukul 12.00 siang sampai sekitar pukul 14.00 dia dan suaminya saling sms san. Yusuf menulis di SMS katanya, menanyakan kabar anak-anak. Meminta antarkan obat dan baju untuk hari raya nanti.

Kemudian katanya, dia dapat telepon dari petugas Lapas. Arpaidah diminta ke rumah sakit. Yusuf dikabarkan sakit dan dirawat. Sekitar pukul 14.30 Arpidah mengaku tiba di rumah sakit, namun yang dia dapati hanya jenazah suaminya. "Saya tanya, itu kenapa dibungkus (kain)," kata Arpaidah.

Masih dari Arpaidah, rekan Yusuf di Lapas katanya waktu itu sedang makan. Tiba-tiba korban muntah dan langsung tidak sadarkan diri. Saat itu petugas segera membawanya ke rumah sakit. "Banyak muntahannya di baju,"' katanya.

Sayang Arpaidah mengaku tidak melihat hasil visum. Tapi katanya, menurut dokter Yusuf meninggal serangan jantung.

Menurut Arpaidah, suaminya yang meninggalkannya dua orang anak kecil itu memang sakit-sakitan. Jantung sudah diidap sekitar tujuh tahun lalu. Juga ada penyakit lambung kronis, dan pernah kena stroke ringan.

Dengan riwayat itu katanya dia berkali-kali ajukan penangguhan penahanan. Tapi selalu ditolak kejaksaan. Alasan kejaksaan kata dia, karena izin dari pengadilan hanya izin berobat sehari. Saat menuturkan ini Arpaidah tidak kuasa menahan isak.

Dia menambahkan, sudah pernah konsultasi dengan dokter spesialis. Yusuf katanya memang harus dirawat intensif karena penyakit yang dideritanya. Menurut istri, waktu masih muda, Yusuf memang biasa minum-minum dan obat. Tapi akunya, suaminya sudah berhenti sejak tiga tahun lalu.

Yusuf rencananya akan dimakamkan di Desa Hilir Muara tempatnya tinggal, hari ini. Ditanya apa yang akan dilakukan Arpaidah, dia mengaku belum tahu. Namun dia mengatakan, sangat menyesalkan keputusan kejaksaan yang tidak memberikan izin rawat inap.

Sementara itu dokter yang menangani di ruang IGD dr Arul Rahman mengatakan. Korban tiba sekitar pukul 14.20. "Tapi sudah tidak ada nafas dan denyut jantung," akunya. Saat itu kayanya dokter berusaha semampunya untuk mengembalikan denyut jantung. Ditanya soal muntahan, Arul membenarkan ada di baju korban, tapi pihaknya belum memeriksa itu.

Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Kotabaru Agung Nugroho membantah bahwa kejaksaan tidak memberikan izin rawat inap atau penangguhan penahanan. Sudah dua kali kata dia diberikan. Memang dua kali itu masing-masing hanya sehari di RSUD Kotabaru. Dikeluarkannya Yusuf dari ruang rawat inap aku Agung atas keterangan dokter. Dia mengaku semua dilakukan prosedural berdasarkan keterangan dokter yang menangani.

Kemudian kejaksaan katanya sudah melakukan prosedur penyerahan jenazah. Dan penandatanganan pihak keluarga tidak menuntut pihak mana pun. Ketua PWI Kotabaru Imam Hanafi enggan mengomentari kejadian itu. Ditanya apakah korban anggota PWI, dia mengatakan bukan. (zal/ay/ran)


BACA JUGA

Senin, 20 Mei 2019 10:18

3 Budak Narkotika Sungai Loban Dibekuk

BATULICIN - Jajaran Polsek Sungai Loban membekuk pengguna dan pengedar…

Senin, 20 Mei 2019 09:36

TELALUNYA AEE..!! Siang Bolong Adu Ayam, Ya Ditangkap..!!

BANJARMASIN - Empat pria digiring Satgas Sikat Intan bersama Unit…

Senin, 20 Mei 2019 09:07

Kasus Dihentikan, Nasrullah Bakal Adukan Bawaslu

BANJARMASIN - Setelah laporannya dihentikan, Nasrullah AR tak patah semangat.…

Sabtu, 18 Mei 2019 15:55
BREAKING NEWS

Berani Maling Helm di Kantor Pemko Banjarmasin, Pria ini Akhirnya Tertangkap

BANJARMASIN - Terciduk, sudah berhasil menggasak 5 buah helm pagi…

Sabtu, 18 Mei 2019 10:27

Dua Pekan Diburu, Pencuri ini Dibekuk

BANJARMASIN - Dua pekan diburu, Fahrul Rozi ternyata sudah dibekuk.…

Sabtu, 18 Mei 2019 09:18

Laporan Adhariani Tentang Politik Uang Beberapa Caleg Dianggap Kedaluwarsa

BANJARMASIN - Bawaslu Kalsel memeriksa caleg Partai Demokrat, Ahmad Heru…

Jumat, 17 Mei 2019 16:01

Polres Balangan Amankan 1,2 Kg Sabu, Begini Kronologinya

PARINGIN – Berawal dari informasi bahwa ada 2 orang laki-laki…

Jumat, 17 Mei 2019 11:11
BREAKING NEWS

Jatanras Polres HSU Hadiahi Dua Timah Panas ke Residivis Bongkar Jok

AMUNTAI - Unit Jatanras Satreskrim Polres HSU berhasil mengungkap tindak…

Jumat, 17 Mei 2019 11:10

Gerebek Sita 4 Paket Sabu

BANJARMASIN - Lebaran bakal dirasakan M Yunus alias Yunus (41)…

Jumat, 17 Mei 2019 11:07

Harus Lebaran di Jeruji Besi

RANTAU - Arianto (28) terpaksa harus lebaran di balik jeruji…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*