MANAGED BY:
SABTU
25 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 11 Juni 2018 12:22
Gak Malu-Malu Lagi, Ada Carnophen di Platform Jual Beli Online

Polisi Pernah Tertipu

PROKAL.CO, Peredaran narkotika jenis Carnophen punya gaya baru. Jauh lebih gila, para pengedarnya mulai nekat terang-terangan menggunakan situs jual beli daring sebagai perantara transaksi.

Dari temuan Radar Banjarmasin kemarin (10/6), secara mengejutkan ada iklan-iklan pil Carnophen dalam salah satu situs jual beli online ternama. Dipasarkan di wilayah Kota Banjarmasin. Totalnya ada lima buah iklan diunggah sekaligus oleh satu buah akun.

Dalam iklan, penjual menjajakan pil Carnophen dengan harga Rp485 ribu/boks. Setelah tawar menawar, pembeli bisa bertemu secara langsung dengan penjual di suatu tempat serta membayar secara tunai. Istilah dalam jual beli daring: Cash on Delivery (CoD).

Penulis mencoba menghubungi penjual melalui telepon seluler. Benar, yang dijual adalah pil teler itu. "Kalau mau langsung aja, nanti habis. Kita ketemuan di tempat kalau sudah pasti," ujarnya secara hemat. Namun, ia enggan menyebut lokasi jual beli jika transaksi belum pasti.

Kepala Satuan Resor Narkoba Polresta Banjarmasin, Kompol Herry Purwanto mengatakan akan menindaklanjuti temuan. Jika ditarik ke belakang, perkara jual beli pil teler lewat situs online ini sudah pernah terjadi. Hanya saja polisi tak menemukan faktanya. Mereka justru tertipu.

Pihak kepolisian pernah mencoba memancing beberapa penjual. "Dapat satu boks. Tapi setelah ditemui atau CoD, isinya hanya jerami," kata Herry.

Kasus itupun kemudian ditetapkan sebagai penipuan. Lantaran tak ada bukti keberadaan pil tersebut. Pelakunya kemudian dipulangkan.

Menurut Herry, mustahil jual beli barang gelap bisa terang-terangan dilakukan. "Latar belakangnya masalah perekonomian. Apalagi, ini menjelang lebaran. Pasti ada macam-macam cara orang untuk mendapatkan uang," tuntasnya.

Meski begitu, menurut Herry polisi tetap akan menyelidiki kasus tersebut. Mengingat pil Carnophen sudah naik level menjadi golongan 1. Artinya, pengguna maupun pengedar dapat dijerat dengan UU Narkotika. (dom/at/nur)


BACA JUGA

Sabtu, 25 Mei 2019 10:48

Buang Sabu 71 Gram ke Semak, Pemuda ini Diciduk

BANJARBARU - Harusnya waktu tepat untuk bersiap sahur. HW (24),…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:00

Kasus Dugaan Politik Uang Habib Banua Cs Disetop

Sementara itu, Bawaslu Kalsel menyetop pengusutan kasus Habib Banua dan…

Jumat, 24 Mei 2019 10:57

Divonis Bersalah, PSK Didenda Rp2000

BANJARBARU - Setelah ditertibkan dan diinterogasi Satpol PP Banjarbaru pada…

Jumat, 24 Mei 2019 10:30

Hendak Tawuran, Puluhan Anak Diamankan

BANJARMASIN - Polisi mengamankan puluhan remaja belasan tahun yang hendak…

Kamis, 23 Mei 2019 12:36
BREAKING NEWS

Gudang Arang di Bati-bati Ludes Dilalap Api

PELAIHARI-Kobaran api melumat habis gudang arang milik Amrullah di Jalan…

Kamis, 23 Mei 2019 10:45
BREAKING NEWS

Menunggu Sahur, Delapan Rumah Di Jelapat Baru Terbakar

MARABAHAN - Di kesenyapan malam menunggu waktu sahur, Rabu (22/5)…

Kamis, 23 Mei 2019 09:59

Empat PSK Diamankan Satpol PP: Satu Terlibat Prostitusi Online

BANJARBARU - Bukannya stop menggelar kegiatan maksiat. Ternyata di bulan…

Kamis, 23 Mei 2019 09:36

Kasus Politik Uang: Bawaslu Periksa Habib Via Video Call

BANJARMASIN - Bawaslu Kalsel terpaksa memeriksa Habib Abdurrahman Bahasyim melalui…

Kamis, 23 Mei 2019 09:25

Apes..! Sudah Kalah Pemilu, Caleg ini Diancam Penjara

BANJARMASIN - Hampir semua kasus politik uang di Banjarmasin gugur…

Rabu, 22 Mei 2019 11:31

Pemandu Karaoke Pesisir Sungai Margasari Diamankan

RANTAU - Terbukti langgar Perda Ramadan 28 orang terdiri dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*