MANAGED BY:
SENIN
20 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 12 Juni 2018 14:02
Lonjakan Penumpang di Terminal Pal Enam Terus Meningkat
MASIH NORMAL: Aktivitas pemudik di Terminal Pal Enam Banjarmasin mulai melonjak. Puncaknya diprediksi bakal terjadi H-2 lebaran. | Foto: Syarafuddin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Memasuki H-4 lebaran, lonjakan penumpang di Terminal Pal Enam mulai terasa. Arus mudik untuk angkutan lintas provinsi naik berkali-kali lipat. Berbeda dengan angkutan antar kabupaten dan kota yang tak mengalami lonjakan berarti.

"Mungkin karena jaraknya dekat, penumpang yang mudik ke Hulu Sungai lebih memilih kendaraan pribadi. Tapi untuk lintas provinsi, seperti tujuan Kalimantan Timur dan Tengah, terjadi lonjakan yang signifikan," kata Kepala Seksi UPTD Terminal Tipe B Wilayah I Kalsel, Ahmad Husaini, kemarin (11/5).

Merujuk data pantauan Dinas Perhubungan Kalsel pada H-6, Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) yang keluar dari terminal di Jalan Pramuka itu berjumlah 37 bus. Rinciannya, 20 bus menuju Kaltim dan 17 sisanya ke Kalteng. Sementara pada hari-hari biasa, paling banyak yang meluncur cuma sembilan bus. "Dipaksa sekalipun paling banter 10 buah," sebutnya.

Sedangkan untuk Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), pada hari yang sama meluncur 35 angkutan. Baik dari jenis taksi L300 maupun minibus. Bandingkan misalnya dengan H-7 yang cuma berjumlah 20 angkutan.

Peningkatan penumpang tak terjadi secara mendadak dalam sehari. Tapi sudah terbaca sejak awal Juni tadi. Angka-angka di atas merangkak secara perlahan. Sesekali terjadi penurunan.

Lonjakan penumpang juga dipengaruhi libur panjang lebaran. Pegawai pemerintah sudah mulai libur sejak Sabtu tadi. Sedangkan karyawan swasta, sebagian mulai libur terhitung Senin kemarin.

Jika itu data di atas kertas, sepintas pandang, tak tampak ada kesibukan tambahan di terminal batas kota tersebut. Rupanya, sebagian pengusaha AKAP sudah meluncurkan aplikasi pemesanan kursi penumpang secara online.

Sopir keluar dari terminal dengan banyak kursi kosong yang sudah di-booking. Untuk kemudian menjemput calon penumpang di lintasan rute bus. "Meski sebagian sudah go-online, tetap saja mereka diwajibkan untuk ngetem dan berangkat dari terminal," tegas Husaini.

Melihat pengalaman lebaran tahun lalu, puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada H-2. Untuk kemudian mereda pada H-1. Untuk arus balik, puncaknya jatuh sehari sebelum berakhirnya libur panjang lebaran.

Namun, Husaini optimis jumlah armada di terminal masih memadai. "Saya jamin takkan ada cerita penumpang yang terlantar akibat tak kebagian angkutan," tukasnya.

Di sini, ada 97 AKAP yang terdaftar. Ditambah 250 AKDP. Sekalipun, tak semua armada itu dalam kondisi aktif. Sebagian hanya sesekali turun menarik. Sebagian lagi sudah pensiun.

Untuk pengamanan arus mudik, di terminal saja Dishub mengerahkan sedikitnya 60 personel. Ditambah 120 personel yang tersebar di sejumlah posko mudik lebaran.

Mahmud, salah seorang sopir taksi L300 mengatakan, era kejayaan terminal itu sudah lama lewat. "Disebut ada kenaikan, ya ada. Tapi sebenarnya ini tidak ada apa-apanya. Bagi kami ini masih sepi," ujarnya.

Dia yakin, penumpang meninggalkan terminal karena tiga hal. Pertama, angkutan taksi yang kian tak menarik. Butut dan uzur. Program peremajaan angkutan dari pemerintah tinggallah sekadar janji.

Kedua, kalah bersaing dengan taksi liar. Yakni mobil-mobil berpelat hitam yang menjaring calon penumpang mereka. Praktik ini sulit ditertibkan karena dibekingi oleh aparat itu sendiri. Dan terakhir, ketiga, gempuran jasa transportasi online. (fud/at/nur)


BACA JUGA

Minggu, 19 Agustus 2018 18:31

Giliran Calon Anggota DPD Dicoret KPU

BANJARMASIN - Habib Ahmad Baharun harus legawa. Namanya dicoret oleh KPU Kalsel dai daftar bakal calon…

Minggu, 19 Agustus 2018 15:35

Demi Pasar Tungging, Pemkot Banjarmasin Rogoh APBD Senilai ini

BANJARMASIN - Langkah Pemko Banjarmasin melakukan revitalisasi Pasar Tungging Belitung terus berlanjut.…

Sabtu, 18 Agustus 2018 16:25

Karnaval Kemerdekaan, Kapolres Kotabaru Kayuh Becak

KOTABARU - Warga Kotabaru mendadak heboh. Kepala Polisi di pesisir ujung tenggara Kalsel mengayuh becak,…

Sabtu, 18 Agustus 2018 13:21

16 Menit yang Bikin Merinding

  Naskah Demang Lehman ditulis Adjim Arijadi pada tahun 1964 di Yogyakarta. 54 tahun berselang,…

Sabtu, 18 Agustus 2018 13:10

Veteran Masih Menumpang di Pasar

BANJARMASIN - Keadaan Legiun Veteran Banjarmasin semakin membaik. Dari APBD 2018, kini disisihkan dana…

Sabtu, 18 Agustus 2018 12:58

Butuh Perda Lindungi Kontraktor Lokal

BANJARMASIN – Kontraktor lokal di Banua berharap Pemprov dan DPRD Kalsel segera menggodok Raperda…

Sabtu, 18 Agustus 2018 12:54

Lomba Berhubungan dengan Ikan

BANJARMASIN – Ada lomba unik yang digelar di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, Banjar Raya, Banjarmasin…

Sabtu, 18 Agustus 2018 12:40

Napi Rayakan Kemerdekaan

MARABAHAN - Suasana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Marabahan tampak tak seperti biasa, Jumat…

Jumat, 17 Agustus 2018 17:10
Pemkab Balangan

Momen HUT RI, Pemkab Balangan Terima dan Beri Bantuan

  PARINGIN – Upacara pengibaran bendera Merah Putih pada puncak Hari Kemerdekaan Republik…

Jumat, 17 Agustus 2018 16:05

Minim Museum, Peninggalan-Peninggalan Sejarah Berdebu di Banua

Memiliki sejarah yang kaya, Kalimantan Selatan tak punya museum untuk menyimpannya. Bahkan jika punya,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .