MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Selasa, 12 Juni 2018 14:05
Jangan Banyak Menyantap Sate Saat Berbuka, ini Resikonya
Foto ilustrasi

PROKAL.CO, Menu sate sangat digemari orang Indonesia. Saat bulan Ramadan, sate juga jadi buruan orang-orang untuk menu berbuka. Selain harganya yang tergolong ekonomis, citarasa sate juga sangat gurih dan enak.

Di balik kenikmatan saus kacang dan daging yang dipanggang ternyata punya dampak cukup berbahaya bagi kesehatan. Itu jika dikonsumsi secara berlebihan saat berbuka puasa.

Dokter Dinda Aulya mengakui banyak orang mengonsumsi sate berbuka puasa karena citarasa dan aromanya yang sangat menggugah selera. Padahal makanan yang diolah dengan cara dipanggang atau dibakar punya risiko cukup tinggi terhadap kesehatan tubuh.

"Segala macam jenis makanan yang dibakar atau dipanggang, apalagi daging, akan membuat struktur proteinnya berubah. Sate punya risiko apabila terlalu banyak dikonsumsi ketika berbuka," papar dokter yang bekerja di salah satu klinik di kawasan Zafri Zam Zam ini.

Masalah kesehatan umum dampak menyantap sate secara berlebihan adalah naiknya asal lambung dalam tubuh. Tentu ini akan jadi "petaka" bagi orang yang mengidap penyakit mag atau lambung. "Makanan yang diolah dengan cara dibakar itu sulit untuk dicerna tubuh. Membuat kinerja lambung jadi lebih berat. Inilah yang membuat asam lambung jadi naik jika kebanyakan mengonsumsi sate," katanya.

Dalam kondisi puasa kalau asam lambung sudah naik bisa membuat gangguan di perut tambah parah. "Perut kita dalam kondisi kosong seharian, lalu langsung menyantap sate dengan jumlah banyak yang tergolong sulit dicerna. Ini akan membuat perut terasa kembung, enek hingga mual dan muntah karena sistem pencernaan tidak bekerja dengan normal," ujarnya.

Kalau misalkan mau makan sate juga sebaiknya jangan berlebihan dan terlalu sering. "Cukup satu kali dalam sepekan. Itu pun porsinya jangan terlalu banyak, cukup 5 tusuk saja untuk kesehatan," tutupnya.(rvn/ma/dye)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*