MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Selasa, 12 Juni 2018 14:14
Mudik Naik Motor? Waspada Efeknya Bagi Kesehatan Anda
Foto ilustrasi

PROKAL.CO, Menjelang Lebaran, tradisi mudik tak pernah absen setiap tahun. Membeludaknya jumlah pemudik membuat transportasi umum seperti pesawat, kapal, bus, atau hingga taksi antar kota menjadi penuh. Tingginya ongkos mudik tak heran makin membuat banyak pemudik memilih menggunakan motor untuk pulang kampung.

Ini juga terjadi di Banua. Dari Banjarmasin, motor jadi alternatif pemudik yang tak punya mobil pribadi. Namun, banyak yang menyepelekan bahaya mudik menggunakan motor dengan rute terlalu jauh. Misalnya melebihi lima jam perjalanan tanpa berhenti.

Dokter Bima Darmawan menjelaskan bahwa mudik naik motor terlalu jauh tidak hanya berdampak terhadap risiko kecelakaan. Namun, juga mengancam gangguan kesehatan. "Yang jelas dirasakan adalah sakit punggung, dan leber jika berjam-jam memacu kendaraan.

Ini akibat terlalu lama duduk yang membuat otot jadi kaku, serta peradangan pada sendi tulang belakang. Akhirnya jadi terasa pegal hingga sakit," ucap dokter yang bekerja di klinik Lunasirna di kawasan Panglima Batur Banjarbaru ini.

Nyeri dan sakit punggung ini jangan dibiarkan atau disepelekan. "Jika merasa lelah dan mulai nyeri maka istirahatlah. Ini bisa membuat peradangan makin parah hingga menyebabkan cedera di tulang belakang yang rentan kumat," ingatnya.

Gangguan metabolisme di tubuh juga menjadi ancaman pemudik yang menggunakan motor terlalu lama. Tubuh tidak begitu aktif bergerak, dan cenderung hanya posisi duduk saja. Akhirnya metabolisme tubuh menurun. “Efeknya bisa diare atau dehidrasi. Terlebih sedang menjalankan ibadah puasa," paparnya.

Dokter Bima mengingatkan bahaya turunnya konsentrasi ketika menggunakan motor terlalu lama. Ini bisa membuat risiko kecelakaan makin tinggi. "Tubuh akan kelelahan ketika berjam-jam dipaksa mengendarai motor. Akibat kelelahan maka konsentrasi akan turun dan bisa menyebabkan kantuk," tuturnya.

Para pemudik dengan lokasi jauh disarankan harus sering-sering istirahat selama di perjalanan. "Usahakan istirahat setiap 2-4 jam sekali. Manfaatkan pos-pos istirahat yang tersedia untuk meregangkan badan dan menenangkan pikiran, baru lanjut lagi," tuntasnya.(rvn/az/dye)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*