MANAGED BY:
SENIN
23 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 12 Juni 2018 14:42
Ganjilnya Pembunuhan Linda Wati, Pelaku Diduga Punya Kelainan Jiwa
Riyad, tersangka pembunuh istri sendiri.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Direktorat Serse Kriminal Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan masih berusaha menguak kasus pembunuhan Linda Wati. Meski pelakunya telah tertangkap, tapi penyidik berusaha mendapatkan motif terang atas pembunuhan sadis ini.

Mengingat kejanggalan dari peristiwa ini, Kepala Polda Kalsel Brigadir Jenderal Rachmat Mulyana mengatakan kepolisian masih akan memeriksa kejiwaan Riyad alias Iyad, pembunuh Linda Wati. Lelaki bernama asli Husni Thamrin ini diragukan kejiwaannya.

“Untuk mengetahui kita akan periksa kejiwaan pelaku,” ucap Rachmat usai memeriksa Pos Pengamanan Hari Raya Idul Fitri tahun 2018 di Jalan Simpang Ulin, Banjarmasin Tengah, Senin (11/6) siang.

Hal ini atas dasar dugaan ganjilnya apa yang dilakukan Iyad. Dia membunuh Linda yang diakuinya sebagai istri siri-nya lalu dilipat agar bisa muat dalam kotak dan diikat menggunakan tali rafia. Kemudian mayat dibungkus dalam plastik hitam besar yang dilapisi lembaran karung beras dan diisi dalam kotak. Kotak ini kemudian dititipkan di sebuah musala di Desa Pemakuan Laut Sungai Tabuk.

“Logika saja, udah membunuh, dimasukan dalam boks container lalu di bawa pakai motor dan meletakkan di Langgar, nyali pelaku luar biasa,” nilai Rachmat.

Karena itu, dia sudah memerintahkan kepada anggotanya untuk menggali penyebab pelaku sampai tega menghabisi korban. “Motifnya masih kita gali,” tambahnya.

Sementara hasil autopsi yang dilakukan tim forensik RSUD Ulin Banjarmasin, yang didampingi Tim Biddokkes Polda Kalsel, Polres Banjar dan Polsek Sungai Tabuk, diketahui penyebab kematian korban Linda Wati.

Proses autopsi hingga lima jam itu menghasilkan bahwa korban dihabisi dengan cara dijerat dileher menggunakan tali dan terdapat luka di bawah kulit kepala bawah rambut bagian belakang .

“Sebab kematian diduga adanya Trauma lecet dan tekanan di leher sehingga terjadi sumbatan oksigen dan menimbulkan tanda dan tidak mendapatkan aliran oksigen di organ utama,” terang Kabid Dokkes Polda Kalsel AKBP dr Erwinn Zainul Hakim didampingi Paur Doksik Ipda Supriadi.

Sebelumnya, warga Desa Pemakuan Laut di Sungai Tabuk heboh, Minggu (10/6). Mereka mendapati mayat di Musala Al Musyarafah. Mayat di dalam kotak plastik yang dititipi orang tidak dikenal ke musala tersebut,

Musala Al Musyarafah sendiri terletak di tepi jalan Gubernur Syarkawi atau Jalan Tembus Km 17. M Said, salah seorang saksi mata mengatakan, dia sempat melihat kedatangan seorang pria dengan sepeda motor Yamaha Jupiter butut yang membawa kotak itu di belakang jok motor. Saat itu, Said bersama beberapa rekannya bersantai di teras musala setelah tadarusan berjemaah.

Yang lebih dramatis lagi, Said dan jemaah sendiri bahkan membantu pengendara tersebut menurunkan kotak itu dari motornya.

Ia bersama dua rekannya mengangkat boks itu ke teras musala bersama pelaku yang mengenakan helm tertutup. Pelaku cukup ramah. Dia mohon menumpang meletakan boks tersebut di musala sebentar karena mau kembali ke rumah mengambil telepon genggam. Setelah dibuka usai Salat Subuh ternyata isinya mayat dengan kondisi mengerikan: diikat dan dilipat.

Belakangan pelaku diketahui bernama Riyad. Dia ditangkap di sebuah rumah sewaan remang nan tersembunyi di kawasan Sultan Adam, Banjarmasin, tak sampai 24 jam sejak penemuan mayat.

Kepada petugas, Riyad mengatakan Linda adalah istrinya. Malam itu, dia meminta Linda untuk memijitnya. Namun Linda menolak. Mereka kemudian bertengkar.

Karena sudah gelap mata, Riyad mengambil tali rafia dan kemudian tiba-tiba menjerat leher istrinya dari belakang. Tanpa memedulikan istrinya yang megap-megap, dia terus menekan tarikannya hingga akhirnya Linda tewas. "Saya melihat dia seperti hantu," ucap Riyad. (lan/ay/ran)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Juli 2018 14:45

Tanbu Kembangkan Padi Unggul

BATULICIN - Dinas Pertanian pada musim tanam tahun 2018 ini akan melaksanakan pengembangan padi…

Sabtu, 21 Juli 2018 14:43

Minggu ini SMPC Batulicin Kembali Digelar

BATULICIN - Setelah libur Ramadan, kegiatan Senam Minggu Pagi Ceria (SMPC) Batulicin, kembali akan digelar.…

Sabtu, 21 Juli 2018 14:12

Sayono Resmi Gantikan Iwan Sulaiman

BATULICIN - DPRD Tanbu menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka pengucapan sumpah atau janji…

Sabtu, 21 Juli 2018 13:25

Selamat, Empat Pelajar Balangan Juarai FLS2N Tingkat Kalsel

PARINGIN – Empat pelajar dari Kabupaten Balangan berhasil menembus Festival Lomba Seni Siswa Nasional…

Sabtu, 21 Juli 2018 09:00

Mau Digaruk Satpol PP, Perempuan ini Ancam Lempar Bayinya ke Sungai

Satu keluarga yang tinggal di kolong Jembatan Merdeka digaruk Satpol PP, kemarin (20/7). Ironisnya,…

Sabtu, 21 Juli 2018 08:06

KNPI Kalsel Mengaku Prihatin Mendengar Pasangan Menikah Muda di Tapin

BANJARMASIN – Video pernikahan dini sepasang Anak Baru Gede (ABG) di Kabupaten Tapin mendapat…

Jumat, 20 Juli 2018 14:28

Demi Istri, CJH ini Rela Tunda Berangkat ke Tanah Suci

BANJARBARU - Demi sang istri yang mendadak sakit beberapa jam sebelum keberangkatan, Supiandi Kadri,…

Jumat, 20 Juli 2018 14:19

Waspada, Puncak Karhutla Diprediksi Akhir Agustus

BANJARBARU - Memasuki musim kemarau, masyarakat Banua kembali was-was ancaman kebakaran lahan dan hutan…

Jumat, 20 Juli 2018 14:12
Pemkab Balangan

Kominfo Balangan Ajak Pelajar Bijak Dalam Bermedsos

PARINGIN – SMAN 1 Juai, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan bekerja sama dengan Dinas Komunikasi…

Jumat, 20 Juli 2018 14:11
Pemkab Balangan

Pemkab Balangan Gali Ilmu Karet ke Kalbar

PARINGIN - Setelah menyusuri perjalanan panjang, rombongan Pemkab Balangan yang bertolak dari Bumi Sanggam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .