MANAGED BY:
JUMAT
16 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 12 Juni 2018 14:42
Ganjilnya Pembunuhan Linda Wati, Pelaku Diduga Punya Kelainan Jiwa
Riyad, tersangka pembunuh istri sendiri.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Direktorat Serse Kriminal Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan masih berusaha menguak kasus pembunuhan Linda Wati. Meski pelakunya telah tertangkap, tapi penyidik berusaha mendapatkan motif terang atas pembunuhan sadis ini.

Mengingat kejanggalan dari peristiwa ini, Kepala Polda Kalsel Brigadir Jenderal Rachmat Mulyana mengatakan kepolisian masih akan memeriksa kejiwaan Riyad alias Iyad, pembunuh Linda Wati. Lelaki bernama asli Husni Thamrin ini diragukan kejiwaannya.

“Untuk mengetahui kita akan periksa kejiwaan pelaku,” ucap Rachmat usai memeriksa Pos Pengamanan Hari Raya Idul Fitri tahun 2018 di Jalan Simpang Ulin, Banjarmasin Tengah, Senin (11/6) siang.

Hal ini atas dasar dugaan ganjilnya apa yang dilakukan Iyad. Dia membunuh Linda yang diakuinya sebagai istri siri-nya lalu dilipat agar bisa muat dalam kotak dan diikat menggunakan tali rafia. Kemudian mayat dibungkus dalam plastik hitam besar yang dilapisi lembaran karung beras dan diisi dalam kotak. Kotak ini kemudian dititipkan di sebuah musala di Desa Pemakuan Laut Sungai Tabuk.

“Logika saja, udah membunuh, dimasukan dalam boks container lalu di bawa pakai motor dan meletakkan di Langgar, nyali pelaku luar biasa,” nilai Rachmat.

Karena itu, dia sudah memerintahkan kepada anggotanya untuk menggali penyebab pelaku sampai tega menghabisi korban. “Motifnya masih kita gali,” tambahnya.

Sementara hasil autopsi yang dilakukan tim forensik RSUD Ulin Banjarmasin, yang didampingi Tim Biddokkes Polda Kalsel, Polres Banjar dan Polsek Sungai Tabuk, diketahui penyebab kematian korban Linda Wati.

Proses autopsi hingga lima jam itu menghasilkan bahwa korban dihabisi dengan cara dijerat dileher menggunakan tali dan terdapat luka di bawah kulit kepala bawah rambut bagian belakang .

“Sebab kematian diduga adanya Trauma lecet dan tekanan di leher sehingga terjadi sumbatan oksigen dan menimbulkan tanda dan tidak mendapatkan aliran oksigen di organ utama,” terang Kabid Dokkes Polda Kalsel AKBP dr Erwinn Zainul Hakim didampingi Paur Doksik Ipda Supriadi.

Sebelumnya, warga Desa Pemakuan Laut di Sungai Tabuk heboh, Minggu (10/6). Mereka mendapati mayat di Musala Al Musyarafah. Mayat di dalam kotak plastik yang dititipi orang tidak dikenal ke musala tersebut,

Musala Al Musyarafah sendiri terletak di tepi jalan Gubernur Syarkawi atau Jalan Tembus Km 17. M Said, salah seorang saksi mata mengatakan, dia sempat melihat kedatangan seorang pria dengan sepeda motor Yamaha Jupiter butut yang membawa kotak itu di belakang jok motor. Saat itu, Said bersama beberapa rekannya bersantai di teras musala setelah tadarusan berjemaah.

Yang lebih dramatis lagi, Said dan jemaah sendiri bahkan membantu pengendara tersebut menurunkan kotak itu dari motornya.

Ia bersama dua rekannya mengangkat boks itu ke teras musala bersama pelaku yang mengenakan helm tertutup. Pelaku cukup ramah. Dia mohon menumpang meletakan boks tersebut di musala sebentar karena mau kembali ke rumah mengambil telepon genggam. Setelah dibuka usai Salat Subuh ternyata isinya mayat dengan kondisi mengerikan: diikat dan dilipat.

Belakangan pelaku diketahui bernama Riyad. Dia ditangkap di sebuah rumah sewaan remang nan tersembunyi di kawasan Sultan Adam, Banjarmasin, tak sampai 24 jam sejak penemuan mayat.

Kepada petugas, Riyad mengatakan Linda adalah istrinya. Malam itu, dia meminta Linda untuk memijitnya. Namun Linda menolak. Mereka kemudian bertengkar.

Karena sudah gelap mata, Riyad mengambil tali rafia dan kemudian tiba-tiba menjerat leher istrinya dari belakang. Tanpa memedulikan istrinya yang megap-megap, dia terus menekan tarikannya hingga akhirnya Linda tewas. "Saya melihat dia seperti hantu," ucap Riyad. (lan/ay/ran)


BACA JUGA

Kamis, 15 November 2018 14:24

Wabup Hadiri Rakornas Kemendesa PDTT

PARINGIN --- Dalam rangka pelaksanaan Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa (UU Desa), melalui…

Kamis, 15 November 2018 14:22

Batumandi Menuju Kecamatan Sayang Ibu

PARINGIN --- - Tim pembinaan dan monitoring Kecamatan Sayang Ibu (KSI) Provinsi Kalsel tahun 2018, Selasa,…

Kamis, 15 November 2018 14:16

Desa Baramban Wakili Balangan di P2WKSS

PARINGIN --- //KUNJUNGAN : Ketua TP PKK Balangan Nursidah Ansharuddin (empat dari kanan) memperkenalkan…

Kamis, 15 November 2018 11:50

Mimpikan Sudimampir Seperti Tanah Abang

WAKIL Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah memimpin rapat tertutup di ruang Sekdako Banjarmasin, Balai…

Kamis, 15 November 2018 11:43

Gagal Uji Emisi Tak Ada Sanksi, Ini Kata Wahyu Hadi Cahyono

BANJARMASIN – Puluhan kendaraan roda empat gagal melewati uji emisi. Artinya, para pemilik mobil…

Kamis, 15 November 2018 11:30

AWAS Jangan Merokok Ditempat Umum, Ini Alasannya

LIMA tahun silam, Pemko Banjarmasin menerbitkan Perda No 7 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).…

Kamis, 15 November 2018 11:20

AKUR...! Beda Pilihan, Tetap Bersaudara

BANJARMASIN - 2019 akan menjadi tahun politik di Indonesia. Ada perhelatan pemilu legislatif dan pemilihan…

Kamis, 15 November 2018 10:26

Ini Alasan Bupati Tanbu Minta Wanita untuk Berinovasi

BATULICIN - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menerima kunjungan tim evaluasi Penilai Lomba Program Terpadu…

Kamis, 15 November 2018 10:19

APKASI Perjuangkan Tuntutan Tenaga Honorer

BATULICIN - Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Indonesia (APKASI) Mardani H Maming, memberikan arahan…

Kamis, 15 November 2018 10:13

Wariskan Nilai Perjuangan Dan Patriotisme

BATULICIN - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melaksanakan upacara gabungan dalam rangka memperingati…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .