MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 12 Juni 2018 14:58
Pemudik di Bandara Syamsuddin Noor Sudah Tembus Delapan Ribu
BANDARA PADAT: Para pemudik di Bandara Syamsuddin Noor kemarin (11/6). | Foto: Donny Muslim/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Mendekati hari raya Idul Fitri, penumpang Bandara Syamsuddin Noor terus merangkak naik. Lima hari menjelang lebaran, PT Angkasa Pura I mencatat ada lonjakan penumpang hingga mencapai 8 persen dari hari-hari biasanya.

"Delapan persen berarti sekitar 8.100 penumpang yang berangkat," ungkap GM PT Angkasa Pura I, Wahyudi kepada wartawan, kemarin (11/6).

Benar belaka. Dalam pantauan Radar Banjarmasin di terminal keberangkatan, para penumpang tumpek-blek hingga bagian luar menunggu penerbangan ke kampung halaman masing-masing.

Lantas, kapan arus mudik di Bandara Syamsuddin Noor memuncak? Wahyudi mengungkapkan lonjakan penumpang malah terjadi hari Minggu (10/6). "Lonjakan penumpang signifikan. Sampai 8.300 kursi," bebernya.

Merangkaknya jumlah penumpang lantaran libur panjang ditetapkan secara serentak dan merata. "Jadi banyak yang memilih hari Minggu. Atau sekitar enam hari sebelum Idulfitri," kata dia.

Ditanya soal penambahan penerbangan sebagai antisipasi penerbangan, Wahyudi mengatakan sampai saat ini sudah ada 12 extra flight yang diajukan oleh beragam maskapai penerbangan. Diantaranya Lion Air, Citilink Sriwijaya dan Wings Air.

Maskapai lainnya, seperti Garuda Indonesia sampai saat ini belum mengajukan penambahan penerbangan kepada pihak Bandara Syamsuddin Noor.

Dikonfirmasi terpisah, GM Garuda Indonesia Branch Banjarmasin, Henny Nurcahyani menjelaskan pihaknya memang tak melakukan penambahan penerbangan untuk arus mudik. "Tapi kami tetap melayani penumpang menjelang lebaran. Hanya saja tidak ada penambahan," imbuhnya.

Wahyudi menerangkan pihak bandara bakal selalu memberikan kenyamanan kepada penumpang yang sedang menjalani mudik ke kampung halaman. "Sampai saat ini, layanan tambahan berupa posko lebaran dan bagi-bagi takjil gratis untuk penumpang kami laksanakan. Demi kenyamanan bersama," tuntasnya.
Sementara itu, untuk memperlancar arus mudik, Dinas Perhubungan (Dishub) Kalsel membatasi angkutan berat yang melintas di jalan negara.

Para sopir angkutan tersebut dilarang sejak kemarin hingga Rabu (14/6) besok. Tak hanya mengatur angkutan di arus mudik. Larangan juga diberlakukan di arus balik, yakni pada tanggal 22 hingga 24 Juni mendatang.

Pengecualian bagi angkutan barang yang membawa sembako, bahan bakar dan obat-obatan. “Angutan berat seperti semen dilarang. Ini untuk menjaga keselamatan para pemudik dan memperlancar arus,” ujar Kadishub Kalsel, Rusdiansyah kemarin.

Sejak awal tahun, Dishub sendiri sudah menyiapkan rambu keselamatan jalan di beberapa titik rawan kecelakaan. Sementara, puncak arus mudik lebaran jalur darat pada H-3 dan puncak arus balik pada H+5. Sementara, untuk jalur laut, pihaknya memprediksi puncak arus mudik pada H-3. Dan di jalur udara, di prediksi pihaknya, lonjakan penumpang terjadi pada H-3.

Mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan ketika puncak arus mudik dan balik nanti, tahun ini Dishub Kalsel kembali akan mendirikan posko terpadu. Posko terpadu tersebut titiknya sama dengan tahun lalu, yakni di Terminal KM 6 Banjarmasin, Pelabuhan Trisakti Banjarmasin dan Bandara Syamsudin Noor.

Tak hanya tiga titik posko tersebut, Dishub Kalsel juga didukung oleh posko Dishub kabupaten/kota dan aparat kepolisian di jalur mudik. “Ada tiga posko utama jalur mudik tahun ini, titiknya sama dengan tahun lalu. petugas kami (Dshub),” bebernya.

Disisi lain, mengantisipasi melonjaknya arus mudik jalur laut, Dishub Kalsel sebelumnya meminta bantuan TNI AL untuk menyiapkan armada kapal. Namun, hingga saat ini melihat normalnya jumlah pemudik, rencana tersebut pun dibatalkan.

Padahal, pada rapat koordinasi antara Dishub dan stakeholder lalu, TNI AL siap mengirimkan armada mereka dari Pangkalan Surabaya ke Banjarmasin. “Melihat normalnya arus mudik hingga hari ini, rencana tersebut sepertinya dibatalkan,” sebutnya sembari berharap arus mudik hingga puncak lebaran nanti tak mengalami masalah. (mof)(dom/mof/ay/ran)


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 18:33

Bagi Bupati ini, Radar Banjarmasin Penyemangat Pengelolaan Lingkungan  

TANJUNG -- Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani tersenyum ketika melihat…

Kamis, 17 Januari 2019 13:16

Spanduk dan Baliho Dimana-Mana, Pemandangan Kota Makin Semrawut

BANJARMASIN - Musim kampanye tiba, pemandangan kota pun semrawut. Spanduk…

Kamis, 17 Januari 2019 13:08

DBD Capai Dua Ribu Kasus di Tahun 2018

BANJARMASIN - Wabah Demam Berdarah benar-benar meneror masyarakat Banua. Jumlah…

Kamis, 17 Januari 2019 12:59

Berita Duka, Mukhtar Sarman Tutup Usia

BANJARBARU - Dunia pendidikan Banua sedang berduka. Dosen Fakultas Ilmu…

Kamis, 17 Januari 2019 12:55

Pergantian Komandan Korem 101/Antasari

Komandan Korem 101/Antasari kini dijabat Kolonel Inf Mohammad Syech Ismed.…

Kamis, 17 Januari 2019 11:25

Penyandang Disabilitas Daftarkan Diri Sebagai Relawan Demokrasi KPU

BANJARBARU - Sejak dibuka dari tanggal 11 Januari lalu. Pendaftaran…

Kamis, 17 Januari 2019 11:20

Hati-Hati!! DLH Akan Mulai Terapkan Sanksi Perda Sampah

BANJARBARU - Sukses meraih Penghargaan Adipura tahun 2018. Pemko Banjarbaru…

Kamis, 17 Januari 2019 11:14

Pihak Ketiga Tidak Lagi Dilibatkan

BANJARBARU - Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Perparkiran yang…

Kamis, 17 Januari 2019 10:25

Polemik Pajak Tempat Hiburan Malam

Pada sidak ke THM beberapa waktu lalu, Komisi II DPRD…

Kamis, 17 Januari 2019 10:15

Lonjakan Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Sepanjang Tahun 2018

BANJARMASIN - Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*