MANAGED BY:
MINGGU
19 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 12 Juni 2018 14:58
Pemudik di Bandara Syamsuddin Noor Sudah Tembus Delapan Ribu
BANDARA PADAT: Para pemudik di Bandara Syamsuddin Noor kemarin (11/6). | Foto: Donny Muslim/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Mendekati hari raya Idul Fitri, penumpang Bandara Syamsuddin Noor terus merangkak naik. Lima hari menjelang lebaran, PT Angkasa Pura I mencatat ada lonjakan penumpang hingga mencapai 8 persen dari hari-hari biasanya.

"Delapan persen berarti sekitar 8.100 penumpang yang berangkat," ungkap GM PT Angkasa Pura I, Wahyudi kepada wartawan, kemarin (11/6).

Benar belaka. Dalam pantauan Radar Banjarmasin di terminal keberangkatan, para penumpang tumpek-blek hingga bagian luar menunggu penerbangan ke kampung halaman masing-masing.

Lantas, kapan arus mudik di Bandara Syamsuddin Noor memuncak? Wahyudi mengungkapkan lonjakan penumpang malah terjadi hari Minggu (10/6). "Lonjakan penumpang signifikan. Sampai 8.300 kursi," bebernya.

Merangkaknya jumlah penumpang lantaran libur panjang ditetapkan secara serentak dan merata. "Jadi banyak yang memilih hari Minggu. Atau sekitar enam hari sebelum Idulfitri," kata dia.

Ditanya soal penambahan penerbangan sebagai antisipasi penerbangan, Wahyudi mengatakan sampai saat ini sudah ada 12 extra flight yang diajukan oleh beragam maskapai penerbangan. Diantaranya Lion Air, Citilink Sriwijaya dan Wings Air.

Maskapai lainnya, seperti Garuda Indonesia sampai saat ini belum mengajukan penambahan penerbangan kepada pihak Bandara Syamsuddin Noor.

Dikonfirmasi terpisah, GM Garuda Indonesia Branch Banjarmasin, Henny Nurcahyani menjelaskan pihaknya memang tak melakukan penambahan penerbangan untuk arus mudik. "Tapi kami tetap melayani penumpang menjelang lebaran. Hanya saja tidak ada penambahan," imbuhnya.

Wahyudi menerangkan pihak bandara bakal selalu memberikan kenyamanan kepada penumpang yang sedang menjalani mudik ke kampung halaman. "Sampai saat ini, layanan tambahan berupa posko lebaran dan bagi-bagi takjil gratis untuk penumpang kami laksanakan. Demi kenyamanan bersama," tuntasnya.
Sementara itu, untuk memperlancar arus mudik, Dinas Perhubungan (Dishub) Kalsel membatasi angkutan berat yang melintas di jalan negara.

Para sopir angkutan tersebut dilarang sejak kemarin hingga Rabu (14/6) besok. Tak hanya mengatur angkutan di arus mudik. Larangan juga diberlakukan di arus balik, yakni pada tanggal 22 hingga 24 Juni mendatang.

Pengecualian bagi angkutan barang yang membawa sembako, bahan bakar dan obat-obatan. “Angutan berat seperti semen dilarang. Ini untuk menjaga keselamatan para pemudik dan memperlancar arus,” ujar Kadishub Kalsel, Rusdiansyah kemarin.

Sejak awal tahun, Dishub sendiri sudah menyiapkan rambu keselamatan jalan di beberapa titik rawan kecelakaan. Sementara, puncak arus mudik lebaran jalur darat pada H-3 dan puncak arus balik pada H+5. Sementara, untuk jalur laut, pihaknya memprediksi puncak arus mudik pada H-3. Dan di jalur udara, di prediksi pihaknya, lonjakan penumpang terjadi pada H-3.

Mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan ketika puncak arus mudik dan balik nanti, tahun ini Dishub Kalsel kembali akan mendirikan posko terpadu. Posko terpadu tersebut titiknya sama dengan tahun lalu, yakni di Terminal KM 6 Banjarmasin, Pelabuhan Trisakti Banjarmasin dan Bandara Syamsudin Noor.

Tak hanya tiga titik posko tersebut, Dishub Kalsel juga didukung oleh posko Dishub kabupaten/kota dan aparat kepolisian di jalur mudik. “Ada tiga posko utama jalur mudik tahun ini, titiknya sama dengan tahun lalu. petugas kami (Dshub),” bebernya.

Disisi lain, mengantisipasi melonjaknya arus mudik jalur laut, Dishub Kalsel sebelumnya meminta bantuan TNI AL untuk menyiapkan armada kapal. Namun, hingga saat ini melihat normalnya jumlah pemudik, rencana tersebut pun dibatalkan.

Padahal, pada rapat koordinasi antara Dishub dan stakeholder lalu, TNI AL siap mengirimkan armada mereka dari Pangkalan Surabaya ke Banjarmasin. “Melihat normalnya arus mudik hingga hari ini, rencana tersebut sepertinya dibatalkan,” sebutnya sembari berharap arus mudik hingga puncak lebaran nanti tak mengalami masalah. (mof)(dom/mof/ay/ran)


BACA JUGA

Minggu, 19 Mei 2019 10:20

Suara Rusak DPD Capai 447 Ribu

BANJARMASIN - Ada berkah dibalik panasnya pergolakan politik Pemilu 2019.…

Minggu, 19 Mei 2019 09:39

Wow..! Masyarakat Banjar Bisa Mendunia

BANJARBARU - Bandara baru Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru ditarget…

Minggu, 19 Mei 2019 09:36

Inilah Penampakan Panggung "Keong" di Mes L Banjarbaru

BANJARBARU - Semenjak selesai pembangunan tahap pertama akhir tahun 2018…

Sabtu, 18 Mei 2019 10:37

Pendonor Darah Menurun, Stok Aman

BANJARMASIN – Setiap bulan Ramadan, jumlah pendonor darah selalu mengalami…

Sabtu, 18 Mei 2019 10:30

Kekurangan Guru, Disdik Berencana Jalin Kerja Sama dengan ULM

BANJARMASIN - Penerimaan Guru ASN tahun ini baru 127 orang.…

Sabtu, 18 Mei 2019 10:21
Pemkab Tanah Bumbu

Marbut Masjid Diberi Santunan

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor dan Sekretaris…

Sabtu, 18 Mei 2019 10:20

Sekda Serahkan Hibah Dana Untuk Masjid

BATULICIN - Jajaran Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melakukan salat tarawih…

Sabtu, 18 Mei 2019 10:18
Pemkab Tanah Bumbu

Safari Ramadan Ajang Silaturahmi

BATULICIN - Safari Ramadan adalah kesempatan bagi jajaran Pemkab Tanbu…

Sabtu, 18 Mei 2019 10:14

Sampah Rumah Tangga Naik Selama Puasa

BANJARBARU - Tidak ada yang berbeda dengan ritme kerja pasukan…

Sabtu, 18 Mei 2019 10:12

Sopir Diminta Solid Maksimal Melayani Warga

BANJARBARU - Ratusan sopir yang beroperasi di Kota Banjarbaru berkumpul…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*