MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Rabu, 13 Juni 2018 13:12
Berkah Zakat Fitrah, Penjualan Beras Meningkat Dua Kali Lipat
LAKU KERAS: Para pedagang di sentra penjualan beras, Jalan Pasar Pagi bisa menjual beras dua kali lipat lebih banyak ketimbang hari biasa.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Bulan suci Ramadan memang penuh berkah. Tak terkecuali bagi pedagang di sentra penjualan beras, Jalan Pasar Pagi, Kelayan Luar, Banjarmasin Tengah.

Hingga kemarin (12/6), puluhan toko beras partai dan eceran ini terlihat ramai didatangi pembeli. Ini bertepatan dengan beberapa hari menjelang hari raya. Lonjakan kebutuhan pun meningkat.

Hal itu diakui salah satu pedagang beras, Marhani (43). Berjualan di situ selama 14 tahun, lonjakan keramaian selalu ia jumpai jelang lebaran. "Terutama Idul Fitri, pembelian akan mengalami peningkatan," ucapnya.

Dalam beberapa hari belakangan, penjualan Marhani meningkat lebih dari 50 persen. Jika di hari biasa ia menjual maksimal 10 karung beras. Akhir-akhir ini, 15 karung bahkan lebih bisa terjual dalam sehari. "Kadang sampai dua kali lipat lebih laku," ujarnya.

Semakin dekat dengan Lebaran, warga pun beramai-ramai berbagi kebaikan. Salah satunya dengan berzakat fitrah untuk orang tak mampu. Ini menjadi salah satu faktor meningkatnya omzet penjualan Marhani. "Akhir-akhir ini ramai didatangi pembeli yang hendak berzakat fitrah," ujarnya. Di samping itu, kebutuhan konsumsi warga memang besar menurutnya.

Di toko Marhani, setidaknya lebih dari 15 jenis beras yang terjual. Terdiri dari produk lokal hingga Pulau Jawa.

Beras lokal dipasok dari daerah sekitar Banjarmasin. Seperti dari Aluh-Aluh, Jambu Burung, Anjir dan Gambut. Harga dijual bervariasi. Berkisar antara Rp7.500-Rp9.500 per liter. Tergantung kualitas beras.

Beras lokal berjenis siam unus adalah yang paling laku. Terutama saat musim pembagian zakat fitrah berlangsung. Beras ini terkenal dengan kualitasnya yang tinggi dan cita rasanya yang pas di lidah orang Banjar. "Siam unus yang paling laku. Baik sehari-hari maupun saat musim berfitrah seperti sekarang," jelas Marhani.

Sedangkan untuk beras Jawa, ia menjualnya perkilogram. Satu kemasan berisi 20 kg dijual dengan harga Rp220 ribu.

Marhani menyebut ada kenaikan harga yang terjadi. Tak banyak, hanya meningkat Rp500 dari harga biasa. Ini berlaku untuk semua jenis beras yang dijualnya. "Yang tadinya Rp7.000 jadi Rp7.500. Begitu juga yang lainnya," ucapnya.

Salah satu pembeli, Rizky (36) mendatangi pasar itu. Ia membeli beras berjenis mayang di toko Marhani. Selain untuk kebutuhan rumah tangga, ia juga berencana akan membagikan beras kepada orang tak mampu di sekitar rumahnya. "Bertepatan di bulan yang baik, saya manfaatkan juga untuk berbagi," ucap warga Sungai Andai itu.

Pasar Sentra Beras itu beroperasi setiap hari. Sejak pagi hingga pukul 16.00 Wita. Tak hanya untuk pembelian partai, pasar ini juga menerima eceran. (mr-150/at/nur)


BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .