MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 13 Juni 2018 13:58
Awas, Politik Uang di Open House saat Lebaran Nanti
Foto ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalsel mewanti-wanti agar semua calon kepala daerah yang bertarung pada pemilihan bupati di empat kabupaten di Kalsel tidak melakukan politik uang di acara Open House.

Komisioner Bawaslu Kalsel Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran Aries Mardiono mengatakan sanksinya dalam masalah ini tegas. Larangan money politik sudah sangat jelas diatur di Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 sebagaimana perubahan UU Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada, yang mengatur sanksi pidana bagi pihak manapun yang menjalankan praktik politik uang. “Di undang-undang pemilu ini, bagi siapapun yang melakukan money politik bisa dipidana,” terang Aries kemarin.

Di undang-undang ini, sambungnya tak hanya pasangan calon, namun setiap orang yang terbukti menjanjikan atau memberi materi atau mempengaruhi pemilih untuk pemilih calon tertentu dikenakan sanksi pidana kurungan penjara minimal 36 bulan dan maksimal 72 bulan atau dengan minimal Rp200 juta dan maksimal Rp1 miliar.

Bahkan sebut Aries, tak hanya sanksi pidana bagi yang melakukan money politik. Namun, sanksi administrasi bagi pasangan calon. Sanksinya pun tegas, yakni pembatalan sebagai pasangan calon kepala daerah. “Ibadah-ibadah. Jangan sampai dikaitkan dengan pencalonan dirinya sebagai kepala daerah. Apalagi melakukan money politik, ancamannya bisa dicoret atau dibatalkan,” ujarnya.

Aries mengakui open house saat lebaran nanti memang sangat rentan terjadinya politik uang. Para calon kepala daerah bisa menggunakan modus Lebaran untuk mempengaruhi pemilih yang datang dengan iming-iming.

Berbicara apakah ada pasangan calon yang terendus melakukan politik uang. Aries menyebut, sementara yang terjadi hanya pemberian bahan kampanye yang nilianya tidak lebih dari Rp25 ribu. Di luar itu dia mengatakan, belum menemukan. Seperti memberi bingkisan dengan iming-iming mempengaruhi. “Kami berharap jangan sampai ada yang dibatalkan sebagai calon hanya karena melakukan money politik dengan memanfaatkan open house,” tandasnya.
Sementara itu, calon bupati nomor urut satu di Pilkada Hulu Sungai Selatan (HSS) M Najamuddin mengatakan pihaknya tidak akan melakukan politik uang saat melaksanakan open house nanti.“Tentu kami tidak akan melakukan itu (money politic). Kesucian Lebaran harus dijaga,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Nanang Buya – panggilan M Najamuddin sendiri rencana baru akan menggelar open house saat Lebaran hari kedua atau hari Sabtu nanti setelah selesai menggelar bersama keluarga.

Tamu yang diundang pun dibatasi hanya sebatas tim pemenangan dan warga sekitar saja, tidak sampai mengundang para saksi yang sudah disiapkan.
Hal senada juga diungkapkan Achmad Fikry calon bupati nomor urut dua. Menurut calon petahana ini open house di hari kemenangan nanti tidak akan dimanfaatkan untuk melakukan money politik. “Hari suci jangan sampai melakukan hal tidak benar,” ujar Fikry.

Panwaslu Kabupaten Tanah Laut juga terus memantau kegiatan para paslon saat pelaksanaan open house.

Ketua Panwaslu Kabupaten Tala Marsudi mengatakan, pihaknya tidak mempermasalahkan jika kedua Paslon melaksanakan kegiatan open house saat hari raya Idulfitri. Namun, jangan ada bagi uang. "Hal itu dilarang berdasarkan PKPU, " jelasnya.

Di Tapin, Open house bakal dilaksanakan pasangan calon Bupati Tapin M Arifin Arpan dan Wakil Bupati Tapin Syafrudin Noor pada momen hari raya idul Fitri. Meski demikian, Paslon sudah berkomitmen untuk tidak melakukan sesuatu hal yang melanggar. (mof/shn/ard/dly//ay/ran)

 


BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 12:18

Kampus Tertua Kalsel, ULM Banjarmasin Targetkan Akreditasi A

BANJARMASIN – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin terus meningkatkan akreditasi…

Minggu, 16 Desember 2018 12:12

Smart City Bukan Sekedar Aplikasi Tapi Juga Menyangkut Gaya Hidup

BANJARMASIN – Kota Banjarmasin dan Banjarbaru adalah dua dari 100…

Minggu, 16 Desember 2018 11:46

Antusias, Ratusan Masyarakat Datang Untuk Saksikan Peringatan Hari Juang ke-73

BANJARBARU - Lapangan Murjani, Sabtu (15/12) kemarin tampak meriah. Ratusan…

Minggu, 16 Desember 2018 11:17

Ternyata, Kecamatan Martapura Kota Kasus Tertinggi HIV/AIDS

MARTAPURA - Menjadi daerah berjuluk Serambi Makkah, ternyata tak membuat…

Minggu, 16 Desember 2018 11:03

AIMI Tekankan Pentingnya ASI

BANJARMASIN-Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Wilayah Kalimantan Selatan kembali menggelar…

Minggu, 16 Desember 2018 10:54

Ilung Warnai Festival Jukung, Warga : Jukungnya malah balap-balapan dengan ilung

BANJARMASIN - Festival Jukung 2018 dirundung pampangan enceng gondok. Meski…

Minggu, 16 Desember 2018 10:33

Jengah Dengan Pampangan, Ibnu Buka Sayembara

BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina jengah melihat sampah…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:17

Beruntung, Ambruknya Ruang Kelas SMKN 1 Daha Selatan Tidak Makan Korban

KANDANGAN – Satu ruang kelas belajar SMKN 1 Daha Selatan…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:09

Tantangan Sebenarnya Larangan Kantong Plastik Ada di Pasar Tradisional

BANJARMASIN - Pemko Banjarmasin mulai melarang penyediaan kantong plastik di…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:00

Pembeli Bingung, Habis Belanja Bawanya Gimana!!

Pemko Banjarbaru dalam beberapa pekan terakhir mulai menjalankan kebijakan pengurangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .