MANAGED BY:
JUMAT
16 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Senin, 18 Juni 2018 12:52
Menghirup Asap Kembang Api Ternyata Bahaya Bagi Kesehatan
Foto ilustrasi

PROKAL.CO, Di beberapa kota sering merayakan perayaan malam hari raya Idulfitri dengan menyalakan kembang api. Suaranya menggelegar serta bentuknya yang warna-warni di angkasa jadi primadona.

Titik-titik keramaian kota akan dipenuhi oleh letusan kembang api disertai asap yang pekat dengan bau khasnya. Namun, jangan anggap asap dari kembang api ini biasa-biasa saja. Asap yang dihasilkan dari kembang api berbahaya bagi kesehatan tubuh, khususnya bagian paru-paru.

Dokter Febi Rahmawati menjelaskan kalau asap kembang api mengandung partikel halus yang bisa memengaruhi kesehatan paru-paru seseorang. "Asap yang dikeluarkan dari kembang api akan membahayakan paru-paru bila menghirupnya terlalu banyak. Biasanya akan menyebabkan peradangan dan gangguan fungsi," ujar dokter yang bekerja di klinik Sejahtera Mulia di kawasan Trikora Banjarbaru ini.

Radang paru-paru serta gangguan fungsi ini bisa berakibat parah apabila tidak ditanggulangi dengan serius. "Gejala awalnya akan merasa nyeri di bagian dada, lalu sesak napas ringan," ucapnya.

Radang paru-paru tidak hanya menyerang orang dengan kondisi kesehatan normal. Bagi penderita penyakit asma, asap dari kembang api sangat berbahaya dan harus dihindari. Minimal dengan masker untuk pelindung. "Jika itu (asap, Red) terhirup penderita asma dan masuk ke paru-paru maka akan menyebabkan serangan asma berat. Soalnya partikel halus yang ada di asap seperti debu, logam, bahkan mesiu adalah hal yang berbahaya untuk paru-paru penderita asma," tegasnya.

Jantung juga organ tubuh yang jadi efek dari asap kembang api ini. Selain memberikan efek kejut karena ledakannya, asap dari kembang api juga berhubungan dengan sirkulasi darah di tubuh dan jantung. "Serangan jantung juga kemungkinan muncul akibat asap kembang api. Ini terjadi ketika asap yang dihirup masuk ke dalam tubuh dan masuk sirkulasi darah. Ini akan menyebabkan darah yang mengalir ke otak menjadi sangat berkurang. Kondisi ini membuat serangan jantung mungkin terjadi," ingatnya.

Dokter Febi mengimbau agar masyarakat ketika menikmati perayaan Lebaran dengan kembang api untuk memperhatikan asap yang dihirupnya. "Apalagi jika berada di kerumunan yang banyak asap kembang apinya. Segera tutup hidung dan mulut atau gunakan masker atau kain jika kondisi udara sekitar sedang berasap," pesannya.(rvn/ma/dye)


BACA JUGA

Sabtu, 10 November 2018 10:50

Terpaut 34 Tahun, Wawan Nikahi Acil Mantili

Jodoh dan nasib seseorang memang tidak ada yang menyangka. Seperti yang dialami sepasang warga Desa…

Kamis, 08 November 2018 13:13

Seniman Mancanegara Bakal Kumpul di Kiram

BANJARMASIN - Seniman dari sejumlah negara dipastikan hadir pada gelaran South Borneo Art Festival di…

Rabu, 07 November 2018 11:04

Kisah Muazin Masjid Annur Meninggal di Atas Sajadah: Sempat Ucapkan Kalimat Tauhid

Namanya sama dengan kakek Nabi Muhammad, Abdul Muthalib. Muazin di Masjid Annur Kotabaru Senin (5/11)…

Rabu, 24 Oktober 2018 12:36

Sampai Kapan? Ijazah Pesantren Masih Belum Diakui

BANJARMASIN - Meski disambut dengan gegap-gempita, ada yang mengganjal setiap Peringatan Hari Santri…

Rabu, 17 Oktober 2018 16:34

Yuk! Cobain Wisata Baru di HSS ini, Dijamin Instagramable

Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) memang kaya akan destinasi wisata. Mulai dari pegunungan sampai…

Selasa, 16 Oktober 2018 02:02
Opini

Mengurai Kemacetan Kendaraan di Kota Banjarmasin

Oleh : Muhammad Reza Hikmatullah* Kota Banjarmasi saat ini di tahun 2018 sudah memasuki tahun Ke-492…

Sabtu, 06 Oktober 2018 08:53

Tingkatkan Kompetensi Wartawan Zaman Now

BANJARMASIN – PWI Kalsel terus berupaya meningkatkan kompetensi wartawan di Banua. Supaya memiliki…

Rabu, 03 Oktober 2018 10:20

Belum Berencana Anggarkan Bonus

BANJARMASIN – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) keluar sebagai juara Kompetisi Olahraga Daerah…

Minggu, 30 September 2018 11:24

Pelukis Banjarbaru Raih Penghargaan Internasional

BANJARBARU - Berkarya dengan tulus dan penuh keseriusan sebagai seniman di Banjarbaru. Sulistyono Hilda…

Jumat, 28 September 2018 10:09

Pulau Bakut di Bawah Jembatan Barito Segera Dibuka untuk Wisata

MARABAHAN - Direktur Jenderal KSDAE ( Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem), Wiratno mengunjungi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .