MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 19 Juni 2018 14:30
Ungkap Kematian Wartawan di Sel, Kapolda: Kami Akan Bongkar Kuburannya
Rachmat Mulyana

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Misteri masih membayangi Kematian Muhammad Yusuf. Wartawan salah satu media online di Kotabaru ini meninggal di tahanan Lapas Kotabaru. Hasil visum RSUD Kotabaru menunjukkan tidak ada tanda kekerasan pada jasadnya.

Meski demikian, demi menguak kebenarannya, Kapolda Kalsel Brigadir Jenderal Polisi Rachmat Mulyana mengatakan pihaknya akan membongkar kuburan almarhum. "Kalau tidak diautopsi tidak diketahui penyebabnya apa,” ungkap Rachmat kepada wartawan, baru-baru ini.

Rachmat mengatakan mengambil upaya tersebut untuk menghindari asumsi atau persepsi negatif di masyarakat. Yusuf sendiri sebelumnya diproses hukum karena laporan sebuah perusahaan sawit di Kotabaru yang merasa terus-menerus 'diserang' lewat pemberitaan di media online oleh Yusuf.

Untuk keperluan autopsi, jelas Rachmat, pihaknya sudah menginformasikan kepada pihak keluarga M Yusuf. Namun pihak keluarga almarhum meminta waktu sampai sebelum akhir bulan Juni 2018.

“Kalau lewat tanggal itu, tetap tidak mau diautopsi, bisa saja kita terapkan pasal 222, kami anggap menghalang-halangi proses penyidikan,” tandasnya.

Keluarga Yusuf sendiri bakal menggugat Polres Kotabaru dan Kejaksaan Negeri Kotabaru. Istri almarhum Yusuf, T Arvaidah, menyerahkan teknis materi gugatan kepada tim pengacara yang sejak awal kasus bergulir sudah mendampingi almarhum suaminya.

Rachmat mengaku sudah mendengar mengenai hal tersebut. Dia mengatakan upaya hukum itu merupakan hak semua warga. "Silahkan saja mengajukan gugatan,” tegasnya.

Dijelaskan, pihaknya sudah melakukan audit di internal untuk mengetahui mekanisme penanganan kasus yang menjerat almarhum. Tapi dari hasil audit tim yang dipimpin Irwasda Polda Kalsel Djoko Poerbo Hadijojo, Kabid Propam Polda Kalsel AKBP Edy Suwandono, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel Kombes Pol Sofyan Hidayat dan Direktur Reserse Kriminal Khusus Kombes Pol Rizal Irawan, ternyata semuanya sudah sesuai.

“Dari hasil audit semua sudah sesuai manajemen penanganan perkara dan tidak ditemukan adanya kesalahan prosedur,” tutupnya. (gmp/ay/ran)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*