MANAGED BY:
SENIN
22 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 22 Juni 2018 13:49
Johar Arif, PNS Rajin Membolos Tapi Dapat Gaji Tak Pernah Telat
JANJI SANKSI: Plh Sekdako Banjarmasin Hamdi (tengah) mengecek absensi dan surat mutasi Johar. Dia memastikan PNS yang bolos dijatuhi sanksi berat. | Foto: Syarafuddin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Wakil Wali Kota Banjarmasin Hermansyah geram bukan main. Saat mengetahui ada PNS di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarmasin yang mangkir kerja selama berbulan-bulan.

Pegawai itu atas nama Johar Arif. Jabatannya cuma staf biasa, bukan selevel kepala seksi atau bidang. Transfer gaji ke rekening Johar tak pernah telat. Ramadan tadi, dia juga ikut menikmati THR (Tunjangan Hari Raya).

"Bahkan, saat diancam atasannya bakal dikenai pemotongan tunjangan, dia malah menunjukkan sikap menantang. Ini harus ditindak secara nyata, bukan cuma diancam. Ini fatal sekali," kata Hermansyah.

Johar dulu bekerja di Bagian Pembangunan Setdako Banjarmasin. Pada 27 April lalu, dia dimutasi wali kota ke Disbudpar. Menurut penuturan rekannya sekantor, dia baru sekali masuk kantor.

Tepatnya pada 23 Mei tadi. Itu pun sekadar melaporkan SK (Surat Keputusan) pindah tugas. Setelah itu pulang dan kembali menghilang.

Kabarnya, sejak di Bagian Pembangunan, Johar memang sudah terkenal rajin membolos. Sampai-sampai pernah dijenguk atasannya yang lama ke rumah.

Kasus ini baru terungkap kemarin (21/6). Saat wawali menggelar inspeksi mendadak ke sejumlah instansi. Salah satunya adalah kantor Disbudpar di Banua Anyar. Sidak guna mengetahui absensi kerja seusai liburan panjang lebaran. "Ini contoh buruk bagi pegawai yang lain. Bagi citra pemko juga jelek. Nanti masyarakat pukul rata. Mengira semua PNS pemko perilakunya seperti itu," katanya.

Hermansyah meminta BKD lebih tegas. Jika muncul kasus serupa, jangan sungkan memotong tunjangan. Jika perlu, jatah gaji 13-nya jangan dicairkan. "Tak masalah mereka dipecat. Di Banjarmasin banyak yang kebelet pengin jadi PNS. Bahkan ada yang menghonor sampai 12 tahun. Mereka siap menggantikan yang malas-malas," tegasnya.

Dokumen kepegawaian dan absensi Johar kemudian dicek Plh (Pelaksana Harian) Sekdako Banjarmasin, Hamdi. Dia berkali-kali menggeleng-gelengkan kepala melihatnya. "Kasihan bagi pegawai lain yang rajin. Melihat teman sekantor sesuka hati meliburkan diri," ujarnya.

Merujuk Peraturan Pemerintah No 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, batas maksimal mangkir kerja tanpa alasan yang sah hanya 46 hari.

Setelah 46 hari bolos kerja, oknum PNS itu diberhentikan secara tidak hormat. Yang lebih ringan, seperti 20 hari bolos kerja bisa mengalami penundaan kenaikan gaji berkala. Atau untuk 30 hari bolos kerja adalah penurunan pangkat setingkat lebih rendah.

Lalu, mengapa bisa terjadi pembiaran pada kasus Johar? Kepala Disbudpar Banjarmasin, Ikhsan Alhaq mengaku sudah mencoba segala cara untuk menghubungi Johar. "Bagaimana bisa menegur, dihubungi saja tak bisa. Ini orang gaib," ujarnya.

Ikhsan sendiri tak pernah bertemu Johar. Dia memastikan Johar tak pernah ikut apel, rapat, dan kegiatan Disbudpar. "Tapi sepengetahuan saya, gajinya lancar. THR juga dapat," ungkapnya.

Dia kemudian mencoba berkonsultasi dengan BKD (Badan Kepegawaian Daerah) atas kasus ini. "Pasti dijatuhkan sanksi. Tapi harus dikaji dulu. Disesuaikan saja dengan PP No 53," tukasnya.

Ada banyak rumor yang beredar. Bahwa Johar sering menghilang karena istrinya tinggal di provinsi tetangga. Adapula yang menyebut dia PNS pindahan dari kabupaten tetangga. "Soal itu saya kurang tahu," kata Ikhsan.(fud/dye)


BACA JUGA

Minggu, 21 Oktober 2018 16:27
Berita Tabalong

Ribuan Warga Meriahkan HUT TNI ke-73

TANJUNG - Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke 73 dimeriahkan ribuan masyarakat…

Minggu, 21 Oktober 2018 09:21

Hermansyah: Dewan Harus Ngebut

BANJARMASIN -Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah menuntut DPRD Banjarmasin untuk tancap gas. Mengingat…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:02

Penggodokan Raperda Lingkungan Hidup, Pansus Bolak-Balik Ganti Judul

BANJARMASIN — Rancangan peraturan daerah tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup…

Sabtu, 20 Oktober 2018 09:52

Usulan Juru Sembelih Halal Mencuat di DPRD

BANJARMASIN - Dewan sedang menggodok raperda untuk melindungi masyarakat dari wabah penyakit yang ditularkan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 09:39

BK Bersidang, Terlapor Malah ke Bali

Kasus dugaan pelanggaran kode etik DPRD Banjarmasin berlanjut. Kemarin (19/10), Badan Kehormatan (BK)…

Sabtu, 20 Oktober 2018 09:33

Khawatir Anak Autis Dikeluarkan

BANJARMASIN – Orang tua yang memiliki anak penyandang autis jangan bersedih. Biasanya dikaruniai…

Sabtu, 20 Oktober 2018 09:31

Tak Bakal Sia-Sia, Lokasi HPS di Batola Jadi Wisata Edukasi

BATOLA - Lahan persawahan di Jejangkit Kabupaten Barito Kuala (Batola) bukan hanya sebagai program pemerintah…

Sabtu, 20 Oktober 2018 09:13

BPK Tarsan 2 Dibentuk Amankan Pasar Sentra Antasari

BANJARMASIN – Pasar Sentra Antasari menjadi ikon pusat kawasan perekonomian wilayah Kalimantan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 08:41

Hebat! Kontingen Tanbu Raih Prestasi Kalsel

BATULICIN - Kontingen Kabupaten Tanah Bumbu meraih prestasi sebagai juara umum IV pada Pekan Keterampilan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 08:39

Senam Sehat Bersama Radar Banjarmasin Minggu ini

BATULICIN - Kegiatan Senam Minggu Pagi Ceria kembali akan digelar Minggu (21/10) pagi di Ruang Terbuka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .