MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 22 Juni 2018 13:49
Johar Arif, PNS Rajin Membolos Tapi Dapat Gaji Tak Pernah Telat
JANJI SANKSI: Plh Sekdako Banjarmasin Hamdi (tengah) mengecek absensi dan surat mutasi Johar. Dia memastikan PNS yang bolos dijatuhi sanksi berat. | Foto: Syarafuddin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Wakil Wali Kota Banjarmasin Hermansyah geram bukan main. Saat mengetahui ada PNS di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarmasin yang mangkir kerja selama berbulan-bulan.

Pegawai itu atas nama Johar Arif. Jabatannya cuma staf biasa, bukan selevel kepala seksi atau bidang. Transfer gaji ke rekening Johar tak pernah telat. Ramadan tadi, dia juga ikut menikmati THR (Tunjangan Hari Raya).

"Bahkan, saat diancam atasannya bakal dikenai pemotongan tunjangan, dia malah menunjukkan sikap menantang. Ini harus ditindak secara nyata, bukan cuma diancam. Ini fatal sekali," kata Hermansyah.

Johar dulu bekerja di Bagian Pembangunan Setdako Banjarmasin. Pada 27 April lalu, dia dimutasi wali kota ke Disbudpar. Menurut penuturan rekannya sekantor, dia baru sekali masuk kantor.

Tepatnya pada 23 Mei tadi. Itu pun sekadar melaporkan SK (Surat Keputusan) pindah tugas. Setelah itu pulang dan kembali menghilang.

Kabarnya, sejak di Bagian Pembangunan, Johar memang sudah terkenal rajin membolos. Sampai-sampai pernah dijenguk atasannya yang lama ke rumah.

Kasus ini baru terungkap kemarin (21/6). Saat wawali menggelar inspeksi mendadak ke sejumlah instansi. Salah satunya adalah kantor Disbudpar di Banua Anyar. Sidak guna mengetahui absensi kerja seusai liburan panjang lebaran. "Ini contoh buruk bagi pegawai yang lain. Bagi citra pemko juga jelek. Nanti masyarakat pukul rata. Mengira semua PNS pemko perilakunya seperti itu," katanya.

Hermansyah meminta BKD lebih tegas. Jika muncul kasus serupa, jangan sungkan memotong tunjangan. Jika perlu, jatah gaji 13-nya jangan dicairkan. "Tak masalah mereka dipecat. Di Banjarmasin banyak yang kebelet pengin jadi PNS. Bahkan ada yang menghonor sampai 12 tahun. Mereka siap menggantikan yang malas-malas," tegasnya.

Dokumen kepegawaian dan absensi Johar kemudian dicek Plh (Pelaksana Harian) Sekdako Banjarmasin, Hamdi. Dia berkali-kali menggeleng-gelengkan kepala melihatnya. "Kasihan bagi pegawai lain yang rajin. Melihat teman sekantor sesuka hati meliburkan diri," ujarnya.

Merujuk Peraturan Pemerintah No 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, batas maksimal mangkir kerja tanpa alasan yang sah hanya 46 hari.

Setelah 46 hari bolos kerja, oknum PNS itu diberhentikan secara tidak hormat. Yang lebih ringan, seperti 20 hari bolos kerja bisa mengalami penundaan kenaikan gaji berkala. Atau untuk 30 hari bolos kerja adalah penurunan pangkat setingkat lebih rendah.

Lalu, mengapa bisa terjadi pembiaran pada kasus Johar? Kepala Disbudpar Banjarmasin, Ikhsan Alhaq mengaku sudah mencoba segala cara untuk menghubungi Johar. "Bagaimana bisa menegur, dihubungi saja tak bisa. Ini orang gaib," ujarnya.

Ikhsan sendiri tak pernah bertemu Johar. Dia memastikan Johar tak pernah ikut apel, rapat, dan kegiatan Disbudpar. "Tapi sepengetahuan saya, gajinya lancar. THR juga dapat," ungkapnya.

Dia kemudian mencoba berkonsultasi dengan BKD (Badan Kepegawaian Daerah) atas kasus ini. "Pasti dijatuhkan sanksi. Tapi harus dikaji dulu. Disesuaikan saja dengan PP No 53," tukasnya.

Ada banyak rumor yang beredar. Bahwa Johar sering menghilang karena istrinya tinggal di provinsi tetangga. Adapula yang menyebut dia PNS pindahan dari kabupaten tetangga. "Soal itu saya kurang tahu," kata Ikhsan.(fud/dye)


BACA JUGA

Senin, 21 Januari 2019 19:14

NYAMANNYA..! Aktif Bayar Listrik, Dapat Hadiah

RANTAU --  Santoso kaget atas kedatangan petugas dari PLN ULP…

Senin, 21 Januari 2019 17:36
BREAKING NEWS

Sampai Kapan..? Gaji Guru Honorer Kalah dengan Upah Buruh Harian

BANJARMASIN - Peralihan kewenangan guru honorer tingkat Sekolah Menengah Atas…

Senin, 21 Januari 2019 15:22

Ketua DPRD Balangan Hadiri Haulan Datu Kandang Haji

PARINGIN - Haulan Datu Kandang Haji tahun 2019 yang berlangsung…

Senin, 21 Januari 2019 15:15

Balangan Raih Sertifikat Adipura Kategori Kota Kecil

PARINGIN - Sertifikat Adipura tahun 2018 untuk kategori kota kecil…

Senin, 21 Januari 2019 14:47
BREAKING NEWS

ADA APA..? Warga Alalak Resah, Takut Terisolir

BANJARMASIN - Tinggal sebulan lagi Jembatan Kayutangi Ujung bakal ditutup…

Senin, 21 Januari 2019 14:31
BREAKING NEWS

22.000 Pelanggannya Nunggak, PLN Kotabaru Curhat ke Kejaksaan, Sama Kejari Dibeginiin

KOTABARU - Memakai kemeja putih, Kepala PLN Kotabaru Sudarto curhat…

Senin, 21 Januari 2019 13:47

Kuda Menari Meriahkan Taman Van Der Pijl

BANJARBARU - Suasana Taman Van Der Pijl, Banjarbaru, Minggu (20/1)…

Senin, 21 Januari 2019 13:34
BREAKING NEWS

WAW...! Jembatan ini Bikin Walikota Banjarmasin Berang

BANJARMASIN - Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina berang. Jembatan Penyeberangan Orang…

Senin, 21 Januari 2019 13:32

Kebijakan Pemerintah Pusat Terkait Gaji PNS Gol IIA

BANJARMASIN - Kebijakan pemerintah pusat mengenai penyesuaian gaji perangkat desa…

Senin, 21 Januari 2019 13:18

Kisah Musyakin, Perempuan Peraih Award dari PLN UP3 Barabai

Ini bukan kisah seorang warga yang takut aliran listrik di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*