MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 22 Juni 2018 15:48
Banjir Diangsana, Perusahaan Tambang Jangan hanya Diam
JEMBATAN PENGHUBUNG : Musibah banjir di Desa Bayansari juga mengakibatkan jembatan penghubung antar desa terputus, Rabu (20/6). | Foto: BPBD Tanbu

PROKAL.CO, BATULICIN - Musibah banjir di Kecamatan Angsana, Rabu (20/6), menjadi perhatian serius dari Pemprov Kalsel dan Pemkab Tanbu. Pemerintah akan mencarikan solusi agar musibah serupa tidak sampai terjadi lagi.

Kepala Dinas PUPR Tanbu Roy Rizali Anwar mengatakan, musibah banjir yang terjadi di Kecamatan Angsana disebabkan karena curah hujan yang sangat tinggi. Selain itu, Sungai Setarap dan Sungai Ngibung tidak mampu menampung debit air. Saat ini, kondisi sungai sudah mengalami pendangkalan.

“Selain itu memang ada perubahan fungsi lahan sehingga serapan air berkurang,” ujar Roy, kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

Menurut Roy, sudah saatnya normalisasi dua sungai tersebut segera dilakukan. Memang tidak menjamin banjir bisa diatasi, namun setidaknya bisa mengurangi debit air sehingga tidak sampai meluber ke jalan raya.

“Normalisasi dua sungai itu memang tanggung jawab Pemprov Kalsel. Dari yang saya dengar, kalau tidak salah pada tahun 2016 atau 2017, Pemprov Kalsel sudah melakukan normalisasi Sungai Setarap. Mudah-mudahan saja tahun ini ada kembali dianggarkan untuk normalisasi dua sungai tersebut,” kata Roy.

Roy berharap partisipasi perusahaan yang melakukan aktivitas di Kecamatan Angsana agar turut membantu membuatkan tanggul sehingga air hujan tidak sampai meluber ke badan jalan dan rumah warga sekitar.

“Bantuan perusahaan memang sangat diperlukan, karena kalau mengharap anggaran dari pemerintah penanganannya bisa lambat,” terangnya.

Pemkab Tanbu, ujar Roy, sudah melakukan pendataan terkait banjir tersebut dan melaporkannya kepada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional. Termasuk infrastruktur yang rusak seperti jembatan penghubung antar desa di Desa Bayansari.

“Diusahakan tahun ini (jembatan) juga diperbaiki. Tapi informasi warga masih ada jalan alternatif yang bisa dilewati,” jelasnya.

Diakuinya, musibah banjir yang melanda Kecamatan Angsana, cukup merepotkan masyarakat pengguna jalan. Sejak pagi hingga malam harinya, antrean mengular hingga 4 KM.

“Badan jalannya juga mengalami kerusakan sehingga harus diperbaiki. Menurut informasi, pagi ini (kemarin) tim dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional akan datang langsung ke lokasi,” pungkas Roy.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tanbu Setia Budi mengatakan musibah banjir di Kecamatan Angsana tidak sampai merusak lahan pertanian milik warga. Begitu juga peternakan warga, masih aman.

“Tidak ada kerusakan, baik itu lahan pertanian maupun peternakan milik warga. Begitupun sarana dan prasarana pertanian, tidak ada yang rusak. Aman semua,” tegasnya seraya menambahkan walaupun ada lahan pertanian warga terendam, namun airnya cepat surut.

Seperti yang diberitakan Radar Banjarmasin, Rabu (20/6), musibah banjir kembali melanda Kecamatan Angsana Kabupaten Tanbu. Beberapa ruas jalan provinsi di KM 193 Desa Karang Indah RT 11 tergenang air, sehingga menyulitkan warga yang ingin lewat. Begitu juga jalan raya di Desa Angsana, Desa Bayansari, Desa Banjarsari dan Desa Makmur Mulia, juga kebanjiran. Musibah banjir di Kecamatan Angsana menggenangi 7 rumah warga. Tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir ini.

Antrean kendaraan mengular hingga 4 KM di jalan raya provinsi Desa Angsana Kecamatan Angsana. Warga yang hendak melintas harus ekstra hati-hati dan harus jalan perlahan. Pengendara sepeda motor terpaksa gigit jari, karena tidak bisa lewat sampai menunggu banjir surut. Jalan raya provinsi hanya bisa dilewati kendaraan roda empat dan enam saja.

Sementara itu, Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Banjarbaru, Goeroeh Tjiptanto menyebut hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang terjadi di sebagian wilayah Kalsel, Rabu tadi (20/6) dikarenakan adanya anomali cuaca.

Perubahan cuaca sendiri diakibatkan oleh adanya tekanan rendah di Samudera Pasifik sebelah timur Filipina. Serta, udara basah dari Samudera Hindia. Serta, sirkulasi siklonik di wilayah Samudera Hindia Barat Bengkulu, Selat Karimata dan Selat Makassar.

"Sirkulasi siklonik mengakibatkan adanya pola pertemuan aliran udara di bagian Selatan Kalimantan, perairan Selatan Bangka Belitung, Sumatera Selatan-Lampung, Bengkulu hingga Samudera Hindia," kata Goeroeh.

Dia mengungkapkan, anomali cuaca diperkirakan terjadi hingga 21 Juni. Maka dari itu, masyarakat diminta waspada. "Terutama di bagian Selatan hingga Timur Kalsel, hujan deras bakal terjadi di daerah sana," pungkasnya. (kry/ris/ay/ran)


BACA JUGA

Senin, 21 Januari 2019 19:14

NYAMANNYA..! Aktif Bayar Listrik, Dapat Hadiah

RANTAU --  Santoso kaget atas kedatangan petugas dari PLN ULP…

Senin, 21 Januari 2019 17:36
BREAKING NEWS

Sampai Kapan..? Gaji Guru Honorer Kalah dengan Upah Buruh Harian

BANJARMASIN - Peralihan kewenangan guru honorer tingkat Sekolah Menengah Atas…

Senin, 21 Januari 2019 15:22

Ketua DPRD Balangan Hadiri Haulan Datu Kandang Haji

PARINGIN - Haulan Datu Kandang Haji tahun 2019 yang berlangsung…

Senin, 21 Januari 2019 15:15

Balangan Raih Sertifikat Adipura Kategori Kota Kecil

PARINGIN - Sertifikat Adipura tahun 2018 untuk kategori kota kecil…

Senin, 21 Januari 2019 14:47
BREAKING NEWS

ADA APA..? Warga Alalak Resah, Takut Terisolir

BANJARMASIN - Tinggal sebulan lagi Jembatan Kayutangi Ujung bakal ditutup…

Senin, 21 Januari 2019 14:31
BREAKING NEWS

22.000 Pelanggannya Nunggak, PLN Kotabaru Curhat ke Kejaksaan, Sama Kejari Dibeginiin

KOTABARU - Memakai kemeja putih, Kepala PLN Kotabaru Sudarto curhat…

Senin, 21 Januari 2019 13:47

Kuda Menari Meriahkan Taman Van Der Pijl

BANJARBARU - Suasana Taman Van Der Pijl, Banjarbaru, Minggu (20/1)…

Senin, 21 Januari 2019 13:34
BREAKING NEWS

WAW...! Jembatan ini Bikin Walikota Banjarmasin Berang

BANJARMASIN - Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina berang. Jembatan Penyeberangan Orang…

Senin, 21 Januari 2019 13:32

Kebijakan Pemerintah Pusat Terkait Gaji PNS Gol IIA

BANJARMASIN - Kebijakan pemerintah pusat mengenai penyesuaian gaji perangkat desa…

Senin, 21 Januari 2019 13:18

Kisah Musyakin, Perempuan Peraih Award dari PLN UP3 Barabai

Ini bukan kisah seorang warga yang takut aliran listrik di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*