MANAGED BY:
MINGGU
18 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Sabtu, 30 Juni 2018 12:53
Perjuangan Menyebarkan 'Virus' Panting
MEMUKAU: Tak hanya menyuguhkan alunan musik indah. Panting Wariors juga menampilkan teatrikal tentang jatuh bangun perjuangan musik panting di Banua. | Foto: Wahyu Ramadhan/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, Alunan nada khas petikan panting menggema di Taman Budaya (TB) Kalsel, tadi (9/5) malam. Puluhan seniman asal Banua bersatu padu menciptakan harmoni untuk dipersembahkan kepada penonton.

The Warriors of Panting! Itulah tajuk pagelaran musik panting kolosal yang diselenggarakan oleh UPTD Taman Budaya Kalsel ini. Bertempat di Panggung Terbuka Bakhtiar Sanderta, event ini sukses membuat ratusan mata pentonton terpaku.

Pementasan memang dikonsep sangat kental dengan nuansa musik tradisi. Alunan dari instrumen panting dipadukan dengan musik modern. Hasilnya, menjadi sebuah karya seni yang memanjakan telinga.

Komposer pagelaraan, Zaki Bahalap menyebu pertunjukan ini punya misi. Mengenalkan alat musik panting secara lebih luas dan lintas generasi.

"Ini bagian dari perjuangan kami menyebarkan virus panting. Maksudnya virus yang membuat orang, khususnya generasi muda di Banua agar mencintai serta melestarikan panting sebagai warisan budaya kita," katanya usai pertunjukan.

Virus panting inilah yang juga diimplementasikan Zaki dalam seluruh pertunjukan. Durasinya sekitar satu jam. Dengan memvisualisasikan seorang anak-anak yang tak mengenal panting, lalu memainkannya.

Zaki mengatakan gambaran tersebut adalah fakta saat ini. "Generasi muda itu harus dimasuki virus panting dulu. Dari mereka mengenal akhirnya akan suka dan mulai mempelajarinya. Itulah konsep kami tadi," katanya.

Selain menjadi ajang menyebarkan virus panting, pergelaran musik lintas komunitas seni ini juga menjadi pembuktian. Bahwa musik tradisi Kalsel bisa berkolaborasi dengan apik bersama musik modern.

"Memang, sebelumnya kami hanya ingin panting kolosal. Tetapi agar nuansa musiknya lebih kuat, kami jadikan kolaborasi (musik modern, red)," ucap kepala UPTD TB Kalsel, Suharyanti.

Secara penampilan dan kualitas musik yang disajikan Zaki bersama 75 musisi lainnya benar-benar layak mendapat gemuruh tepuk tangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, M Yusuf Effendi mengungkapkan kalau pagelaran ini bagian dari programnya. Dalam melestarikan serta mengenalkan kebudayaan Kalsel lebih luas.

"Ini bagian dari upaya kami melestarikan musik panting. Agar tidak tergerus terhadap masuknya perkembang zaman yang kian cepat. Dan ini juga sebagai wahana hiburan bagi masyarakat kita," ucapnya usai acara berlangsung. (rvn/gr/nur)


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 13:52

Bawa Dua Penumpang Misterius (3)

Sebelum Pesawat DC-8 Loftleider Icelandic yang membawa 249 jemaah haji asal Indonesia mengalami kecelakaan…

Sabtu, 17 November 2018 13:46

Mimpi Salat di Antara Mayat Dalam Masjid Nabawi (2)

Sementara itu, KH Taberani Basri masih ingat kejadian 40 tahun silam. Ketika pesawat DC-8 63 CF Loftleider…

Sabtu, 17 November 2018 13:35

Ingat Pesawat Kusam dan Kepulangan Yang Tertunda

Tragedi jelang tengah malam di pertengahan November 1978 silam masih membekas diingatan H Muhammad Sjahril,…

Sabtu, 17 November 2018 12:01

Didatangi Peziarah Dari India

BANJARBARU - Meski peristiwa Colombo sudah 40 tahun berlalu. Namun Makam Syuhada Haji di Landasan Ulin,…

Jumat, 16 November 2018 09:27
Asrama Mahasiswa ULM Yang Habiskan Dana Rp1,89 Miliar Diresmikan

Desember Sudah Ditempati, Satu Kamar Muat 4 Orang

BANJARBARU - Akhirnya Asrama Mahasiswa ULM Grha Puspa Cendekia di lingkungan kampus ULM Banjarbaru selesai…

Sabtu, 10 November 2018 10:50

Terpaut 34 Tahun, Wawan Nikahi Acil Mantili

Jodoh dan nasib seseorang memang tidak ada yang menyangka. Seperti yang dialami sepasang warga Desa…

Kamis, 08 November 2018 13:13

Seniman Mancanegara Bakal Kumpul di Kiram

BANJARMASIN - Seniman dari sejumlah negara dipastikan hadir pada gelaran South Borneo Art Festival di…

Rabu, 07 November 2018 11:04

Kisah Muazin Masjid Annur Meninggal di Atas Sajadah: Sempat Ucapkan Kalimat Tauhid

Namanya sama dengan kakek Nabi Muhammad, Abdul Muthalib. Muazin di Masjid Annur Kotabaru Senin (5/11)…

Rabu, 24 Oktober 2018 12:36

Sampai Kapan? Ijazah Pesantren Masih Belum Diakui

BANJARMASIN - Meski disambut dengan gegap-gempita, ada yang mengganjal setiap Peringatan Hari Santri…

Rabu, 17 Oktober 2018 16:34

Yuk! Cobain Wisata Baru di HSS ini, Dijamin Instagramable

Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) memang kaya akan destinasi wisata. Mulai dari pegunungan sampai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .