MANAGED BY:
JUMAT
17 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 16 Juli 2018 14:43
Pamor KWK di Banjarmasin Mulai Meredup, ini yang Jadi Biang Keroknya
SEPI: Kawasan Wisata Kuliner di kota ini kian meredup. Pengunjungnya tak lagi sebanyak pada awal-awal didirikan. | Foto: Syarafudin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Kawasan Wisata Kuliner (KWK) dulunya digadang-gadang dapat mendongkrak perekonomian para pengusaha kecil dan Pedagang Kaki Lima. Perlahan-lahan, pamornya meredup. Satu-satu gulung tikar.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Banjarmasin Eko Priyo tak menampiknya. Para pengusaha yang memakai tempat KWK mengalami kelesuan perekonomian. Tetapi, ia berkilah itu bukanlah karena kesalahan kebijakan pemko. Melainkan, satu kawasan kuliner yang tersentral memang berlaku hukum bisnis.

Selain persaingan usaha semakin ketat, rontoknya para pengusaha juga diduga tak terlepas dari meroketnya harga sewa lahan. Ambil kasus, KWK Baiman yang berlokasi di Jalan Lingkar Dalam Selatan, Pekapuran Raya, Banjarmasin Timur.

"Awal tahun pembukaan 2017, tarif sewa KWK Baiman Rp100 juta per tahun. Tahun kedua, naik menjadi Rp350 Juta. Pemko sudah menyubsidi harga sewa sebesar 60 persen dari total keseluruhan," ungkap Priyo.

Tak cuma KWK Baiman, KWK Mandiri dan KWK Gang Pengkor pun juga ikut-ikutan sepi. Soal dua kawasan kuliner selanjutnya, Priyo menjelaskan memang tempatnya yang tak representatif.

Misalnya, KWK Kayutangi atau Gang Pengkor yang lokasinya harus masuk ke dalam kompleks. Serta KWK Mandiri yang tak memiliki lahan parkir memadai untuk para pengunjung. Plus sudah terlahap oleh usaha-usaha lain di kota ini.

Menyadari merosotnya perekonomian pengusaha kawasan kuliner, Priyo berjanji bakal melakukan evaluasi secepatnya. Mencari apa jalan tengah yang mesti ditempuh oleh pemko dan para pengusaha. Agar kawasan kuliner yang sudah dibangun tak menjadi masalah baru.

Sementara, festival kuliner bisa menjadi solusi awal. Untuk mendongkrak minat warga agar datang ke KWK di Banjarmasin. Setidaknya, itulah yang disampaikan oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Awan Subarkah.

Selain getol menggelar festival, kerapian kios-kios juga mesti diperhatikan. Artinya, semua hal harus bagus agar pengunjung bisa nyaman untuk berburu kuliner di tiga titik KWK itu. "Pembinaan pedagang untuk menjamin kualitas dagangan yang paling penting," ucap anggota dewan Fraksi PKS itu. (dom/ma/nur)


BACA JUGA

Kamis, 16 Agustus 2018 16:14

Hadir di Banua, UAS: Saya Mencari Ijazah ke Banjar

BANJARBARU - Baru berdiri memulai ceramah,  Ustaz Abdul Shomad (UAS) sudah disambut histeris jemaah.…

Kamis, 16 Agustus 2018 16:10

Menelisik Dugaan Permainan Tender Proyek di Kotabaru

Bertahun menanti geliat pembangunan yang dijanjikan, tapi yang dialami rakyat Kotabaru malah kisruh…

Kamis, 16 Agustus 2018 16:03

Bikin Keder Tahanan Lain, Jagal Bararawa Disel Khusus

AMUNTAI - Lahmudin alias Udin (26) warga Bararawa kini menjelma jadi sosok 'menakutkan' di dalam ruang…

Kamis, 16 Agustus 2018 15:46
Pemkab Tanah Bumbu

ASN Pemkab Tanbu Peringati Isra Mikraj

BATULICIN - Jajaran pegawai dilingkungan Pemkab Tanbu memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1439…

Kamis, 16 Agustus 2018 15:43
Pemkab Tanah Bumbu

Lasung Miliki Jembatan Gantung

BATULICIN-Masyarakat Desa Lasung Kecamatan Kusan Hulu menye-lenggarakan peringatan Isra MiKraj di Masjid…

Kamis, 16 Agustus 2018 15:40
Pemkab Tanah Bumbu

Tanah Bumbu Berhasil Tekan Stunting

BATULICIN - Kabupaten Tanah Bumbu berhasil menurunkan stunting balita 0-59 bulan secara signi¬ kan…

Kamis, 16 Agustus 2018 15:26
Pemkab Balangan

Ribuan Anak di Paringin Sambut Hari Kemerdekaan

PARINGIN – Setidaknya ada 5000 anak melakukan karnaval dengan berbagai seragam profesi, Rabu (15/8).…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:05

Desember, Air Mancur Menari Kamboja Bakal Rampung

BANJARMASIN - Kontrak proyek Air Mancur Menari di Taman Kamboja diteken kemarin (15/8). Ditargetkan,…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:57

Tua dan Muda Menjaga Marwah Musik Melayu Banjar

SEPEKAN penuh, Taman Budaya Kalsel riuh oleh Festival Karasminan Banua Seribu Sungai. Banua Raya Symphony…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:52

Habitat Terakhir Bekantan di Ibu Kota, Terancam Tinggal Patung

Pada Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN), 10 Agustus tadi. Kami mengunjungi pojok Kelurahan Mantuil,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .