MANAGED BY:
KAMIS
25 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 17 Juli 2018 12:48
Ayah Setubuhi Anak Tiri Hingga Hamil, Ibu Langsung Lapor Polisi
BEJAT: Zakaria dihadirkan saat rilis perkara oleh Kapolres Batola, AKBP Mugi Sekar Jaya. Wajahnya ditutup menggunakan masker. | Foto: Maulana/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, MARABAHAN - Pelajar sekolah dasar (SD) berusia 14 tahun di Kabupaten Barito Kuala (Batola) terpaksa harus menanggung malu.  Betapa tidak,  akibat ulah bejat ayah tirinya, M Zakaria (44), ia mengandung dan melahirkan anak. Pelaku sendiri sudah ditangkap aparat, Kamis (21/6),  bulan lalu.

Aksi bejat ayah tiri tersebut terungkap ketika korban,  sebut saja Melati, mengeluh sakit perut di bulan Mei 2018 tadi. Kemudian ibunya berusaha mencari tahu penyebab dengan memeriksakan ke bidan desa.

Selanjutnya diketahui jika sakit perut dikarenakan korban mau melahirkan. Betapa kaget perempuan berusia 40 tersebut mengetahui putrinya hamil.

“Dicek usia kandungannya sudah 9 bulan dan mendekati melahirkan. Nah dari itu ibu korban tak terima dan melaporkan ke Polsek Berangas,” terang Kapolres Batola,  AKBP Mugi Sekar Jaya, didampingi Kapolsek Berangas Ipda Niam, saat rilis kasus,  Senin (16/7) kemarin.

Dikatakan AKBP Mugi, korban selama ini sudah mengetahui kondisi dia berbadan dua, namun ia ketakutan karena ancaman sang ayah tiri.

“Kejadian persetubuhan awal terjadi 12 Februari 2017, sejak itu setiap kali menggagahi korban kondisi rumah kosong dan juga pelaku melontarkan ancaman akan membunuh jika korban membeberkan apa yang sudah diperbuat pelaku,” ungkapnya.

Terkait aksi bejat itu,  Zakaria terjerat Pasal 81 Ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Perlindungan Anak, dengan ancaman kurungan paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun.

“Tidak berapa lama setelah diketahui korban hamil, dia melahirkan bayi laki-laki pada 14 Mei 2018 dan sampai ini masih dirawat keluarga,” tambahnya.

Ditambahkan Kapolsek Berangas,  Ipda Abdullah Akhsanun Niam, begitu mengetahui putrinya dalam kondisi hamil ibu korban langsung meminta anaknya untuk putus sekolah. “Saat melahirkan usia korban 14 tahun,” tambahnya.(lan)


BACA JUGA

Kamis, 25 April 2019 14:11

Petugas Kekurangan Sarana Pasca Longsor Pulau Sembilan

KOTABARU -- Danramil Pulau Sembilan Peltu Otang Rusmana mengklarifikasi informasi…

Kamis, 25 April 2019 11:10
BREAKING NEWS

Dua Korban Longsor Pulau Sembilan Masih Dicari

KOTABARU - Pulau Sembilan berduka, sampai kini dua korban longsor…

Kamis, 25 April 2019 11:08
BREAKING NEWS

Kebakaran Dekat Bandara Syamsudin Noor, Satu Bangunan Hangus

BANJARBARU - Musibah kebakaran terjadi di dekat Bandara Syamsuin Noor…

Kamis, 25 April 2019 08:05

Gelapkan Motor, Begini Nasib Pria di Tapin

RANTAU --Jangan coba-coba menggelapkan sepeda motor, kalau nasibnya tidak ingin…

Rabu, 24 April 2019 15:11
BREAKING NEWS

Longsor Pulau Sembilan, Dua Meninggal, Dua Belum Ditemukan

KOTABARU - Longsor di Pulau Sembilan mengakibatkan dua orang meninggal.…

Rabu, 24 April 2019 09:03

Kelelahan, Belasan KPPS di Banua "Tumbang"

BANJARMASIN - Pemerintah harus berpikir ulang tentang Pileg dan Pilpres…

Selasa, 23 April 2019 09:15

Ketakutan...! JM Menangis Saat Bersaksi di Kasus Serangan Fajar

BANJARMASIN - Mengendarai sepeda motor butut, JM memenuhi panggilan pemeriksaan…

Senin, 22 April 2019 20:49
BREAKING NEWS

Pemadam Masih Berjibaku Memadamkan Api

RANTAU -- Saat ini sedang terjadi kebakaran di Jalan A…

Senin, 22 April 2019 15:33

Sabu Ditemukan di Kandang Ayam

AMUNTAI - Satuan Resnarkoba Polres Hulu Sungai Utara (HSU) mengamankan…

Senin, 22 April 2019 09:07

Razia Pelabuhan Laut: Tak Ada yang Mencurigakan

BANJARMASIN - Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Banjarmasin menggelar patroli,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*