MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 18 Juli 2018 15:34
Mantan Kades Penyeleweng Dana Desa di Balangan Akhirnya Divonis
BERUNDING: Kedua terdakwabersama pengacara ketika menjalani sidang vonis di Pengadilan Tipikor PN Banjarmasin, kemarin (17/7). | Foto: Endang Syarifudin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Rahmansyah diadili lantaran menyelewengkan anggaran dana desa. Mantan Kepala Desa Bungur, Kecamatan Batu Mandi, Kabupaten Balangan itu hanya bisa pasrah ketika majelis membacakan putusan divonis 1 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp50 juta.

Jika tidak dapat membayar denda, dapat diganti dengan kurungan penjara selama sebulan. Tidak cuma itu, majelis hakim juga mewajibkan Rahmansyah membayar uang pengganti sebesar Rp16 juta. Dengan ketentuan apabila rentang satu bulan tetap tidak bisa membayar harta bendanya akan disita. Ketua majelis hakim, Yusuf juga menyebut bisa pula diganti dengan kurungan penjara selama dua bulan.

Rahmansyah tidak sendiri diadili dalam perkara ini. Direktur CV Batu Mandi Permai yang bernama Bambang Hermanto juga harus duduk di kursi pesakitan. Meskipun hukuman yang dijatuhkan kepada Bambang masih lebih ringan ketimbang Rahmansyah. Bambang divonis selama satu tahun, dan denda Rp50 juta atau subsider selama 1 bulan penjara.

Hakim Yusuf menilai terdakwa terbukti melanggar pasal 3 jo 18 ayat (1) huruf b jo ayat (2) jo ayat (3) UURI No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU No.20 Tahun 2011 tentang Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. Tahun 2016, Desa Bungur mendapat APBDes sebesar Rp1.113.158.000. Antara lain dialokasikan untuk proyek pembangunan Jalan Usaha Tani dan pembangunan pagar kantor desa.

Hasil perhitungan ahli ditemukan kelebihan pembayaran dalam dua proyek pembangunan tersebut. Untuk jalan JUT sebesar Rp32.743.850, sedangkan pada proyek pembangunan pagar kantor desa Rp15.406.250. Totalnya Rp48.150.100. Pelaksanaan proyek ditunjuk langsung tanpa ada tawar menawar harga tertulis.

Hukuman yang dijatuhkan kepada kedua koruptor tersebut lebih ringan dari pada tuntutan jaksa Rhaksy Gandhi. Rahmansyah dituntut selama 2 tahun penjara, denda Rp50 juta subsider selama 2 bulan. Sedangkan Bambang dituntut 1,6 bulan penjara, denda Rp50 juta subsider 2 bulan penjara.

“Meski lebih ringan dari tuntutan, kami pikir-pikir dulu dan akan disampaikan kepada atasan,” ujar Rhaksy Gandhi.

Pengacara kedua terdakwa, Arbain SH mengaku masih belum menentukan langkah apa yang akan diambil setelah mengetahui putusan majelis hakim. “Nanti saya bicarakan dulu dengan klien. Sementara masih pikir-pikir,” ucapnya.(gmp/az/dye)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*