MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Sabtu, 21 Juli 2018 15:20
Menabung Rp10-20 Ribu Sehari, Penjual Nasi Kuning Pergi Haji
Jariah, Calon jemaah haji asal Tapin

PROKAL.CO, Calon jemaah haji (CJH) kloter 02, Jumat (20/7) kemarin telah memasuki Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin. Para calon jemaah gabungan dari Kabupaten Tapin, Tabalong dan Banjar itu dijadwalkan berangkat ke Madinah hari ini, sekitar pukul 06.35 Wita. 

Ada pula yang memang sudah memiliki banyak uang dari profesinya. Jariah misalnya, nenek berusia 67 tahun ini harus mengumpulkan uang selama 10 tahun lebih untuk bisa melunasi biaya haji. Sebab, penghasilannya sebagai penjual nasi kuning sangat kecil.

“Dalam sehari saya cuma dapat Rp100 ribu. Yang tertabung mungkin hanya Rp10 ribu atau Rp20 ribu,” katanya, saat baru tiba di asrama haji.Dia mengungkapkan, warungnasi kuning miliknya hanya berukuran sekitar tiga meter persegi. Dengan dua meja makan di dalamnya. Sehingga, tak bisa menampung banyak pembeli. “Warungnya saya buka di depan rumah saja,” ungkapnya.

Calon jemaah dari Rantau, Kabupaten Tapin ini mengaku mendaftar haji sembilan tahun yang lalu dengan biaya pendaftaran Rp20 juta. Saat itu, uang yang digunakan miliknya sendiri tanpa adabantuan dari sanak keluarganya. “Uang pendaftaran saya kumpulkan selama lima tahun lebih,” ujarnya. Setelah itu, dia kembali mengumpulkan uang dar i hasi l berjualan nasi kuning guna berjaga- jaga apabila diminta untuk melunasi biaya haji.

“Beberapa tahun kemudian saya bayar lagi Rp10 juta. Lalu, tahun lalu ada panggilan untuk melunasi dengan membayar sisanya Rp8 juta. Kalau dihitung sampai lunas, saya mengumpulkan uang 10 tahun lebih,” ucapnya. Dia mengaku bersyukur bisa melunasi biaya haji tanpa meminta bantuan dari ketiga anaknya.

Meski harus mengumpulkan uang dengan waktu yang cukup panjang. “Semua uang saya sendiri. Alhamdulillah, tidak membebani keluarga,” ungkapnya. Meski masuk kategori lansia, Jariah berangkat sendiri ke tanah suci tanpa didampingi keluarganya. Dia yakin bisa mengikuti semua rangkaian ibadah haji. “Walaupun umur saya 67 tahun, saya masih kuat dan tidak sakitsakitan,” paparnya. Sementara itu, Pembimbing Ibadah Haji Kloter 02 Embarkasi Banjarmasin Rifan Syafrudin mengungkapkan, bahwa memang ada bermacam-macam profesi  yang dimiliki para CJH. Mulai dari pedagang, petani, pengusaha hingga pekerja tambang.

“Semua ada. Apalagi calon jemaah berasal dari tiga kabupaten berbeda,” ungkapnya. Dia menuturkan, CJH kloter 02 berjumlah 320 orang. Dari Kabupaten Tapin 206 orang, Tabalong  82 orang dan Banjar 30 orang. Ditambah dua orang petugas haji daerah. “Jumlahnya lengkap. Sebelumnya ada yang sakit, karena stroke. Tapi, sekarang sudah sembuh,” ujarnya.

Selama di asrama haji, CJH mengikuti berbagai kegiatan untuk mempersiapkan keberangkatan. Mulai dari pemeriksanaan kesehatan, proses penyerahan dokumen serta perekaman biometrik dan sidik jari dari Imigrasi Arab Saudi. (ris/yn/bin)

 

 


BACA JUGA

Senin, 13 Agustus 2018 14:15

Berbincang dengan Komunitas Cosplay Kandangan, Pamerkan Cosplay sambil Silaturrahmi

Tidak semua hobi yang disalurkan berakhir negatif, ada juga yang berakhir dengan kegiatan positif. Seperti…

Rabu, 08 Agustus 2018 12:52

Dari Salat Hajat Sambut HUT Kemerdekaan Bersama Guru Zuhdi

Pembacaan Surah Yasin dan Selawat Nabi Muhammad SAW, terdengar teduh di ruang utama Mahligai Pancasila,…

Senin, 06 Agustus 2018 13:14

Pameran Seni Rupa Metamorfosis: Hargai Proses, Jangan Minta Murah

Pameran Metamorfosis menyentil pelaku dan penikmat seni rupa. Membuktikan bahwa proses kerja karya seni…

Rabu, 01 Agustus 2018 15:12

Cerita Adittya Regas, Penulis Muda Asal Banjarmasin

Patah hati tak lantas melarutkan Adittya Regas (23) dalam kesedihan. Sajak-sajak pilu yang tadi berkecamuk…

Selasa, 31 Juli 2018 15:03

Mengenang Jasa Transportasi Getek, Berawal dari Lima Puluh Perak

Jasa transportasi jukung getek dilindas zaman. Hasan memilih jalan sunyi. Bertahan dengan sampan tua,…

Senin, 30 Juli 2018 18:30

Penderitaan Bayi Adilla Nafisah Akibat Terkena Virus Rubella

Sepekan lagi, Adilla Nafisah genap berusia delapan bulan. Namun, suara tawa belum pernah terdengar dari…

Senin, 30 Juli 2018 18:11

Buku Djadoel, Melawan Arus Lewat Jual-Beli Buku Murah

Kios "Buku Djadoel" mencoba melawan arus. Lewat usaha jual beli buku dan majalah bekas dengan harga…

Senin, 30 Juli 2018 18:00

Antusias Warga Menyambut Salat Gerhana Bulan di Masjid Istiqomah

Warga Kota Banjarbaru turut menyambut peristiwa astronomi langka, gerhana bulan terlama abad ini, dengan…

Minggu, 29 Juli 2018 16:25

Berkenalan dengan Pratiwi Juliani, Penulis asal Lokpaikat yang Terpilih dalam Festival Literasi Internasional di Bali

Namanya masuk sebagai salah satu dari lima penulis Emerging Ubud Writer & Reader Festival (UWRF)…

Sabtu, 28 Juli 2018 15:25

Belajar Mengaji Kilat dengan Metode Nursyifa Temuan Muslim Aridho

Bertekad ingin sebanyak-banyaknya mengentaskan umat Muslim dari buta huruf arab, Ustaz Muslim Aridho…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .