MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 23 Juli 2018 11:36
Bebaskan Tanbu dari Campak dan Rubella
PEMBINAAN KESEHATAN: Kecamatan Sungai Loban terus melakukan pembinaan kesehatan di wilayahnya, di antaranya mengantisipasi penyakit campak dan Rubella. (Foto Diskominfo Tanbu For Radar Banjarmasin).

PROKAL.CO, BATULICIN – Sebagai upaya meningkatkan kesehatan Anak di Kabupaten Tanah Bumbu, Kecamatan Sungai Loban terus melakukan pembinaan kesehatan di wilayahnya, di antaranya antisipasi penyakit campak dan rubella.

Pembinaan itu diwujudkan berupa dukungan dan koordinasi ke puskesmas dan unit kesehatan maupun lapisan masyarakat lainnya dalam rangka menyatukan tekad demi menyelamatkan anak balita terbebas dari penyakit campak dan rubella tahun 2020.

Plh Camat Sungai Loban Muhammad Irfanie mengatakan pembinaan ini tanggung jawab kecamatan sebagai perpanjangan tangan kabupaten, terutama mengendalikan dan menciptakan wilayah yang sehat di lingkungannya.

Dia menambahkan, masalah kesehatan tidak lepas dari prioritas pelayanan. Namun dalam momentum ini Puskesmas Sebamban patut mendapatkan apresiasi dari pemerintah atas meningkatnya rating pelayanan di seluruh desa wilayah Kecamatan Sungai Loban.

“Justru dengan meningkatnya rating pelayanan ini diharapkan akan memberi dampak pada upaya menyukseskan program kesehatan melalui Imunisasi Campak dan Rubella,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam acara Kampanye Imunisasi Penyakit Campak dan Rubella bersama Lintas Sektoral di Puskesmas Sebamban 1 Kecamatan Sungai Loban.

Kepala Puskesmas Sebamban drg Francisca Dyahsuzanhadi menargetkan pencapaian 95 persen untuk imunisasi campak dan rubella. “Imunisasi kita jadwalkan sekitar Agustus dan September. Khusus Agustus untuk anak sekolah dari PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA di bawah usia 15 tahun. Selanjutnya bulan September khusus anak tidak sekolah berusia di bawah 15 tahun,” jelasnya.

Berdasarkan data dari Puskesmas Sebamban, jumlah anak yang sudah terdata adalah 6.812 anak, dengan rincian  5.329 anak sekolah dan 1.483 anak untuk anak yang tidak sekolah. “Sangat diharapkan dukungan dari instansi maupun lintas sektotal, serta kader posyandu sebagai ujung tombak guna melakukan pendataan di lapangan,” katanya. (kry/ij/ram)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 08:17

Satpol PP Amankan Belasan Manusia Gerobak

BANJARBARU - Mulai marak mangkal di beberapa jalan utama dan…

Sabtu, 19 Januari 2019 08:09

Belasan Perda Pajak dan Retribusi Cacat Hukum

BANJARBARU – Belasan Perda yang digunakan oleh Pemko Banjarbaru untuk…

Sabtu, 19 Januari 2019 08:06

Lensa Foto Pemkab Tanah Laut Pekan ke-3 Januari 2019

ADIPURA: Bupati Tanah Laut Sukamta menerima Piala Adipura dari Wakil…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:20

BSF 3 Gandeng Perajin Sasirangan Sungai Jingah

BANJARMASIN - Rangkaian persiapan Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) 3 terus…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:14

PUPR Kalsel Tuntut Pemko Banjarmasin Lebih Serius

BANJARMASIN – Dinas PUPR Kalsel mengharapkan, pembebasan kawasan Sungai Lulut…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:08

Pengusaha THM Keluhkan Penerapan Pajak Pemko

BANJARMASIN – Pajak hiburan malam yang ditetapkan Pemko Banjarmasin dikeluhan…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:02

Walikota dan Wawali Sepakat Menaikan Tunjangan Pasukan Kuning

Piala Adipura yang diraih Banjarmasin membawa berkah bagi petugas kebersihan…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:52

KPUD Tanbu Bentuk Relawan Demokrasi

BATULICIN - Untuk menyukseskan Pemilu serentak yang akan diselenggarakan bulan…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:48

Tingkatkan Produksi Ikan Melalui Pokdakan

BATULICIN - Kabupaten Tanah Bumbu terus melakukan pembinaan terhadap kelompok…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:43

Wahh, Tanbu Punya Motif Sasirangan Sendiri

BATULICIN - Kain Sasirangan merupakan kain khas Provinsi Kalimantan Selatan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*