MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Senin, 23 Juli 2018 16:36
Pelanggan Barbershop Turun Meningkat, Tapi Jasanya Menurun
PANGKAS RAMBUT: Karyawan Cut Barbershop saat melayani pelanggan. | Foto: Rozy Maulana/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Bisnis pangkas rambut pria (barbershop) menjadi populer beberapa tahun terakhir.

Jika dulu, para pria cukup potong rambut di pangkas rambut biasa atau bahkan cuma di bawah pohon, sekarang bisa dilihat banyaknya para pria yang mengantri di barbershop yang sudah dikemas dengan konsep gaul dan mewah.

Contohnya saja seperti di Cut Barbershop. Sehari, satu outlet Cut Barbershop bisa melayani 60 pelanggan. Dalam sebulan, satu outlet bisa melayani 1.100 pelanggan. “Kami punya 7 outlet di Kalsel yang tersebar di Banjarmasin, Banjarbaru dan Pelaihari,” ucap Owner Cut Barbershop, Fitriyan Rozi.

Ozi sapaan akrab Fitriyan Rozi menyebut bisnis pangkas rambut adalah bisnis pasti. Pangkas rambut sama seperti makan, tidak mungkin orang tidak makan. “Begitu juga dengan pangkas rambut, orang tidak mungkin tidak potong rambut,” sebutnya.

Lalu bagaimana dengan kondisi ekonomi yang sulit seperti sekarang ini? Ozi menyadari kondisi ekonomi yang sulit juga mempengaruhi bisnis pangkas rambutnya. Namun, pengaruhnya tersebut bukan dari jumlah pelanggan yang berkurang. Tapi, jasanya yang turun.

Ia menjelaskan waktu ekonomi masih bagus, orang datang ke Cut Barbershop tidak hanya potong rambut, tapi juga creambath, warna rambut dan yang lainnya. Nah, saat ini orang yang datang kebanyakan hanya potong rambut dan cuci saja.

“Jadi, kondisi yang sekarang pelanggan cenderung naik, tapi jasanya yang turun. Sama seperti orang ke tempat makan, kalau biasanya pesan kopi dan berbagai macam snack untuk nongkrong, sekarang orang hanya pesan kopi saja,” jelasnya.

Kondisi ekonomi yang bergairah dirasakan Ozi saat 2016 lalu. “Itu terakhir, 2017 mulai menurun hingga sekarang,” paparnya. (rzy/ij/mat)


BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .